SELAMAT JALAN, MBAH SURIP
Pertama kali mendengar lagu TAK GENDONG nya mbah Surip, saya sempet mikir : "Ini lagu apa sih? Kok, gak ada artinya sama sekali? Bahasanya juga gak beraturan gitu." Apalagi, papa saya yang hobi nonton televisi suka menyanyikan lagu itu. Ketika saya tanyakan itu lagunya siapa, papa bilang : "Lagunya mbah Surip, masa gak tahu?" Ya iyalah, enggak tahu! Wong, saya jarang nonton televisi kok. Soalnya, televisi di ruang tengah rumah selalu dimonopoli ortu saya yang hobi nonton sinetron. Televisi kecil di ruang kerja saya cuma nongkrong aja. Secara saya lebih suka mengisi waktu dengan ngeblog or baca novel. Sampai suatu ketika, mbah Surip tampil di televisi dan papa memberitahukan saya kalo orang tua berambut gimbal itu adalah mbah Surip. Ooh...sudah tua toh? Pikir saya. Tapi, gayanya okem banget ya? Kayak anak muda nyentrik. Tawanya juga selalu menghias bibirnya. Hebat! Usia tak menghalangi mbah Surip untuk menyanyi dengan pede. Semangat dan rasa percaya diri mbah Surip...