Postingan

SUDAH TEPATKAH SASARANMU?

Ada ungkapan “Real power doesn’t hit hard, but straight to the point.” Artinya, kekuatan yang sesungguhnya tidak memukul dengan keras, tetapi tepat sasaran. Contohnya, Chris John adalah petinju yang tidak mempunyai pukulan keras, tapi dia bisa mempertahankan gelar sebanyak 13 kali Tiga belas petinju itu dikalahkannya dengan angka. Itu artinya banyak pukulan Chris John yang tepat sasaran. Tepat sasaran ini tidak hanya ada di bidang olahraga, khususnya tinju, tetapi juga  dalam semua aspek kehidupan.  Di dunia kerja, dalam keluarga, dalam masyarakat tidak boleh sampai salah sasaran.  Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar kita bisa ‘tepat pada sasaran’ yaitu :        M elatih tubuh. Ini berarti  masalah melatih keterampilan dan menjaga stamina. Tidak ada seorang pun yang langsung menjadi ahli di bidangnya. Seorang petinju akan melatih pukulan-pukulannya; seorang pemanah akan terus berlatih memanah; seorang pesepa...

KETIKA CERPENKU DISUKAI PEMBACA

Gambar
Kemarin malam, saya iseng membaca rubrik your letter di majalah Media Kawasan edisi Desember. Baru baca di surat pembaca yang pertama, saya sudah tercengang. Kok, cerpen saya yang diterbitkan di majalah itu pada bulan Nopember lalu disebut-sebut oleh si pengirim surat pembaca itu. Nama saya juga disebut dengan lengkap. Saya pun langsung memusatkan perhatian pada isi surat itu. Apakah ada pembaca yang nggak suka sama cerpen saya? Kira-kira apa kritiknya ya?  Ternyata oh, ternyata...si pengirim surat pembaca itu memuji cerpen saya. Katanya, cerpen saya bagus dan saking bagusnya  sampai dia baca berkali-kali.  Waduh, saya sampai nggak habis pikir. Kok, bisa ya cerpen saya dipuji sedemikian rupa sampai dibaca berkali-kali. Soalnya, waktu membuat cerpen itu saya malah nggak merasa itu cerpen yang bagus. Menurut pendapat saya, itu karya yang biasa saja dibandingkan karya saya yang lain. Tetapi, bila sudah bicara selera memang tidak bisa ditebak. Karya yang saya anggap bias...

GOD HIMSELF

God Himself is with thee Thy Savior, Keeper, Friend; And He will not forsake thee, Nor leave thee to life’s end.

BURUNG BEO SI UDIN

Udin memiliki seekor burung beo yang sangat pandai. Setiap kali Udin mengajarinya bicara, sang beo dengan fasih bisa menirukan perkataan yang diajarkan. Suatu hari, seorang tukang soto mie lewat di depan rumah Udin. Udin berbisik kepada si beo : “Tukang soto pelit.” Rupanya Udin pernah kesal sama si tukang soto mie karena minggu lalu ketika Udin membeli semangkok soto mie dan minta ditambah kuah sotonya, si tukang soto menolak. Alasannya, kuahnya tinggal sedikit. Si beo pun dengan patuh mengikuti ucapan majikannya : “Tukang soto pelit!” Udin tersenyum geli saat melihat si tukang soto menengok ke halaman rumah Udin dan melotot kepada si beo. Tak lama, seorang tukang es cendol lewat di depan rumah Udin. Udin pun ingat, kalau si tukang cendol pernah berbuat curang kepadanya. Udin sudah bayar, tapi mengaku belum dibayar. Karena tidak mau ribut, Udin mengalah. Maka, Udin berbisik kepada si beo : “Tukang cendol curang.” Beo pun dengan fasih mengatai si tukang cendol ...

CRAZMO, 51 kisah gokil

Gambar
Saya baru selesai  membaca buku Crazmo yang berisi 51 kisah tergokil. Semua kisah yang terangkum dalam buku ini adalah hasil audisi penulis buku  Crazy moments yang pernah diadakan oleh penerbit Leutika. 51 kisah gokil tersebut terbagi dalam  5  topik yaitu : - Crazmo : Malu, Nggak kenal tuh?! Bertutur mengenai hal-hal yang gokil yang belum pernah kamu lakukan seperti mandi di sungai pake sarung yang bagi orang kota ternyata tidaklah mudah, ciuman bibir pertama kali  dengan seorang cowok karena dipaksa..alamaak!! dan lain-lain. Kisah ‘My First Kiss’ yang ada adegan cowok mencium cowok (pake acara memainkan lidah pula) adalah cerita yang menurut saya  paling gokil di bab ini. Soalnya, para pelaku ciuman itu cowok normal dan mereka terpaksa melakukannya karena perintah para senior. Biasalah...acara khas plonco. So pasti jijay banget kan? Wong, cowok normal kok disuruh mencium sesama cowok dengan french kiss pula. Gubrak banget deh! ...

PENCURI ITU....

Seorang bijak mengatakan bahwa "Jika seseorang ketika masih anak-anak tidak mau sekolah, ketika dewasa tidak mau bekerja dan ketika tua tidak mau mati, dia adalah pencuri." Hmm...bila direnungkan dengan sungguh-sungguh, apa yang dikatakan orang bijak itu benar adanya. Coba kita simak satu demi satu pernyataan di atas. Ketika masih anak-anak tidak mau sekolah. Mendapatkan pendidikan yang baik memungkinkan seseorang memperoleh pekerjaan yang baik, walau pun bukan jaminan seratus persen pasti akan mendapatkan pekerjaan yang baik. Tetapi, pada umumnya demikian. Selain itu, bila seseorang belajar/bersekolah maka ia akan memiliki wawasan yang lebih luas untuk meraih masa depan yang baik. Maka, bila ada anak yang tidak mau atau malas sekolah, itu berarti dia sudah mencuri kebahagiaan orang tuanya di masa kini maupun yang akan datang. Ketika dewasa tak mau bekerja. Usia dewasa adalah usia produktif. Usia dimana seseorang seharusnya bekerja dan mencari nafkah sen...

MENDADAK DUDUD

Saya suka menulis. Apa saja yang saya alami dan rasakan sering menjadi sumber ide tulisan saya. Walau itu hal yang amat sepele dan - mungkin - bagi orang lain, itu hal yang biasa saja. Yang tidak penting untuk dituliskan, apalagi untuk dibaca. Tetapi, saya tak peduli. Saya menulis karena saya suka. Saya menulis karena saya cinta dunia ini. Saya menulis karena ingin mencurahkan apa yang berkecamuk di hati. Dan, saya senang bila ada blogger yang mampir ke blog ini lalu membaca tulisan saya serta menuliskan komentarnya. Namun, kesukaan saya menulis tak diiringi dengan kemampuan menulis komentar atas postingan teman-teman blogger. Apalagi bila postingannya mengenai hal-hal yang tidak saya pahami, misalnya : tentang mendownload program anu, review film A, review drama Korea, tafsiran ayat-ayat alqur'an, dan tulisan-tulisan yang berbau politik. Saya 'menyerah'. Angkat tangan meski tanpa ditodong senapan laras panjang. Saya merasa kelu mendadak. Jari-jari saya tak ...