Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opini

Ber-tato dan merokok? So, what?

Kabinet Kerja sudah terbentuk. Banyak bibir yang memuji tapi juga banyak yang mengutuk. Lebih banyak lagi yang nyinyir. Gaya beberapa menteri dikomentari. Yang satu, dikoment punya tato, suka merokok dengan gaya cuek. Yang satu lagi, dikomentari titipan ibundanya yang mantan presiden. Tapi yang paling menarik sih koment soal bu menteri yang bertato dan merokok. Gayanya memang cuek (kalau dilihat dari foto-fotonya), tapi....yang penting adalah hasil kerjanya. Menurut saya, selama tidak melakukan perbuatan asusila atau tindak pidana, nggak masalah tuh mau merokok kebal-kebul tiada henti atau mentato sekujur tubuh. Daripada bergaya alim bak ulama tapi endingnya Korupsi booo!!!  Don't judge a book by its cover. Saya rasa ungkapan itu sudah sepatutnya kita jadikan pedoman dalam menilai seseorang. Well, lebih baik kita lihat HASILNYA aja nanti. Apakah beneran bisa kerja? Kalo hasilnya oke, kenapa harus memusingkan TATO DAN HOBI MEROKOKNYA.

CINTA PRODUK DALAM NEGERI

Satu hal yang sangat saya kagumi dari orang-orang Korea adalah mereka sangat mencintai produk buatan negeri mereka sendiri. Saking cintanya, banyak supermarket, kedai kopi dan resto fast food yang pernah mencoba buka cabang di sana, jadi nggak laku.  Pantesan, selama di sana kayaknya saya belum ngeliat KFC, Burger King, Starbucks, Carrefour, dll. Ada juga Dunkin Donut, tapi mungkin saja one day, kedai donut ini pun akan sepi pengunjung. Karena orang-orang Korea ini akan selalu mencoba buat something yang nggak kalah dengan produk-produk luar. Nggak heran, di sana banyak kedai kopi ala Korea.  Bahkan, untuk ponsel di sana, nggak akan ada yang bisa ngalahin Samsung. Semua orang Korea pake ponsel merek Samsung. Katanya sih begitu. Benar tidaknya, ya mana saya tahu. He he he...Tapi, saya rasa sih benar karena local guidenya kan tinggal di Korea walau dia orang Indonesia asli. Dari satu sisi, cinta produk dalam negeri itu bagus. Tapi ada minusnya juga lho. Soalnya, konon K...

121212 = hari bagus?

Dua hari lalu,  satu pekerjaan rumit yang diminta klien saya, sudah selesai dikerjakan. Lebih tepatnya, prosesnya sudah diselesaikan oleh salah satu instansi pemerintah (pekerjaan ini memang berkaitan dengan salah satu instansi pemerintah). Fee pelunasan untuk pekerjaan itu pun sudah ditransfer oleh klien saya. Membuat hati lega bukan main. Karena memang sudah tiga bulan ini, saya stress memikirkan urusan pekerjaan yang satu ini (maaf, tidak bisa dijelaskan betapa rumitnya). Sebab, bila gagal, pasti klien akan kecewa dan saya pasti tidak dipercaya lagi. So, untuk satu pekerjaan ini saya sampai doa puasa meskipun bukan puasa yang full seperti umat muslim pada bulan Ramadhan.  Dan, ketika adik saya (yang sering menjadi tong curhat mengenai kerumitan pekerjaan ini) tahu bahwa urusannya sudah beres semua, dia langsung nyeletuk : "Tahu nggak hari ini tanggal berapa?" "Tanggal 12. Kenapa emangnya?" Tanya saya, bingung.  "Tanggal 12 bulan 12 tahun 2012, ...

HAL GAIB DI KILOMETER 97

Pernah dengar istilah “misteri kilometer 97” ?  Istilah itu menunjuk kepada kecelakaan-kecelakaan yang terjadi di jalan tol Cipularang, tepatnya di kilometer 97. Kilometer 97 tol Cipularang mendadak menjadi terkenal ketika mobil aktor Saipul Jamil mengalami kecelakaan di tempat itu. Kecelakaan itu mengakibatkan istrinya, Virginia Anggraeni, meninggal dunia.   Dari kecelakaan yang sering terjadi di situ, orang pun mulai   menghubungkannya dengan perkara-perkara gaib. Beberapa komentar  berikut ini adalah contohnya. “Kalau sedikit melihat sesuatu sih pernah. Sempat mengalami satu kali, Cuma bayangan saja, tetapi tidak jelas. Aku bersama istri, anak dan mertua kembali dari Jakarta ke Bandung. Di sana ada billboard dan sekilas di ditu terlihat seperti bayangan hitam,” kata Andhika, seorang musikus. Perkataan itu berkaitan dengan pendapat mengenai adanya hantu di sekitar jalan itu yang menjadi penyebab kecelakaan. “Kata teman, tol Cipularang mulai dari kilometer...

