CUEK ITU PERLU
Kadang, saya salut dengan sang pangeran. Dia itu cuek banget. Saking cueknya, sering nggak peduli dengan kaos yang dipakaianya. Sudah bolong dan tipis banget tetep dipakai. Itu di dunia nyata. Di dunia maya, dia juga sangat cuek. Dia nggak pernah marah kalau di blognya banyak komentar spam. Nggak ditanggapi juga nggak dihapus. Ketika berdebat dengan komunitas di fb yang diikutinya, dia kadang dimaki, diejek atau diomelin dia tetap santai menanggapinya. Tetap tenang dan tersenyum. Sikapnya itu membuat orang yang meledek dan memakinya cape sendiri. Yah, mereka kadang kesal karena dia memang jago debat. Dengan kemahirannya berdebat, orang yang diajak debat itu pun jadi sebal karena merasa kalah atau tak bisa menjawab. Setiap kali menjawab pun dibantah terus dengan berjuta alasan. Nggak heran, banyak yang kesal dan cape menghadapinya. Dan, karena sifat cueknya itu, lambat laun orang yang kesal sama dia jadi baik sendiri. Berbeda dengan saya, yang cenderung ngga...