Postingan

Menampilkan postingan dengan label JUST SHARING

TIPS MELUPAKAN MANTAN

Perasaan orang yang baru putus itu pasti nggak enak banget. Rasanya, pasti ada yang mengganjal. Seperti ada yang hilang gitu. Tapi itu wajar. Apalagi kalau kamu udah ngejalanin hubungan kasih itu cukup lama. Semua kebersamaan dengan si mantan pastilah masih terbayang-bayang ya. Sekali lagi itu wajar. Tapi apapun alasan kamu putus dengan si dia, jangan sampai bikin kamu nggak bisa move on. Mau tahu caranya biar cepet move on? Yuk, simak tips ala Stroberi Rame Rasanya. Tips yang asli saya dapatkan dari pengalaman pribadi waktu putus dengan si dia. Meskipun tips-tips ngelupain mantan udah sering ditulis di majalah-majalah remaja tapi...tak ada salahnya kamu baca tips dari saya. Kali aja bisa membantumu yang baru saja PHK dengan si dia. 1. Begitu kamu putus dengan si dia, segera tarik nafas. Jangan biarkan air matamu terus ngucur kayak keran bocor. Ingat, hidup itu masih terus berlangsung. Putus cinta nggak bakal bikin kamu mati. Kamu harus tetap makan dan minum dan melanjutkan kegiatanm...

BISA DICOLEK TUH PAHANYA!

Lagi-lagi, saya curhat soal cewek-cewek yang hobi mamerin bodi khususnya di bagian paha. Yeah, bukannya kepo sih, tapi saya cuma gemes aja gitu liat cewe-cewe yang hobi pamer paha. Bukan gemes pengen colek atau ngelus ya. Tapi gemes pengen ngasih nasihat (ups, kesannya kok kayak oma-oma ya...). Apalagi kalo dia mamerinnya di pasar senggol alias pasar yang sempit dan kalo lagi rame jadi bisa saling senggol sana sini dengan pengunjung lainnya.  Lha, kalo dia pamerin paha di mal atau bioskop sih masih okelah. Walaupun tetep - menurut saya yang kuno ini - nggak oke secara bisa mengundang hal-hal yang ehem ehem  di otak para lelaki. Tapi kalo dia melenggang kangkung di pasar tradisional nan sempit, alamaak...apa kata abang penjual pepaya coba? Apa pula yang terlintas di benak si abang penjual ikan lele? Nah, cewek yang hobi mamerin paha ini saya temukan Jum'at lalu pas saya ke pasar tradisional deket rumah. Sejak awal amprokan sama tuh cewek yang pake hot pants super pendek...

SMS GAJE

Saya suka heran dengan orang-orang yang hobi kirim SMS Gaje alias ga jelas. Ada yang nawarin kredit tanpa agunan. Ada yang ngasih kabar kalo noreknya yang ini, bukan yang ono. Ada yang minta pulsa. Ada yang nawarin asuransi. Ada yang nawarin nomor kartu cantik dari salah satu provider. Yang lebih parah, banyak pecun (entah pecun beneran atau pecun jejadian) menjajakan dirinya begini : Halo, saya Sarah (kadang, Vina, Lina, Wina, Susi, kenapa nggak ada yang pake nama Inem ya?) usia 20 tahun, mahasiswi, cantik, ramah, mau kenalan...silakan hubungi 0812..... Hadeeeh! Sudah makin sepikah bisnis jual diri? Sampai harus kirim SMS kayak gitu. Yah, kalo yang nerima cowok, lha SMS nya bisa aja gitu masuk ke nomor cewek. Atau jangan-jangan si empunya nama Sarah ini tipe AC DC. Kiri kanan oke dan dia berpikir kalo toh nyasar ke nomor cewek, ya....ga masalaaaah...wong, saya juga melayani cewek kok. Alamaaak! Dunia udah edyaaan! Eit, bukan dunianya ding. Manusianya yang edyaaan! Lagian, apa...