MENULIS HANYA UNTUK HOBI

Beberapa tahun yang lalu, saya pernah berkomunikasi dengan seorang Chief Editor sebuah majalah. Sebut saja namanya pak Yoyo. Saat itu, saya bercerita mengenai keinginan saya untuk meninggalkan karir saya di dunia hukum dan banting setir menjadi penulis freelance. Pak Yoyo langsung menasihati saya. "Fanny, kita boleh saja idealis dengan cita-cita kita. Tetapi, kamu perlu ingat. Budaya membaca di negara ini belum menjamur seperti negara-negara lain, misalnya saja Jepang. Produksi buku di negara ini juga tidak sebanyak negara lain. Belum lagi harga buku yang cukup mahal dan penghasilan masyarakat yang rendah membuat kehidupan penulis di negara ini tidak bisa semakmur penulis di negara lain. Dengan profesi kamu di bidang hukum yang sekarang ini, kamu sudah bisa hidup lebih dari cukup. Bahkan bisa melancong ke berbagai negara. Apakah kamu tidak sayang meninggalkan pekerjaanmu hanya untuk menekuni hobi menulis? Kecuali, kamu bisa menghasilkan sebuah novel seperti Laskar Pelangi ata...

TIDAK SUKA SAYA? SO WHAT GITU LHO!

Dalam hidup ini selalu ada saja orang-orang yang - seringkali tanpa sebab - tidak pernah suka dengan kita.  Bahkan, ketika kita tulus dengan orang itu, bisa saja dia tetap tidak menyukai kita. Mengapa? Karena ini masalah suka atau tidak suka. Seperti kita melihat baju di mal yang terpajang manis di tubuh sebuah manekin cantik dan sexy. Baju itu kualitas jahitannya bagus. Modelnya trendi. Warnanya keren. Tapi, di mata kita tetap terlihat tidak menarik. Intinya, kita tidak pernah suka dengan baju model begitu. Padahal, mungkin saja kita sebenarnya pantas memakai baju itu. Tetapi, hati kita tak pernah merasa sreg dengan modelnya. Baju yang jahitannya bagus itu pun kita cuekin. Dan, ketika seorang teman memberikan hadiah berupa baju itu, mungkin kita akan memberikannya lagi kepada orang lain atau menyimpannya di lemari pakaian tanpa pernah mau memakainya.  Itu pula yang sering terjadi dalam kehidupan ini. Kerapkali, ketika pertama kali mengenal atau melihat seseorang, rasa ti...

KEAMANAN NAIK ANGKOT MASIH DIRAGUKAN

Beberapa hari yang lalu saya baca berita di internet mengenai seorang gadis remaja bernama Putri Novinda yang nekad meloncat dari angkot karena takut diperkosa oelh supir angkot DKK nya.  Tindakan Putri Novinda yang ‘berani’ itu menurut saya adalah suatu realita betapa masyarakat masih belum merasa aman meskipun pemerintah sudah berusaha memeriksa kelengkapan ijin para supir angkot plus merazia angkot yang menggunakan kaca-kaca gelap yang menutupi pandangan.   Apalagi  Putri Novinda sendiri mengatakan bahwa si supir angkot melajukan kendaraannya keluar dari trayeknya. Padahal, sebuah angkot mestinya sudah pasti trayeknya kemana saja.  Lha, kalau mendadak berubah arahnya jelas membuat penumpangnya was-was. Apalagi, di dalam angkot hanya ada para penumpang pria. Bisa jadi, itu teman-teman si supir yang - mungkin - hendak melakukan kejahatan bersama-sama. Walaupun mungkin  si supir DKK nya tidak berniat jahat tetapi…wajar  saja bagi si penumpang...

KAUM HAWA, HATI-HATILAH DALAM MENJILAT ES KRIM

Kemarin sore, iseng-iseng baca berita-berita di Yahoo. Eh, nemu yang antik. Ini dia judul beritanya : Menikmati Es krim dianggap pelecehan seks. Maksudnya opo? Saya pun langsung membacanya. Bukan karena tertarik pada kata 'seks' nya tetapi lebih pada kata "pelecehan". Sebagai seorang manusia yang berkecimpung di dunia hukum, tentu saja ini menarik perhatian saya.  Apalagi, belum lama ini ada kasus ROK MINI yang dikaitkan dengan kasus pemerkosaan oleh supir angkot. Berkaitan dengan kasus pemerkosaan itu, ada ucapan seorang pejabat yang nadanya menyalahkan para wanita yang memakai rok mini. Tentu saja, ucapan si pejabat itu menuai banyak protes. So, ketika membaca berita di Yahoo mengenai jilat-jilat es krim bisa dianggap pelecehan seks, saya jadi bertanya-tanya : Apa lagi sih ini? Apakah ada komentar pejabat lagi yang menyalahkan para wanita sebagai sumber masalah pelecehan seks? Ternyata, setelah dibaca...yang berkomentar adalah para pengacara di negara Finlandia...

