Postingan

Menampilkan postingan dengan label NOSTALGIA KERJA

SANKSI DENDA, PERLU GAK SIH?

Waktu saya masih kerja sebagai staf legal di sebuah perusahaan finance, salah seorang manajer dari divisi operasional pernah menerapkan sanksi denda bagi para stafnya yang melakukan kesalahan. Kesalahan apa? Kesalahan kecil sih seperti : salah menaruh dokumen, lupa mengisi daftar lembur padahal ybs lembur dan beberapa kesalahan kecil tak berarti lainnya.  Sanksi dendanya pun tidak besar. Hanya seribu rupiah per kesalahan yang dibuat. Setelah uang denda itu terkumpul lumayan banyak, maka digunakan buat beli gorengan atau penganan kecil lainnya. Dimakan beramai-ramai oleh para staf di bagian operasional.  Waktu itu, pemikiran si manajer operasional bikin saya tersenyum geli. Ada-ada saja gitu idenya. Kok, bisa kepikiran ngasih sanksi denda ke stafnya yang gajinya sudah minim hanya karena kesalahan yang kecil?  Apakah dengan teguran saja tidak cukup? Apakah dengan cara sanksi denda maka kesalahan yang diperbuat stafnya jadi berkurang? Saya tidak memperhatikan lebih ...

DIAJAK DINNER SAMA KLIEN

Beberapa tahun lalu - ketika aku bekerja di sebuah kantor notaris - bossku cuti ke luar negeri, aku diminta menjadi wakilnya. Sebagai wakil boss, tentu saja aku mesti menghadapi klien-klien yang datang. Tak peduli apakah itu klien kelas teri, kelas kakap atau kelas bandeng (biasanya, ‘kan anak buah cuma ngadepin klien kelas teri). Nah, suatu ketika datang seorang klien asal Afrika Selatan (nama negaranya lupa). Seorang pria berumur sekitar 30 tahun, bertubuh tinggi besar dengan kulit hitam mengkilat. Dia datang untuk keperluan legalisasi sebuah surat pernyataan. Setelah legalisasi surat selesai (sambil nunggu kuitansi dibuat oleh bagian keuangan), aku ajak dia ngobrol. Aku tanya berapa lama dia akan stay di Jakarta? Bisnisnya apa? Bla bla bla…Tujuanku ajak ngobrol sebenarnya cuma basa-basi ketimbang bengong. Soalnya, kami berada dalam satu ruangan. Duduk berhadapan dipisahkan sebuah meja lumayan besar dan panjang, ditemani dengung AC. Jadi, nggak enak dong diam-diaman aja. Tapi - enta...