TAK ADA YANG SEMPURNA
Masih ingat postingan saya yang berjudul NONA PEMARAH? Pasti masih ingat ya?
Nah, ada beberapa komentar dari teman-teman yang bernada heran/bingung,kenapa
saya masih mau berteman dengan si NONA PEMARAH?
Ayooo....ada yang tau, gak? Oke..oke...kalo gak ada yg tahu, saya jawab ya..
Saya punya banyak teman. Ada teman biasa, teman baik, teman akraaaaab banget,
teman hura-hura (yang hanya cocok buat diajak senang2 aja), teman berbagi
rahasia (biasanya teman akrab dan bisa dipercaya). Dan...semua teman saya itu
punya kelebihan dan kekurangan.
Misalnya aja si Nona Pemarah. Dia punya kelebihan : pintar, cerdas, teliti dan
tidak pelit ilmu dan informasi. Dia juga termasuk teman yang perhatian.
Kekurangannya yang paling menjengkelkan : PEMARAH, TUKANG NGOMEL, BAWEL dan PELIT.
Tapi...apakah karena dia punya kekurangan seperti itu, saya jadi harus menjauhinya?
Ya enggaklah! Saya gak bisa bersikap demikian. Karena terlepas dari segala kekurangannya itu, dia adalah teman yang baik.
Lagian, kalo saya menjauhi semua teman karena kekurangan yang mereka miliki, bisa-bisa saya tidak punya teman sama sekali. 'Cos nobody is perfect.
Justru pada waktu saya berteman dengan orang yang tidak sempurna, saya bisa belajar
memahami berbagai sifat buruk manusia. Saya jadi tahu gimana caranya menghadapi
teman yang pemarah, teman yang sombong, teman yang judes,dll. Kesabaran saya juga
diuji. Kepekaan saya dilatih.
Selain itu, saya sendiri TAK SEMPURNA. Saya punya kelebihan dan kekurangan juga.
Lha, saya aja gak sempurna, kok menuntut orang untuk sempurna? It's really unfair!
Tul, gak?
Nah, ada beberapa komentar dari teman-teman yang bernada heran/bingung,kenapa
saya masih mau berteman dengan si NONA PEMARAH?
Ayooo....ada yang tau, gak? Oke..oke...kalo gak ada yg tahu, saya jawab ya..
Saya punya banyak teman. Ada teman biasa, teman baik, teman akraaaaab banget,
teman hura-hura (yang hanya cocok buat diajak senang2 aja), teman berbagi
rahasia (biasanya teman akrab dan bisa dipercaya). Dan...semua teman saya itu
punya kelebihan dan kekurangan.
Misalnya aja si Nona Pemarah. Dia punya kelebihan : pintar, cerdas, teliti dan
tidak pelit ilmu dan informasi. Dia juga termasuk teman yang perhatian.
Kekurangannya yang paling menjengkelkan : PEMARAH, TUKANG NGOMEL, BAWEL dan PELIT.
Tapi...apakah karena dia punya kekurangan seperti itu, saya jadi harus menjauhinya?
Ya enggaklah! Saya gak bisa bersikap demikian. Karena terlepas dari segala kekurangannya itu, dia adalah teman yang baik.
Lagian, kalo saya menjauhi semua teman karena kekurangan yang mereka miliki, bisa-bisa saya tidak punya teman sama sekali. 'Cos nobody is perfect.
Justru pada waktu saya berteman dengan orang yang tidak sempurna, saya bisa belajar
memahami berbagai sifat buruk manusia. Saya jadi tahu gimana caranya menghadapi
teman yang pemarah, teman yang sombong, teman yang judes,dll. Kesabaran saya juga
diuji. Kepekaan saya dilatih.
Selain itu, saya sendiri TAK SEMPURNA. Saya punya kelebihan dan kekurangan juga.
Lha, saya aja gak sempurna, kok menuntut orang untuk sempurna? It's really unfair!
Tul, gak?
Komentar
aku tu hanya punya satu kekurangan
yaitu tidak memiliki kelebihan
hiks..hiks..
:)
ngemeng2, si Nona Pemarah itu udah baca blog mbak ttg dirinya ga?
kali aja dia sadar, trus ga marah2 lagi jadinya. hehehe
:D
Jadi benar, perbanyaklah teman kita walau takkan pernah ada teman yang benar2 sempurna. Karena kitapun jauh dari kesempurnaan.