CIRI-CIRI CALON PEMBELI NGGAK SERIUS

Entah kenapa sering banget dapat ide dari pengalaman menjual buku secara online. Jadi, hari ini kembali saya tulis beberapa pengalaman antik berkaitan dengan calon pembeli. Semoga berguna bagi kamu-kamu yang lagi pengen buka usaha jualan secara online.  CALON PEMBELI EMOH KASIH ALAMAT Beberapa waktu lalu, ada seorang calon pembeli yang mengirim imel mau booking satu novel. Saya jawab oke. Kira-kira seminggu kemudian dia kirim imel lagi, booking novel lainnya. Saya jawab oke. Terus, saya tanyakan alamatnya dimana. Karena pikir dia serius sampai pesan dua kali. maka saya kasih nomor rekening untuk transfer dan saya kasih tau juga ongkirnya plus harga bukunya. Bahkan, dia bilang gini : Totalnya jadi segini ya, mbak. Saya jawab iya. Tapi, sampai lewat beberapa hari no action. No transfer dan no news. Saya jadi bingung ini mau beli apa nggak ya. Soalnya, sudah ada calon pembeli lain yang kirim imel mau booking novel yang sama. Saya pun kirim imel ke dia, minta kepastiannya. T...

IMEL DI HACK

Pagi ini, ketika BB baru saja dibuka, saya terkejut menerima imel dari imel saya yang lain (saya memang punya banyak alamat imel untuk kepentingan yang beraneka ragam : kirim cerpen, urusan kerjaan legal, urusan toko buku online dan urusan blog beda semua imelnya. Hi hi hi...).  Jadi, ada tiga imel saya menerima imel dari imel saya yang berkaitan dengan pekerjaan legal. Padahal, saya nggak pernah kirim imel ke imel-imel saya yang lain. Dan, isi imel itu cuma sebuah link yang harus diklik. Tapi saya nggak klik link tersebut karena saya tahu kalau saya klik, ada kemungkinan itu berisi virus yang membuat data/password saya bisa dihack. Dan, beberapa teman termasuk adik saya, dikirimi imel yang sama. Adik saya malah nanya, itu apaan ya? Fat burner? Oh, oh...berarti imel itu berisi iklan fat burner toh. Saya pun langsung kasih tau adik saya supaya cuekin imel itu karena imel saya dihack.  Tindakan pertama, saya langsung ganti password dengan password yang jauh lebih rumit ...

TIPE PEMBELI BUKU

Selama membuka TB online, saya sudah menghadapi berbagai karakter ajaib (yang lumayan banyak) dari para pembeli buku. Hmm...lebih tepatnya para calon pembeli  dan para pembeli. Karena ada yang baru calon pembeli tetapi nggak jadi beli. Ada yang memang beneran jadi beli. Mau tahu karakternya? Yuk, kita simak! 1. TIPE TTD bin MALAS NGEKLIK Ini dia karakter calon pembeli yang hobinya TTD alias Tanya-tanya Doang. Buku ini ada nggak? Buku itu ada nggak? Padahal bisa dilihat di blog, di STOK BUKU itu tinggal diklik saja sudah terlihat buku-buku apa saja yang masih ada stok.  Mungkin karena malas ngeklik atau pulsanya lagi nggak ada buat ngeliat stok buku. Tetapi, saya berusaha menjawab pertanyaan itu kecuali pulsa di hp sudah habis. He he he...  Dan, karena sudah sering banget yang hanya TTD, lebih sering saya nggak jawab. Kalau tanya via imel lebih memungkinkan dijawab karena tidak menghabiskan pulsa (kan pake yang unlimited). Di sini, saya pun jadi mengerti kalau...

HARI ONDE

Gambar
Setiap tanggal 22 Desember, saya dan keluarga saya pasti makan onde. Padahal saya nggak begitu suka onde. Karena rasanya cuma legit kenyal-kenyal dan manis. Tapi kalau nggak makan onde, papa pasti ngoceh. Katanya, sedikit atau banyak harus makan biar panjang umur. Haduuh! Masa panjang umur ditentukan oleh makan onde setahun sekali? Ada-ada saja. Tapi, daripada diocehin panjang lebar, mendingan saya nurut aja. Saya makan beberapa butir aja. Yang penting makan onde toh. Banyak sedikit nggak masalah. Hehehe.. BEBERAPA BUTIR ONDE YANG SIAP SAYA SANTAP. KUAHNYA SEDIKIT. EMANG SENGAJA. SOALNYA GAK SUKA.  Penampakan onde-onde.... Btw, mau tahu sejarahnya onde? Yuk, baca yang satu ini (sumber : BBM) : Tahukah Anda Tradisi TANG CIE ( RONDE/ ONDE) ?   Tang Cie biasa jatuh   pada tanggal   22 Desember. Kecuali pada tahun kabisat justru jatuh pada tanggal  21 Desember. Tang Cie berarti musim dingin tiba   dan merupakan hari yang paling dingin. T...

