KEKAYAAN YANG TAK SIA-SIA
Beberapa waktu yang lalu, Harian Kompas menampilkan berita tentang Nina Wang, seorang wanita terkaya asia asal Hongkong. Nina Wang yang sudah meninggal dunia ini meninggalkan harta berlimpah dan karena tidak mempunyai anak maka semua hartanya untuk amal.
Nina Wang, pemimpin kerajaan properti Chinachem meninggal dunia di usia 69 tahun karena kanker. Dia mewarisi kerajaan Chinachem setelah suaminya, Teddy, hilang diculik pada 1990. Teddy Wang kemudian dinyatakan secara hukum tewas. Diduga, Nina Wang sendiri yang membunuh Teddy walau hal itu tak terbukti.
Pada tahun 2007, Nina yang kemudian berpacaran dengan seorang Tony Chan, pernah dinobatkan oleh majalah Forbes sebagai orang terkaya ke 204 dunia. Mungkin karena kekayaannya itulah, maka Tony Chan mau menjadi pacarnya. Karena, ternyata Tony Chan ingin mengambil harta Nina setelah dia meninggal. Tony Chan mengatakan bahwa Nina telah memberinya uang dalam jumlah banyak.
Upaya Tony Chan untuk mendapatkan harta Nina akhirnya gagal. Pengadilan menganggap tanda tangan Nina Wang dalam surat wasiat tahun 2006 itu dipalsukan oleh orang yang sangat ahli meniru tanda tangan. Dengan demikian, Hakim berpedoman pada surat wasiat tahun 2002 yang isinya menghibahkan seluruh harta Nina untuk amal. Dengan putusan itu, harta Wang akan dikelola oleh Chinachem Charitable Foundation, yayasan amal yang dijalankan keluarga Wang.
Membaca berita itu, adik cewek saya nyeletuk begini :
“Wah, ini namanya kekayaannya sia-sia.”
“Lho, kok, sia-sia?” Tanya saya, heran.
“Iya, karena kekayaannya jatuh untuk amal. Dia kan gak punya anak.” Jawab adik saya.
Saya termenung sejenak sebelum berkata :
“Gimana sia-sia? Kalo jatuhnya untuk amal, bagus dong. Kecuali, kekayaannya tuh jatuh pada orang-orang yang gak jelas dan digunakan untuk foya-foya.”
Mungkin yang dimaksud adik saya dengan kekayaannya menjadi sia-sia adalah tidak dapat dinikmati oleh keturunannya, karena Nina Wang menderita penyakit yang membuatnya tidak bisa punya anak.
Bila kondisinya seperti itu, yaa…mestinya nggak masalah toh hartanya jatuh untuk amal? Malah bagus banget kan bisa nolong orang yang membutuhkan. Tapi, setiap orang memang punya pendapat yang berbeda tentang hal ini.
Saya sendiri tidak akan mempermasalahkan jika suatu saat saya meninggal dunia dengan meninggalkan harta warisan berlimpah. Lalu, karena saya (misalnya nih) tidak punya suami dan anak, maka harta itu jatuh untuk amal. Jiaaah..kayak hartanya berlimpah aja. He he he…ini kan cuma berandai-andai.
Namun, yang saya tangkap dari berita itu bukanlah masalah harta kekayaannya menjadi sia-sia. Tetapi, saya merasakan kebenaran sebuah kalimat klise :HARTA ENGGAK DIBAWA MATI. Yup! Itu adalah kalimat super basi yang mengandung kebenaran 100 persen. Sebab, sekaya apapun kita, semua itu memang gak dibawa mati. So, saya sering heran melihat orang kemaruk-nya minta ampun. Sudah kaya, kok, ya mau lebih kaya lagi. Sampai-sampai tega menggencet orang kecil. Ada juga orang kaya yang super duper peliiiiit. Duit seribu rupiah pun dihitung-hitung.
Nah, bagaimana menurut pendapat teman-teman? Apakah kekayaan yang jatuh untuk amal adalah kekayaan yang sia-sia?
Komentar
Padahal memberikan sesuatu untuk orang lain meski bukan saudara atau keturunan adalah amal baik yang ga pernah sia sia
Meski dibawa mati sekalipun
uang itu kan cuma setumpuk kertas biasa yang hanya berguna saat kita masih ada di dunia..
tapi kalau amal bisa dibawa mpe kemana-mana, gitu..
dan bener tuuhh, harta ga akan dibawa mati, jadi ga usah capek2 memperebutkan harta deehh...
Yang dibawa mati adalah harta yang diinfaqkan untuk kebaikan
Assalamualaikum,
*******Salam ‘Blog’!!*******
FAnny
SEtuju mba…harta memang ga dibawa mati.
Tapi saya jadi pikir, kira2 Nina Wang setuju nggak yah duitnya dihibahkan buat amal??
Hemh…
Saya ga bisa bayangin gimana sedihnya pacarnya ga bisa dapetin tuh sedikit harta…
Hehehehe…
Tapi nakal juga ya si pacar, nikahin orang kaya yang udah sakit-sakitan…
Heeeee
^___^
Pissss
harta yang digunakan untuk amal, itulah yang akan memudahkan jalan kita menuju syurga
Aku juga sering ikutan pusing kalo ada orang yang berebut warisan apalgi kalo orang tuanya beum meninggal
Arrgghhhhh.........!!!!harta yang abadi adalah harta yang bisa di bawa mati yaitu amal!!! cie....jadi dewasa nih aku!
apalagi kalo dikasi ke aku untuk modal buka warnet
jiahahaha...