Kamis, 04 April 2013

JANGAN BILANG SIAPA-SIAPA

Seorang sahabat - sebut saja namanya Mimi - pernah merasa kecewa dengan kelakuan teman baiknya yang ternyata telah merusak kepercayaannya. Rupanya, Mimi pernah menceritakan satu rahasia hidupnya kepada teman baiknnya ini. Dan, Mimi berpesan : Jangan bilang siapa-siapa ya. Ini hanya kuceritakan ke kamu.

Nyatanya? Teman baik Mimi malah menyebarluaskan rahasia itu. Mimi tentu saja kecewa dan marah. Tapi, dia tak bisa menyalahkan temannya itu karena dia juga merasa ikut andil. Coba kalau dia nggak ceritain rahasianya kepada sang teman. Mungkin rahasia itu akan tetap aman.

Dari pengalaman Mimi, saya pun berpikir begini : Kalau menceritakan rahasia pribadi sebaiknya liat-liat dulu. Meskipun teman baik, nggak menjamin dia nggak membocorkan rahasia kita. 

Dan, setiap rahasia yang kita ceritakan kepada orang lain, siapapun orang itu, sedekat apapun kita dengan dia dan sebaik apapun dia, tetap saja ada resiko RAHASIA KITA DIBOCORKAN. 

Ssst...JANGAN BILANG SIAPA-SIAPA YA KALAU SAYA NULIS PENGALAMAN SI MIMI. HI HI HI....

11 komentar:

Sonna Anggoro mengatakan...

Jangan2 teman baiknya si Mimi ini mbak Fanny yah? *kaboooooooorrrrrrrrr*

1mmanuel'Z-Note5 mengatakan...

Hahaha.... nama Miminya pun samaran, kan, mbak? Hahaha.... :D

Nonasan mengatakan...

Hihi iya nggak akan bilang bilang kok *brb ngumumin di kelas* *lho*

Dhe mengatakan...

Iya! ga bakal bilang deh.. cuma ngasih tau teman kantor aja gpp kan?? hohoho

May_Chu mengatakan...

heeem,,, jangan bilang siapa2 ya???
yaah,, emg harus pilih2 sih kalo mo cerita rahasia..

nama'a juga rahasia, bagusnya emg cuma diri sndiri yg tau.. :D

ayie kasturi mengatakan...

hahahaaa, kalo diceritain sama orang lain, ya bukan rahasia tumah namanya. kalo rahasia kan hanya kita dan Tuhan yang tau. hohoo..

Meutia Halida Khairani mengatakan...

kalau saya sih liat2 orang dulu kalo mau cerita rahasia.. biasanya sih kalo bisa jaga rahasia, pasti terus akan menjaga. ^^

Seiri Hanako mengatakan...

jadi sebenarnya "jangan bilang siapa-siapa" terkadang adalah code yg artinya "sebarin aja ke semua orang"
hahahahahah

Lidya - Mama Cal-Vin mengatakan...

harus bisa memilih mana yang harus di share mana yang tidak ya mbak

-Indah- mengatakan...

hmm.. kadang susah juga yaa.. gua sendiri sebisa mungkin berusaha menyimpan 'sesuatu' itu hanya untuk diri gua sendiri, soalnya kadang bingung juga mau cerita ke siapa..

mau ke nyokap, nanti dia yang malah jadi lebih kepikiran dibanding gua ;p

mau ke teman/sahabat, ya itu.. kadang ada 'ketakutan' kalau nanti sampai ke telinga orang lain juga :)) ditambah lagii.. sakiitt boo, kalau udah cerita sesuatu yang personal tapi ya kok tanggapan mereka tuh kaya ngga peduli, haha :p *apes*

emang sih udah sering dengar kalau curhat terbaik itu adalah ke Tuhan, karena Dia yang paling tau, mengerti dan peduli, bahkan sebelum kita berkata2 sekalipun, Dia udah terlebih dulu tauu :)

tapi yahh.. sometimes, berasa pengen dapat respon langsung dari orang yang kita ajak 'bicara' :))

*upss.. ini komen kok panjang amat ya, hahahaha ;p*

Eka Soepadmo mengatakan...

jangan bilang siapa-siapa, terus begitu dengan teman secara berurutan kan lama-lama jadi tersebar