CIYUS BUKAN BAHASA PLANET

Saya jarang banget nonton televisi. Nonton berita, infotainment, atau sinetron. Semuanya jarang. Boleh dikata, nggak pernah lagi. Soalnya, televisi di rumah didominasi oleh ortu dan adik-adik. Jadi, saya lebih suka baca koran, majalah atau novel buat mengisi waktu senggang.  So, ketika belum lama ini, seorang teman bertanya begini : Ciyus miapah? Saya bengong ngong ngong. Ngomong apa sih nih orang? Teman saya pun bercerita kalau itu bahasa abg yang lagi ngetren. Bahkan ada di dalam sebuah iklan TV. Ooh, saya baru ngerti. Lalu, iseng-iseng saya gugel. Wah, beneran nih. Saya nemu tuh bahasa planet masa kini. Bahkan, ada beberapa kata lagi yang saya temukan. Beberapa sudah sering beredar di dunia maya. Tetapi, kata-kata Ciyus miapah itu beneran asing buat saya. Berasa kayak bahasa planet mana gitu. Sekarang sih sudah nggak asing lagi.  Btw, ini dia beberapa kata antik saya temukan di lemari oom Gugel. Ciyus = Serius Miapah = Demi apa Lahacia = Rahasia Enela...

JAKARTA, OH..JAKARTA

Sabtu itu, Pak Joni harus masuk kantor karena ada tugas yang harus dia selesaikan. Seperti biasa, Pak Joni berangkat lebih awal untuk mengantisipasi jika ada kemacetan atau kerusakan motor. Memang benar, di pertigaan kilometer delapan belas, jalanan sangat padat. Lampu merah mengharuskan Pak Joni dan orang lain yang seiring dengannya menghentikan kendaraan. Ketika lampu hijau menyala, orang bergegas memacu kendaraannya. “Gubrak!” kira-kira seperti itu suaranya ketika Pak Joni jatuh bersama motor yang dia kendarai. Pasalnya, motor yang berada di samping kanannya tiba-tiba melaju dengan kencang dan menyenggol setang motornya. Dia kaget dan tidak bisa mengendalikan motornya dan akhirnya jatuh. Dia terkapar di tengah jalan dan posisinya ada di bawah motor. Dia berusaha mengangkat motornya. Anehnya, tidak ada seorang pun yang membantunya mengangkat motor itu. Mereka hanya melihatnya dari kendaraan mereka masing-masing. Bahkan orang yang menyenggol motornya pun langsung tancap gas tanpa ...

BANYAK PENJAHAT DI DUNIA MAYA

Kemarin saya chatting dengan seorang teman cewek di fesbuk. Dia blogger juga tapi sudah tidak aktif lagi. Blognya juga jarang di update. Teman saya ini - bilang mesti hati-hati ngasih info berupa data kita kepada teman fesbuk or teman blogger terutama yang belum pernah ditemui. Karena banyak penjahat di dunia maya. Hmm....saya pun jadi teringat pada seorang teman blogger (cewek juga) yang pernah memenangi salah satu acara giveaway saya. Waktu dia kirim alamatnya ke imel saya, dia sempat berpesan jangan disebarin alamat dan nama lengkapnya. Waduh, saya jadi geli sendiri. Ya iyalah, saya gak akan sejahat itu nyebarin nama dan alamatnya kepada orang lain, apalagi kepada teman-teman di dunia maya. Lagi pula, saya minta nama lengkap dan alamat lengkap juga untuk memudahkan kurir mengirimkan hadiahnya. Begitu pula dengan permintaan mencantumkan nomor hp. Asal tahu saja, semua alamat dan nomor hp para pemenang giveaway yang sudah berlalu (sudah dikirim hadiahnya dan sudah diteri...

MENABUNG ATAU BELANJA?

