CINTA PRODUK DALAM NEGERI
Satu hal yang sangat saya kagumi dari orang-orang Korea adalah mereka sangat mencintai produk buatan negeri mereka sendiri. Saking cintanya, banyak supermarket, kedai kopi dan resto fast food yang pernah mencoba buka cabang di sana, jadi nggak laku. Pantesan, selama di sana kayaknya saya belum ngeliat KFC, Burger King, Starbucks, Carrefour, dll. Ada juga Dunkin Donut, tapi mungkin saja one day, kedai donut ini pun akan sepi pengunjung. Karena orang-orang Korea ini akan selalu mencoba buat something yang nggak kalah dengan produk-produk luar. Nggak heran, di sana banyak kedai kopi ala Korea.
Bahkan, untuk ponsel di sana, nggak akan ada yang bisa ngalahin Samsung. Semua orang Korea pake ponsel merek Samsung. Katanya sih begitu. Benar tidaknya, ya mana saya tahu. He he he...Tapi, saya rasa sih benar karena local guidenya kan tinggal di Korea walau dia orang Indonesia asli.
Dari satu sisi, cinta produk dalam negeri itu bagus. Tapi ada minusnya juga lho. Soalnya, konon Korsel jadi dibenci oleh negara lain, terutama negara-negara Eropa dan Amrik. Karena mereka nggak mau pake produk dari negara-negara para bule ini. Tapi mereka malah menjual produk mereka ke berbagai negara. Nggak adil gitu lho! Makanya, selama di Korsel jarang banget ketemu turis bule. Cuma sekali saya lihat orang bule, pas di museum teh. Itu pun kayaknya bukan turis tapi mahasiswi.
Well, tanpa melihat sisi negatifnya, saya acungi jempol buat orang Korea yang sangat cinta produk dalam negerinya. Bandingkan dengan kita, boro-boro cinta produk dalam negeri, kalo ada sale barang bermerek seringkali kita menyerbu mal atau toko yang menjual barang tersebut. Tapi, ya nggak bisa disalahkan juga sih. Soalnya, memang produk luar negeri kadang lebih bagus mutunya. Walaupun ada juga produk dalam negeri yang baik mutunya tapi itu masih jarang banget. So, sudah sepatutnya para produsen barang dalam negeri lebih memperhatikan kualitas barang-barangnya.
Komentar
*makanya menderita bangets dhe pas kemaren ini harga jeruk melonjaaak :p*
liat sikon mba, kadang cinta kadang biasa aja. hahahaa.. nasionalisme aku labil oi oi.>.<
Salam wisata