Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2014

KEDAI BIANGLALA, KUMCER YANG PEREMPUAN BANGET

Gambar
  oleh: Anggun Prameswari Penerbit: Grasindo Terbit : 2014 Sebagai mantan cerpenis amatir, saya tentu saja hobi baca cerpen. Jadi, nggak salah kalo saya beli buku KEDAI BIANGLALA. Judulnya yang unik dan covernya yang ciamik bikin saya tertarik membelinya. Dan, saya nggak nyesel udah beli buku ini. 20 cerpen yang ada di dalamnya, semuanya keren. Dan, sebagian besar berisi kisah-kisah para perempuan dengan problema mereka. Kebanyakan bertema perselingkuhan dan hubungan suami isteri. Judulnya pun antik-antik.  Ada yang diberi judul Lara Hati Lara.  Judul yang sedih banget. Udahlah nama tokoh utamanya Lara. Hatinya pun lara. Lara = sedih, toh?. Ada yang berjudul KM 40, ketika membaca judulnya,saya pikir ini cerpen sedih yang ada adegan kecelakaan lalu lintas, nggak tahunya tentang keharusan memilih : tetap bersama si pacar yang notabene suami orang, atau malah mutusin hubungan? Tapi dari semua cerpen yang saya baca, paling menarik yang berjudul Akad Nikah. ...

PENJUAL BUKU ONLINE YANG TIDAK JUJUR

Lagi-lagi ngalamin hal yang nggak enak dengan salah satu toko buku online. Mau disebutkan namanya tapi rasanya nggak etis. Dan, saya nggak mau mencemarkan nama baiknya, eh....nama buruknya kali ya. Hehehe...Oke, kita simak kronologisnya. Tanggal 9 Juni : Saya pesan empat novel seri dan langsung bayar via mbanking. Dijawab oleh adminnya : Buku dikirim besok. Tanggal 10 Juni : Buku belum dikirim dan nomor resi nggak diimel. Biasanya, nomor resi diimel. Pertama kali beli, nomor resi diimel. Tanggal 11 Juni : Saya kirim imel menanyakan apakah buku telah dikirim, dijawab : Sudah semalam Kk, Nanti malam saya kabari nomor resinya. Tanggal 12 Juni : Buku belum sampai, nomor resi nggak dikabari. Saya pun bertanya via imel : Bukunya sudah dikirim belum ? Kok, nomor resinya nggak dikasih tau? Dijawab : Seharusnya 1-2 hari, hari ini terakhir, klo masih belum datang berarti ada masalah, td dapat info ada sebagian paket yang basah, takutnya paket kk kena jg, saya urus nanti malam. Resi j...

CUACA DAN PEMILU SERBA HOT

Pilpres sudah semakin dekat. Cuaca panas jadi berasa semakin panas. Apalagi, dengan adanya berita-berita seputar kampanye termasuk kampanye hitam. Semula, saya cuek bebek saja mendengar berita-berita soal kampanye hitam dan isu-isu mengenai kehidupan para calon Presiden. Tapi, ketika ada berita soal oknum Babinsa yang mendatangi rumah-rumah warga dan - katanya nih - bertanya-tanya nanti mau milih siapa plus rada mengarahkan harus milih calon tertentu, saya jadi terusik nuraninya (halaaah.....). Sampai segitunya kah ambisi manusia untuk jadi Presiden? Sampai melakukan berbagai trik. Nggak peduli itu trik baik atau trik licik. Mau milih siapa itu kan rahasia. Mana boleh bertanya : Ntar mau milih siapa. Apapun alasannya, pertanyaan seperti itu sungguh nggak etis. Apalagi, kalau sampai mengarahkan. Waduh, rasanya semakin ajaib saja.  Belum lagi, soal isu kalo salah satu calon Presiden jarang sholat, bukan muslim, ada keturunan Chinese, dll. Duh, kok rasialis banget. Seharusnya kan...