Sejak kecil, saya sudah diajarkan menabung oleh mama. Mama membelikan celengan ayam-ayaman atau kucing-kucingan yang terbuat dari tanah liat. Uang jajan yang saya peroleh dari mama selalu saya sisihkan untuk ditabung. Meskipun saat itu saya belum benar-benar mengerti kegunaannya menabung tetapi saya terus memasukkan receh demi receh ke dalam celengan saya. Senang saja mendengar bunyi kling ketika uang logam saya masukkan ke dalam celengan. Tak terasa, uang logam dalam celengan saya itu bertambah banyak dan celengan saya semakin terasa berat. Hingga suatu hari, orang tua saya mengalami kesulitan ekonomi sehingga untuk beli beras pun tak punya uang. Pada saat itulah, celengan saya dan celengan adik-adik terpaksa dipecahkan. Dan, hasilnya lumayan untuk membeli beras, minyak sayur dan sedikit lauk pauk untuk kebutuhan pangan kami selama dua minggu. Sejak saat itu saya baru menyadari  pentingnya menabung. Sekarang, setelah saya bisa mencari uang sendiri, saya juga rajin menabu...

TANPA WIDGET ARSIP

Seorang teman blogger pernah menanyakan (via inbox di fb saya) mengenai blog Sang Cerpenis yang tidak ada widget ARSIP.  Ia merasa kesulitan saat sedang mencari rujukan untuk postingan di blognya. Hmm...dulu memang pernah saya pasang widget ARSIP di blog saya. Tetapi, sudah beberapa bulan ini saya copot widgetnya karena saya sering mendengar banyak tulisan teman-teman blogger yang dicopas oleh blogger lain. Sudah dicopas, tidak disebut linknya juga. Jelas saja, pihak yang tulisannya dicopas merasa bete.  Sudah cape-cape nulis, eh dijiplak tanpa disebutkan sumber penjiplakannya. Nah, saya pun berpikir dengan cara sederhana dan bodoh ala orang gaptek. Biar nggak gampang dicopas, enaknya gimana ya?  Saya pun teringat kalau saya sering membaca tulisan teman-teman blogger yang lama-lama dengan cara klik widget arsip mereka. Nah, dengan meniadakan widget Arsip di blog, otomatis saya sedikit membuat pusing orang-orang yang ingin menjiplak tulisan saya. Mereka hanya bisa men...

AKIBAT TIDAK MEMBACA

Kemarin malam, saat sedang membaca komentar yang masuk ke blog ini, saya menemukan satu komentar di postingan mengenai acara giveaway POSTING FOTO MASA KECIL BERHADIAH NOVEL. Seorang blogger cewek (yang baru pertama kali nongol di blog ini) menulis komentar mengenai keinginannya ikut serta dalam acara giveaway tersebut. Dia juga menyertakan link postingannya. Saya pun melongo takjub. Astaga! Acara giveaway itu kan sudah berakhir sejak tgl 31 Juli lalu, kenapa tiba-tiba dia minta ikut serta? Lalu, saya klik link yang diberikannya. Oalah...ternyata itu postingan bulan Juni 2010. Lagi-lagi saya melongo takjub. Kalau toh acara giveawaynya masih berlangsung, postingannya yang lama itu tidak akan memenuhi syarat karena itu postingan tahun lalu, bukan postingan terbaru. Saya hanya bisa geleng-geleng kepala. Pasti karena tidak membaca dengan cermat, maka syarat giveawaynya tidak diperhatikan. Tidak melihat batas waktunya yang sudah berakhhir. Yah, saya akui, kalau saya pun sering mem...

PUISI BERTEMA 'TEKA TEKI'

Banyak teman blogger yang bingung ketika saya meminta para peserta TEKA TEKI BERHADIAH NOVEL untuk membuat puisi bertema TEKA TEKI. Sebenarnya, bagi yang memang hobi membuat puisi pasti tidak akan merasa sulit. Temanya saja TEKA TEKI. Jadi, kalian bisa menulis puisi apa saja mengenai TEKA TEKI. Mau dibuat panjang, pendek, berliku-liku juga boleh. Dibuat dalam bentuk pantun juga oke. Tapi, biar gak pada bingung saya kasih contoh aja deh satu puisi saya mengenai TEKA TEKI TEKA TEKI Teka teki memang asik ditanyakan sambil bisik-bisik kening berkerut bibir mencucut Meraba arah enggan menyerah temukan dulu akarnya niscaya mampu kau menjawabnya Wel, simple kan? Semua orang - kalau mau berusaha - pasti bisa kok bikin puisi bertema Teka Teki. Apalagi diberi kebebasan untuk menari dan berjumpalitan dengan kata-kata. Tinggal cari kata-kata yang tepat dan buat mereka menjadi bait demi bait puisi. Ayo, tunggu apa lagi? Buktikan kamu bisa! Masih ada waktu kok. Batas akhir lombanya tanggal 10 Agu...

