KAUM HAWA, HATI-HATILAH DALAM MENJILAT ES KRIM
Kemarin sore, iseng-iseng baca berita-berita di Yahoo. Eh, nemu yang antik. Ini dia judul beritanya : Menikmati Es krim dianggap pelecehan seks. Maksudnya opo? Saya pun langsung membacanya. Bukan karena tertarik pada kata 'seks' nya tetapi lebih pada kata "pelecehan". Sebagai seorang manusia yang berkecimpung di dunia hukum, tentu saja ini menarik perhatian saya. Apalagi, belum lama ini ada kasus ROK MINI yang dikaitkan dengan kasus pemerkosaan oleh supir angkot. Berkaitan dengan kasus pemerkosaan itu, ada ucapan seorang pejabat yang nadanya menyalahkan para wanita yang memakai rok mini. Tentu saja, ucapan si pejabat itu menuai banyak protes.
So, ketika membaca berita di Yahoo mengenai jilat-jilat es krim bisa dianggap pelecehan seks, saya jadi bertanya-tanya : Apa lagi sih ini? Apakah ada komentar pejabat lagi yang menyalahkan para wanita sebagai sumber masalah pelecehan seks? Ternyata, setelah dibaca...yang berkomentar adalah para pengacara di negara Finlandia. Untuk memperjelas, saya kutip saja beritanya yang saya ambil dari SINI.
.
Liputan6.com, Helsinki: Apakah Anda penggemar es
krim Awas, berhati-hatilah jika Anda kebetulan mampir ke negeri
Finlandia. Karena jika Anda tak hati-hati bisa terjerat sangkaan
pelecehan seksual. Waduh... apa hubungannya es krim dengan pelecehan
seksual
Media Dailymail memberitakan, Sabtu (8/10) bahwa
sekelompok pengacara menyerukan hukum pelecehan seksual baru untuk
menyertakan perempuan yang makan atau menikmati es krim atau es loli
terlalu provokatif di depan umum. Menurut tulisan tersebut, seorang
wanita yang disebut secara sugestif menjilati sebuah es krim bisa
menghadapi kasus pelecehan seks.
Pengacara di Finlandia bahkan
telah merilis sebuah video yang menunjukkan seorang pekerja kantor
wanita muda mengisap sebuah es Lolly es yang disebut dengan cara yang
sangat sugestif. Dalam video tersebut rekan-rekan pria berpaling
canggung saat dia tengah menjilati es krim.
Asosiasi Pengacara
Finlandia, yang mewakili ribuan ahli hukum di negara itu, mengatakan
pada situs webnya, "Kami telah merilis video ini untuk meningkatkan
masalah yang sangat sulit. Pelecehan seksual di tempat kerja dapat
menargetkan siapa pun, pria atau wanita.
Namun, beberapa orang
menilai rekaman video tersebut sulit untuk menunjukkan di mana garis
batas perempuan atau laki-laki dapat bersalah karena pelecehan seksual.
Seorang ahli hukum Uni Eropa mengatakan kepada surat kabar Prancis,
Perancis-Soir, "Di sebagian besar di Negara Eropa, hukum mengatakan
bahwa setiap gerakan yang ditujukan untuk mengintimidasi secara seksual
kepada orang lain adalah tindak pidana." (Vin)
Jujur, saya geli membaca berita itu. Menurut saya cara berpikir para pengacara itu lebay banget. Dimana-mana yang namanya es krim ya kudu dijilat. Masa makan es krim dicaplok langsung. Haduuh, bisa beku itu mulutnya. Belum kalo giginya jadi ngilu. Kalau makan kue onde imut memang bisa langsung dicaplok. Masalah apakah cara menjilatnya itu sangat menggoda ya itu kan cuma cara seseorang menjilat es krim. Mungkin karena saking enaknya tuh es krim, jadi menjilatnya pun penuh perasaan. Atau, bisa jadi es krimnya mahal banget jadi menikmatinya harus dengan lembut dan penuh perasaan hingga berasa banget gitu lho. So, saya tidak habis pikir, dari mana mereka bisa berpendapat tindakan menjilat es krim dengan sangat sugestif itu dianggap sebagai pelecehan seks?
Jelas, yang ngeres itu adalah otak para pria yang menganggap tindakan menjilat es krim sebagai pelecehan seks. Lha, kalau pikiran mereka lempeng, pastinya gak akan terpikir yang mboten-mboten toh. Dasarnya aja pada piktor, jadi imajinasinya kemana-mana. Tapi, ya begitulah naluri pria..Bukankah pria itu mudah sekali tergoda oleh hal-hal yang visual? Walaupun tak semua pria seperti itu, tapi...konon sebagian besar seperti itu.Bener atau betul?
Yang lebih mengherankan, hal seperti itu diributkan oleh negara Finlandia yang notabene adalah negaranya orang bule yang kehidupan seksualnya lebih bebas daripada negara-negara Timur. Kalau yang membesarkan masalah menjilat es krim adalah para pengacara dari negara-negara Timur mungkin masih lebih masuk akal.
Hmm......barangkali para pengacara Finlandia itu memang kurang kerjaan sampai membesar-besarkan masalah yang sepele. Padahal free sex di negara mereka dianggap hal yang lumrah. Ironis banget deeh!
Btw, saya punya usul edan untuk para pengacara itu : Kenapa gak dibuat aja UU yang melarang perempuan makan es krim batangan, sosis, hot dog dan pisang? Xixixi.. Dijamin bakal diprotes sama kaum feminis.
Komentar
emang semua kembali kepada diri pribadi masing-masing sih.
Untuk es krim..bilang aja sama pakbriknya jangan jual es krim yg batangan, kemasan aja jadi makannya kan pakai sendok.
no comment! Kabburrrrrrrr!
mbak ... maaf lama gak bertamu kesini nih ... alasannya spt nya mbak fanny udah hafal deh .. hehehehhe..
ga bisa mikir nih, koq bisa2nya ada opini begitu?? mungkin baiknya njilat es sambil tutupan payung/buku atau ngumpet dimana kali ya??
biar ga ada yg minta maksudnya xixixixixi
Kadang kan kalo makan es krim scope yang diwadahin di mangkok itu nggak berasa kayak makan es krim,maksudnya nggak seheboh makan pake gaya dijilatin yang kemungkinan besar bisa bikin mulut belepotan kena es krim dan itulah seni makan es krim menurutku,heheheh
pengacara2nya piktor tuh LOL
met pagi,Mba.
unik sekali :D
#salam kenal^^
@lyliana : iya kalo giginya sehat, sis. kalo malah jadi ngilu gimana? hahhaha
Setuju ma Fanny, itu sih salah cowo2nya ngeres. Cewe cuma makan es krim aja kok dibawa mesum...ckckck
kalau laki-laki yg njilat es krimprovokatif gak yah....
*nglirik kaum sebelah
;P
*otak gak beres