HARI ONDE

Setiap tanggal 22 Desember, saya dan keluarga saya pasti makan onde. Padahal saya nggak begitu suka onde. Karena rasanya cuma legit kenyal-kenyal dan manis. Tapi kalau nggak makan onde, papa pasti ngoceh. Katanya, sedikit atau banyak harus makan biar panjang umur. Haduuh! Masa panjang umur ditentukan oleh makan onde setahun sekali? Ada-ada saja. Tapi, daripada diocehin panjang lebar, mendingan saya nurut aja. Saya makan beberapa butir aja. Yang penting makan onde toh. Banyak sedikit nggak masalah. Hehehe..

BEBERAPA BUTIR ONDE YANG SIAP SAYA SANTAP. KUAHNYA SEDIKIT. EMANG SENGAJA. SOALNYA GAK SUKA. 


Penampakan onde-onde....


Btw, mau tahu sejarahnya onde? Yuk, baca yang satu ini (sumber : BBM) :


Tahukah Anda Tradisi TANG CIE ( RONDE/ ONDE) ?  Tang Cie biasa jatuh  pada tanggal  22 Desember. Kecuali pada tahun kabisat justru jatuh pada tanggal  21 Desember.

Tang Cie berarti musim dingin tiba  dan merupakan hari yang paling dingin. Tang Cie mempunyai makna yang khusus bagi masyarakat Tionghoa.

Hikayat Tang Cie bermula dari seseorang pemuda yang merupakan seorang tabib yang berbakat. Pada suatu hari ia mencari ramuan obat di hutan. Karena suatu kesalahan yang tidak disengaja, racun tanaman menyebabkan kedua matanya buta. Seseorang menemukannya terlantar di hutan dan mengantarkannya kembali kerumah.Ibunya yang sudah tua sangat mengasihi anaknya sehingga pada saat anaknya tidur, ia rela mencongkel kedua matanya untuk diberikan kepada anaknya yang buta. Setelah anaknya bangun dari tidurnya dan bisa melihat, ia mengetahui bahwa matanya sembuh karena kasih sayang sang ibu.

Ia ingin mengembalikan matanya kepada ibunya, tapi ibunya menolak. Ibunya memberikan petunjuk agar anaknya cukup membuat onde dari ketan dan dimasukan ke kelopak matanya. Anaknya melakukan permintaan sang ibu dan suatu keajaiban terjadi karena mata yang dibuat dari ketan, ibunya dapat melihat kembali.

So, makna dari Onde adalah  kasih sayang seorang ibu kepada anaknya, yang rela memberikan sepasang matanya yang paling berharga untuk anaknya.

Lalu, dicanangkan sebagai Mother’s Day.

Selanjutnya dari hikayat ini bagi kalangan warga Tionghua dibuat suatu kebiasaan / adat-istiadat membuat kue onde-onde. Pada malam hari sebelum hari Tang Cie, para ibu membuat onde-onde yang terbuat dari tepung beras ketan dan diberi warna merah, putih, hijau, serta berbentuk bulat. Esok harinya, pagi-pagi onde-onde tersebut direbus dan dimasukan kedalam air gula dan jahe. Setelah masak pertama-tama  diberikan kepada Ibu sebanyak dua Onde. Selanjutnya dibagikan kepada sanak keluarga dengan jumlah sesuai usianya masing-masing dan di tambah satu.

Yang saya bingung, kalau makan onde sesuai umur kita. Wah, kalo umurnya 100 terus ditambah 1 butir lagi, berasa begah banget kali ya? Apalagi kalo yang nggak doyan onde...alamaaak..Makanya, saya sih ogah menuruti tradisi harus makan sesuai umur. Lha makan sepuluh butir aja udah enek. Lagian, ribet amat mesti ngitungin jumlah ondenya agar sesuai jumlah umur kita. Kayak nggak ada kerjaan lain aje. He he he...



Komentar

Tarry Kitty mengatakan…
Waduh, kalau sesuai umur dan keluarganya banyak bikinnya lak kelamaan mbak :). Kalau di Hong Kong dulu dalamnya di kasih gula mbak jadi tambah eneg kalau kebanyakan :)
Susi Susindra mengatakan…
Wah, aku kenal ini... salah satu isi khas wedang Ronde. ternyata ada sejarahnya, dan perpaduan Indo-Cina ya.... Kereeen..
zachflazz mengatakan…
waduhh.. jadi pengin bangeet.. sruuppp
SKN mengatakan…
aaaaa ngileeeer :( iya nih mbak, sama dengan mbak susi, aku juga baru tahu ternyata ada sejarahnya. hahahaha.
Dongeng Denu mengatakan…
uwoowww baru tauu ni sejarahnya hihi.. :D
Rela Rahmah mengatakan…
tapi ngeliat fotonya kok kayaknya enak ya mbak, duh jadi laper..
Unknown mengatakan…
hebat kisahnya, walaupun agak janggal tapi pengorbanan ibu sangat menyentuh.
Niken Kusumowardhani mengatakan…
wedang ronde... kalau di yogya suka nyari di alun2.... kuahnya bikin hangat badan krn mengandung jahe.
Unknown mengatakan…
Wah.... sejarah cerita masyarakatnya ternyata aku baru menemukannya melalui artikel ini. Trims ya Mba. Kebetulan makanan ini merupakan makanan vaforit saya, tapi namanya wedang ronde kalau di tempat desaku.

Sukses selalu
Salam
Ejawantah's Blog

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR