KETIKA YUNI DAN RAFI DICELA

Beberapa waktu lalu saya membaca berita seleb di yahoo yang sedang membahas hubungan Yuni Shara dengan Raffi Ahmad. Di bawah berita tersebut, saya membaca komentar-komentar para pembaca. Wah, wah..mengerikan! Sebagian besar komentar mereka begitu ‘sadis’.

Nih, saya copas beberapa komentar yang menurut saya ‘sadis’ .

A. mana mau lgi sma gadis........

lebih hot kan sma tante...

lebih pengalaman

B. dunia betul2 sudah terbalik, yg cowok terlalu muda yg cewek terlalu tua..raffi..kasian banget sih kamu, kayak ga ada cewek selain yuni, dia itu lebih pantas menjadi ibumu, sadarlah nak, kasian masa depan mu..berfikir dgn jernih, jgn menuruti hawa nafsu, sebentar lg yuni menopouse, sedangkan kamu masih dalam kondisi yg sangat bergairah, hmm...ck..ck..ckk...jgn siksa dirimu raffi.


C. Raffi liat nie... skrang muka loh kayak bapak2.....
udh s'umur ama yuni hehehehe.......

D. rafi..ga salah mau ngelamar mbak yuni,cinta sih cinta,ntar kaya emak ama
anaknya donk....


Meskipun menurut saya ‘sadis’ tapi komentar di atas masih ‘sopan’ karena ada beberapa komentar yang sampai bawa-bawa nama binatang plus diembeli dengan kata-kata Goblok, dan para sepupunya. Bahkan, ada yang menganggap Yuni Shara ‘menjijikkan’ dstnya.

Saya sampai kaget bacanya. Selain kaget, saya juga nggak habis pikir dengan para komentator itu. Kok, ya tega amat gitu ngatain orang lain sedemikian rupa? Kayak diri sendiri paling bener, paling suci, paling baik, paling alim. Apalagi yang menganggap Yuni sebagai seseorang yang ‘menjijikkan’.

Padahal apa sih salah Yuni Shara? Dia hanya pacaran dengan cowok yang jauh lebih muda. Dia toh nggak merebut suami orang. Dia nggak selingkuh dengan cowok orang lain. Dia cuma mencintai cowok yang lebih muda. Dan, kebetulan cowok itu juga mau sama dia. Cinta sama dia. Bisa menerima dia apa adanya. So what? Kenapa orang harus menghakimi mereka berdua? Kenapa harus menghujat mereka? Mereka sama-sama single. Walaupun yang satu janda dan satu lagi masih bujangan. Tapi, yang penting mereka tidak memacari orang yang sudah bersuami/beriisteri. Jadi, sah-sah aja dong kalo mereka pacaran.

Lagian, apakah cinta bisa memilih? Kalau bisa, tentunya baik Yuni maupun Raffi ingin mendapatkan pacar yang usianya sebaya. Tetapi, cinta kadang nggak bisa memilih toh? Tahu-tahu saja cinta di hati Rafi jatuh pada Yuni yang sudah menjanda dan umurnya jauh lebih tua. Yuni juga mungkin tak menyangka kalau akhirnya ia malah jatuh cinta pada brondong.

Usia mereka memang terpaut jauh, tetapi bukankah hak setiap orang untuk jatuh cinta pada siapa saja? Even, kalau (misalnya) Yuni seorang nenek peot berumur 70 tahun dan Rafi seorang pemuda berumur 25 tahun, lalu mereka saliing jatuh cinta dan memtuskan untuk menikah, yaaa ..itu hak mereka. Selama mereka nggak menganggu ketertiban umum ya nggak masalah toh.

Undang-undang Perkawinan saja nggak mengatur tentang boleh tidaknya seorang nenek menikah dengan seorang jejaka ting ting. Jadi, mengapa orang-orang harus ribut sih? Apalagi sampai mengejek, meledek, memaki mereka begitu sadis. Lha, emaknya Rafi aja setuju pada hubungan mereka berdua, kok ya orang lain yang bukan apa-apanya Rafi malah pada sewot?

Well, memang hak orang untuk berkomentar tapi mbok ya dalam hati saja atau kalau toh mau komentar ya, jangan sengaja mempublish komentarnya. Kesannya seperti orang paling bener sedunia, sementara Yuni dan Shara jadi orang paling berdosa sedunia. Bagaimana kalau suatu saat para komentator sadis itu ternyata jatuh cinta pada seorang cewek yang usianya jauh lebih tua ? Atau, yang komentator cewek tiba-tiba aja jatuh cinta pada cowok yang usianya jauh lebih muda? Hayooo! Kena deh tuh hukum karma. He he he...

Note : JAGALAH LIDAHMU DARI KEBIASAAN MENCELA ORANG LAIN SEBAB KITA TAK PERNAH TAHU HARI ESOK.

Komentar

Gaphe mengatakan…
aduh, jadi kesindir nih saya.. hehe...
yaa mungkin mereka komentar gtu berarti mereka peduli, masih perhatian.. karena toh, apa yg kita lakuin gak selamanya disukai org lain..
Banyu Waseso Segoro mengatakan…
hmmmm, turut prihatin, tapi namanya juga jodoh .....
Puspita mengatakan…
Mereka berkomentar karena melihat kejanggalan. Pada awalnya saya juga sempat memperhatikan. Namun, kita lihat hasilnya dengan berjalannya waktu. Apakah mereka memang benar-benar jodoh? He he he ... padahal keadaan mereka sebenarnya bisa dianalisa secara ilmiah.
Rahman Raden mengatakan…
itulah begonya rakyat indonesia, yg bener salah yg salah apalagi.... mending ky yuni n raffi dari pada kakanya yuni si KD yg mesum dengan raul dpan media akhir tahun kmarin. masih bagus yuni bisa jaga diri
Mulyani Adini mengatakan…
Kalau saya pribadi selagi tidak menggaggu lingkungan saya gak masalah.
Jadi untuk Yuni dan Rafi biasa2 aja namanya kita menyukai gak bakal taukan kita sukanya sama siapa....justru yang kasih komentar itu yang bikin dunia ini terbalik..secara ngurusin orang yang tidak menggangu mereka....
zasachi mengatakan…
Awalnya sih aneh aja ngeliat yuni-raffi tuh, soalnya kan emang kek ibu dan anak... tp yaaa merekanya aja gak peduli dgn perbedaan itu, namanya juga cinta kali ya...
#isi komentar di yahoo emang kdg bikin merinding, aq lbh sering bc beritanya tp gak prnh berkomentar
Yus Yulianto mengatakan…
waah, parah tuh yang ngasih komen-komen kayak gitu, bilang aja sirik ~_~
Hariyanti Sukma mengatakan…
Sedih aja mbak, lihat bangsa kita ini yg slalu saja menghujat org lain. katanya bangsa kita ini bangsa beradat, ramah dsb, tapi knp menghujat skrg ini jadi budaya juga ya ....???
Muhammad A Vip mengatakan…
sebenarnya lumrah apa yang sedang dijalani mereka. temanku banyak yang demikian, misalnya menikahi ibu teman maennya yang telah janda. dan sebagainya
Freya mengatakan…
ane setuju teh panih. cinta mah kagak bisa dipaksa mau suka ama siapa. suka-suka orang dong mau jatuh cinta sama siapa. apa hak kita untuk menghakimi? ane juga sebel sama orang yang suka menghakimi seenaknya.
olanuxer mengatakan…
asal jangan ganggu gue aja.
Ajeng Sari Rahayu mengatakan…
semoga kisah Raffi dan Yuni sampai ke pelaminan dan bahagia, supaya yang nyindir2 tadi pada ngaca...mikir dulu sebelum menghujat orang, atau sebaiknya diam.
DewiFatma mengatakan…
Selagi nggak ganggu dan nggak nyakitin sesiapa, kenapa nggak? Cinta bisa jatuh dimana aja. Kenapa mesti di hujat? Toh mereka terluhat bahagia. Seperti kata Raffi diacara Hitam Putih: "Tak ada yang salah dg cinta, dan tak ada yang salah dari kami berdua, jadi biarkanlah kami bahagia"
So what, gitu loh!
Shudai Ajlani mengatakan…
cinta emang buta kalo kata raffi ahmad :)

