CUEK ITU PERLU
Kadang, saya salut dengan sang pangeran. Dia itu cuek banget. Saking cueknya, sering nggak peduli dengan kaos yang dipakaianya. Sudah bolong dan tipis banget tetep dipakai. Itu di dunia nyata. Di dunia maya, dia juga sangat cuek. Dia nggak pernah marah kalau di blognya banyak komentar spam. Nggak ditanggapi juga nggak dihapus.
Ketika berdebat dengan komunitas di fb yang diikutinya, dia kadang dimaki, diejek atau diomelin dia tetap santai menanggapinya. Tetap tenang dan tersenyum. Sikapnya itu membuat orang yang meledek dan memakinya cape sendiri. Yah, mereka kadang kesal karena dia memang jago debat. Dengan kemahirannya berdebat, orang yang diajak debat itu pun jadi sebal karena merasa kalah atau tak bisa menjawab. Setiap kali menjawab pun dibantah terus dengan berjuta alasan. Nggak heran, banyak yang kesal dan cape menghadapinya.
Dan, karena sifat cueknya itu, lambat laun orang yang kesal sama dia jadi baik sendiri. Berbeda dengan saya, yang cenderung nggak bisa cuek. Tetapi, akhir-akhir ini saya sedang berusaha belajar cuek. Apalagi kalau ada orang-orang di dunia maya yang suka koment aneh-aneh. Saya cuekin saja. Termasuk yang minta tukeran link dan berbohong pada saya kalau link saya sudah dipasang. Saya nggak mau ladenin lagi orang-orang yang minta tukeran link. Ntar lama-lama juga pegel sendiri.
Saya juga nggak peduli (lagi) apakah mereka mau mampir ke blog saya atau tidak. Bahkan, terhadap seorang teman fb yang mendadak memblokir saya (tanpa saya ketahui apa salah saya), saya juga nggak peduli. Padahal yang minta di add sebagai teman juga dia. Hi hi hi...
Mungkin dia pernah merasa sebel membaca status lebay saya. He he he...Cuek aja lah. Wong, itu fb saya. Terserah saya dong mau tulis apa. Lagian, cuma kenal di dunia maya, nggak pernah ketemu. Ngapain saya harus pusing. Benar kata sang pangeran, namanya juga dunia maya ada saja toh orang yang stress atau mungkin iri sama kita. Jadi nggak usahlah diambil hati.
Yup! Cuek itu memang perlu. Apalagi sama orang-orang di dunia maya yang nggak jelas gimana sifat sebenarnya. Yang penting, saya nggak mengejek mereka atau memancing permusuhan dengan mereka. Kalau toh ada yang nggak suka sama saya, ya itu urusan mereka. Bukan urusan saya.
Thanks my prince, yang udah ngajarin saya bersikap CUEK. Love you.....
Komentar
Aku juga cuek tapi kadang sensi juga sama orang di dunia maya. Harus belajar lebih cuek lagi berarti :D
cuek itu perlu jga mbak. apalagi kalau ladenin org2 yg gag jelas, ntr dia jg bosan sndri klo di cuekkin.hehe
anjing menggonggong, khalifah tetap berlalu..
hehe..