APAKAH KAMU TIPE SETIA?

Dalam salah satu postingan Exort , dia mengaku sebagai orang yang bertipe setia karena jarang ganti apa saja yang ia punya. Hmm....saya jadi bertanya-tanya. Apakah itu berarti orang yang jarang ganti barang-barang miliknya adalah orang yang bertipe setia terhadap pacarnya atau pasangan hidupnya (bagi yang sudah menikah)? Apakah kesetiaan seseorang terhadap sang kekasih/teman hidupnya bisa diukur dari kesetiaannya menggunakan barang-barang miliknya? Entahlah.. Tapi, yang pasti saya bukan tergolong orang yang bertipe setia terhadap barang-barang yang saya miliki. Betapapun sayangnya sama sesuatu barang, pasti...suatu hari kelak timbul kebosanan dan keinginan untuk menghibahkan barang tersebut. Misalnya saja, novel. Saya sering beli novel dan kalau novel itu bagus, saya sering menyimpannya cukup lama. Tetapi...tak cukup lama untuk disebut SETIA. Karena, biasanya saya hanya baca sebuah novel satu kali saja. Saya malas membaca berulang kali. Kan sudah tahu ceritanya. Kalau toh lupa, tapi en...

GOSIP? NO WAY...!

Acara apa yang paling disukai masyarakat? Yup! Gosip seleb, Seputar Selebritas dan segala hal yang berbau cerita tentang kehidupan para seleb. Entah itu seleb yang berprofesi artis maupun yang non artis. Pokoknya, selama kamu menjadi tokoh terkenal maka hidupmu gak akan lepas dari gosip. Gosip emang asik. Digosok makin sip. Dibumbui makin sedap. Apalagi dengan kemajuan teknologi yang gila-gilaan. Tinggal klik di gugel, mau cari hot news apa aja ada. Mungkin ini merupakan salah satu dampak teknologi sehingga setiap orang bisa dengan mudah mendapatkan informasi apapun. Tetapi ini bisa juga dikatakan sebagai gejala keinginan orang untuk MAU TAHU URUSAN ORANG LAIN. Padahal masalah pribadi orang lain itu bukan urusan kita. Tidak seharusnya kita ikut campur apalagi sampai menambahi 'bumbu' setiap kali mendengar gosip tentang para seleb. Atau, bahkan tentang tetangga kita, rekan sekerja, teman arisan, dll. Bagi yang digosipin sendiri pastilah gak enak banget. Kemana pun kaki me...

KETIKA YUNI DAN RAFI DICELA

Beberapa waktu lalu saya membaca berita seleb di yahoo yang sedang membahas hubungan Yuni Shara dengan Raffi Ahmad. Di bawah berita tersebut, saya membaca komentar-komentar para pembaca. Wah, wah..mengerikan! Sebagian besar komentar mereka begitu ‘sadis’. Nih, saya copas beberapa komentar yang menurut saya ‘sadis’ . A. mana mau lgi sma gadis........ lebih hot kan sma tante... lebih pengalaman B. dunia betul2 sudah terbalik, yg cowok terlalu muda yg cewek terlalu tua..raffi..kasian banget sih kamu, kayak ga ada cewek selain yuni, dia itu lebih pantas menjadi ibumu, sadarlah nak, kasian masa depan mu..berfikir dgn jernih, jgn menuruti hawa nafsu, sebentar lg yuni menopouse, sedangkan kamu masih dalam kondisi yg sangat bergairah, hmm...ck..ck..ckk...jgn siksa dirimu raffi. C. Raffi liat nie... skrang muka loh kayak bapak2..... udh s'umur ama yuni hehehehe....... D. rafi..ga salah mau ngelamar mbak yuni,cinta sih cinta,ntar kaya emak ama anaknya donk.... Meskipun menurut s...

KEKAYAAN YANG TAK SIA-SIA

Beberapa waktu yang lalu, Harian Kompas menampilkan berita tentang Nina Wang, seorang wanita terkaya asia asal Hongkong. Nina Wang yang sudah meninggal dunia ini meninggalkan harta berlimpah dan karena tidak mempunyai anak maka semua hartanya untuk amal. Nina Wang, pemimpin kerajaan properti Chinachem meninggal dunia di usia 69 tahun karena kanker. Dia mewarisi kerajaan Chinachem setelah suaminya, Teddy, hilang diculik pada 1990. Teddy Wang kemudian dinyatakan secara hukum tewas. Diduga, Nina Wang sendiri yang membunuh Teddy walau hal itu tak terbukti. Pada tahun 2007, Nina yang kemudian berpacaran dengan seorang Tony Chan, pernah dinobatkan oleh majalah Forbes sebagai orang terkaya ke 204 dunia. Mungkin karena kekayaannya itulah, maka Tony Chan mau menjadi pacarnya. Karena, ternyata Tony Chan ingin mengambil harta Nina setelah dia meninggal. Tony Chan mengatakan bahwa Nina telah memberinya uang dalam jumlah banyak. Upaya Tony Chan untuk mendapatkan harta Nina akhirnya gagal. Pengadil...

RPM, BELENGGU DUNIA MAYA

Membaca berita-berita di media cetak tentang Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Komunikasi dan Informatika tentang konten multimedia membuat kepala saya geleng-geleng dan bibir saya berdecak heboh melebihi bisingnya suara cicak kawin. Ck..ck.ck..Kenapa ya…’para orang penting dan berkuasa itu’ pinter banget menyusun Peraturan? Ada masalah sedikit, langsung bikin peraturan. Tapi, anehnya peraturan yang dibikin itu selalu saja tidak dianalisa dulu efek negatifnya. Yang dilihat cuma satu sisi. Saya yakin, salah satu faktor disusunnya RPM adalah karena semakin banyaknya ABG dan mahasiswi yang dikibulin oleh para lelaki hidung belang via fesbuk. Belum lagi, situs-situs porno dan cyber crime (penipuan, dll) yang semakin marak. Itu baik dan sah-sah saja kalau Pemerintah memikirkan cara untuk menjegal situs-situs porno dan mencegah tindakan cyber crime semakin merajalela. Tetapi….sudahkah RPM itu dipikirkan masak-masak? Konon, RPM hanya akan menjerat penyelenggara jasa multimedia untuk memin...

PERLUKAH RAZIA PELAJAR DI WARNET?

Harian Kompas tanggal 12 Pebruari yang lalu memuat berita tentang razia yang dilakukan oleh aparat satpol PP (satuan polisi Pamong Praja) terhadap para pelajar yang sedang ngenet di warnet. Mereka melakukan razia itu akibat maraknya kejahatan di dunia cyber seperti yang baru-baru ini menimpa 2 orang remaja puteri yang kabur bersama teman fesbuk-nya. Padahal jika dilihat dari kronologis peristiwa, kedua remaja puteri itu (yang disebutkan sebagai korban) sebenarnya telah dengan sengaja menjadikan diri mereka sebagai korban kejahatan cyber. Coba saja simak kisah mereka : - XX (saya samarkan saja namanya), siswi SMAN Surabaya, yang mengaku pamit pada ortunya untuk melihat pertandingan basket, tetapi setibanya di lokasi itu, XX malah dijemput teman fesbuknya, YY. Mereka pun pergi ke Jakarta dengan kereta api. Tiba di stasiun Jatinegara, YY pulang ke rumah ortunya. Seusai menginap, YY mengajak XX ke warnet dan menitipkannya di sana. Ternyata, menurut saudara sepupunya, XX pernah kabu...

KETIKA KEBEBASAN BERPENDAPAT DIPASUNG

Saya sungguh tersentuh membaca kisah yang menimpa Ibu Prita Mulyasari. Berita yang saya dengar dan baca, ibu Prita hanya curhat kepada teman-temannya by imel. Tapi..entah bagaimana isi imelnya itu menyebar di internet sehingga dia pun dituduh menyebarkan nama baik pihak tertentu. Saya jadi bingung, mengapa dia yang dituduh mencemarkan nama baik? Wong, dia hanya curhat kok. Kalo toh imel tersebut meluas, kan bukan salah dia. Pasti ada someone yang telah mem forward imelnya. Someone inilah yang seharusnya digugat. Itupun harus diselidiki apa motivasinya. Mungkin ketika seseorang menyebarkan imel yang ia terima, tujuannya adalah untuk mengingatkan teman-temannya. Bukan untuk menjelekkan nama baik orang lain. Sama saja dengan ketika kita mengingatkan teman kita untuk tidak belanja di supermarket A karena - misalnya - barang-barang yang dijual banyak sudah kedaluwarsa atau...memberitahukan teman kita untuk tidak makan di resto anu karena servicenya lemot. Lha, kalau membicarakan hal-hal ka...