SELAMAT JALAN, GUS DUR…..
Saya tak pernah suka politik. Politik banyak intrik. Politik selalu licik. Politik bisa membalikkan fakta. Yang benar jadi salah. Yang salah jadi benar. Politik hanya bikin puyeng kepala. Padahal kepala saya sudah puyeng tujuh keliling menghadapi pekerjaan, masa depan dan aneka problem dalam keluarga. That’s why, saya nggak punya tokoh idola dari orang-orang yang berkecimpung di dunia politik. Tapi, ketika Gus Dur menjadi Presiden RI (walau hanya sebentar), saya pun terkesima. Ternyata saya bisa juga punya tokoh idola dari orang-orang yang bergelut di bidang politik dan pemerintahan. Terlepas dari apakah saya termasuk orang yang diuntungkan ketika Gus Dur menjadi Presiden, tetap saja saya kagum sama dia. Sosoknya yang tidak keren justru membuat saya salut. Karena di balik ke ‘tidakkerenan’ itu dia menyimpan keberanian dan keunikan tersendiri. Gus Dur memang beda. Dia adalah orang yang sangat demokratis (menurut saya). Sepak terjangnya, ucapannya, pemikirannya, semuanya tentang dia mem...