SAYANG TIDAK SELALU BERARTI CINTA

Gambar
Kalau kamu cewek, apa yang kamu rasakan ketika seorang teman cowok menyapamu begini : “Hai, sayang…..” Apakah kamu langsung tuing-tuing gak keruan? Langsung sakit perut, merasa ada seribu kupu-kupu menggelitikmu? Hmm, kalau saya pribadi, ucapan seperti itu tidak bisa membuat saya langsung gubrak. Karena saya tahu, ada cowok-cowok yang hobi banget mengumbar kata ‘sayang’ kepada teman ceweknya.Tetapi, belum tentu dia benar-benar sayang kepada teman ceweknya itu. Bisa saja, bibirnya memang terbiasa mengucapkan kata-kata ‘sayang’ tanpa mengerti artinya. Atau…bisa jadi, dia memang perayu kelas ikan teri. He he he…. Malah, sebaiknya hati-hati dengan cowok yang sulit bilang “sayang”. Bisa jadi mereka sebenarnya beneran sayang sama kita. Hanya saja, nggak bisa mengucapkan secara lisan. Mereka sayang sama kita lewat tindakan dan perhatian. Bukankah itu lebih berarti? Daripada obral jutaan kata sayang, lebih baik langsung nyatakan dalam perbuatan toh? And, buat para cowok. Apa yang kamu rasaka...

BCA Gadungan Sebar E-mail Pancingan

Prakata : saya dapat imel nih dari seorang teman tentang adanya BCA Gadungan yang menyebarkan imel pancingan. Para nasabah Bank Central Asia (BCA) hendaknya waspada dengan e-mail yang memberitahukan adanya penangguhan account internet banking. Karena itu adalah jebakan dari phiser (pencuri online) yang mengincar data pribadi nasabah. Seorang pembaca menginformasikan kepada detikINET, Selasa (28/4/2009),bahwa ia menerima sebuah e-mail mencurigakan yang mengatasnamakan BCA. "Kami menginformasikan bahwa account internet banking anda sedang dalam pengawasan atas dugaan pencucian uang. Demi keamanan anda dan nasabah Bank Central Asia account internet banking anda telah ditangguhkan. Anda dapat mengaktifkan kembali account internet banking anda dengan memasukkan data diri anda sebagai verifikasi," demikian isi e-mail tipu-tipu tersebut. Ini merupakan jebakan yang dipasang para phiser yang menyaru sebagai pihak Account Management BCA untuk meraup data pribadi nasabah. Kemudian untu...

NETWORKING

Bulan Juni yang lalu - ketika saya sedang berada di luar negeri - sebuah cerpen saya dimuat di sebuah majalah. Saya baru mengetahuinya - beberapa hari kemudian setelah tiba di Jakarta - ketika sedang mengecek saldo rekening di internet banking. Ada sejumlah uang (yang merupakan honor saya) masuk ke rekening saya dari redaksi majalah itu. Tapi anehnya, majalah yang memuat karya saya tersebut tidak dikirim ke rumah. Biasanya - setiap karya saya dimuat - seminggu setelah majalah terbit, saya akan dikirimi sebuah sebagai bukti sudah dipublikasikan. Saya pun menghubungi pihak redaksi menanyakan mengapa majalahnya belum dikirim? Mereka meminta saya menunggu karena mereka belum menerima retur majalah yang tak terjual. Sembari menunggu, saya mencoba mencari majalah itu di proyek Senen dan beberapa agen majalah tapi hasilnya nihil. Sedangkan di toko buku sudah tidak ada karena sudah lewat 2 minggu dari tanggal terbit. Lelah mencari tapi tak menemukannya, saya kembali menghubungi pihak...