sob jika ada kesempatan silahkan kirimkan foto halo shudai dengan gaya mu sendiri, untuk memeriahkan pesta ulang tahun blog ku :D
dhe_bie mengatakan…
yup bener, lidahmu adalah harimaumu.. orang-orang itu hanya pandai berkoar, coba kalo mereka yang merasakan, misalnya pacaran dengan pasangan yang jauh lebih tua atau jauh lebih muda.. kalo boleh dibilang sih, inilah seninya Indonesia.. hehe
wurianto saksomo mengatakan…
mereka telah memilih, mereka telah tahu kosekuensinya.
BLACKBOX mengatakan…
bener tuh........mending urusin diri sendiri
Anonim mengatakan…
memang miris mbak kalau membaca komentar para pembaca, duh sepertinya hal lumrah untuk mencela orang lain....padahal bs dengan kata2 yg lebih halus....
attayaya_komodo mengatakan…
agak aneh tapi ga ada yg ngelarang kok
Diah Alsa mengatakan…
urusan kita masih banyak, keknya kurang kerjaan banget ya klo masih jg ngurusin urusan pribadi orang sedalam itu, heheh

pesan singkatnya top markotop tuh mbak :D
joe mengatakan…
mungkin memang sudah resikonya menjadi selebriti, di mana segala perbuatan selalu menjadi sorotan....
aziz miring mengatakan…
tiap orng kadang punya tafsir masing2...
yg ptng saling menghargai aja
Meutia Halida Khairani mengatakan…
pandangan orang beda2 yah. aneh2 lagi. dasarr
Coretan Hidup mengatakan…
Benar banget. Mengerikan sekali membaca komentar yang hanya untuk melampiaskan emosi kemarahan. Kita harus menyadari bahwa suatu waktu apa yang kita ucapkan/komentari bisa berbalik menyerang kita, apalagi sesuatu yg diucapkan/dikomentari itu hanya berisi caci maki belaka
ellysuryani mengatakan…
Hai apa kabar mbak Fanny ? Yep, begitulah manusia, mungkin sedang pusing, sedang jengkel pada sesuatu, pelampiasannya pada apa saja, termasuk komentar pedas kepada artis. Salam.
Fahrie Sadah mengatakan…
yang komentar negative itu pada iri kali mbak.. hehe
exort mengatakan…
100x setuju
ngapain sih orang sibuk ngurusin kehidupan org lain, blm tentu pasanganya hidupnya sempurna juga ya
Anabele Octora mengatakan…
Saya sangat suka dengan tulisan di atas
memang sudah sepantasnya sebagai manusia kita intropeksi ke dalam terlebih dahulu, sblm menghakimi org lain
very nice post :)
catatan kecilku mengatakan…
Hahaha... omongan spt itu sering aku dengar mbak, apalagi kalau pas di kantor ada berita tentang mereka berdua, ribut deh orang2 kantor membicarakan mereka...
Ya emang sih rata2 menyayangkan hubungan mereka berdua.
the others.... mengatakan…
Kalau sekarang sih, teman2 kantor lagi pada sibuk membicarakan DP dan Nicky. Hehehe... Walau dalam segi usia tak ada masalah, tapi karene DP sudah terlanjur terkenal dg berita2nya yg sensasional jadinya tetap aja digunjingkan.
Hehehe... lucu sih, yg pacaran siapa, yg sibuk siapa... hahaha
combrok mengatakan…
Betul, mbak Fanny...ngomongin orang ntar kenak sdndiri lho,heheh
Mending diam.
Tapi orang diam kadang juga salah lhoh,repot...
Unknown mengatakan…
cinta emang ada2 aja ya...
Elsa mengatakan…
bener bener Mbak
mulut bisa menjerumuskan kita lho
kelihatannya sepele
tapi... dosanya besar kalo disalah gunakan
Cut Ratu mengatakan…
Saya termasuk yang nggk suka liat pasangan Yuni dan Raffi, memang bener sih kasian Raffi sebenarnya krn cowok kayak Raffi pasti bisa dapat pasangan yang 'sepadan'. Tapi setuju banget kita nggk pantas ngomong yang jelek soal mereka, karena kita kan nggk tau kisah cinta mereka yang sebenarnya. Jadi biarin aja deh...nggak usah dihujat. Paling2 ngarep aja semoga aja nggak jodoh. Lho?? hehehe....:-p
Anyway salam kenal ya mbak...nice blog :-)
rina mengatakan…
mereka pasangan serasi umur tidak jadi masalah siapa sih yang ga mau ma brondong ganteng lagi udah gitu saling mencintai semoga mereka bisa ke jenjang yang lebih serius jangan syirik deh yang laen

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR