Postingan

ADIK PELIT

Anita marah-marah sama kakaknya, Dito karena Dito menolak membelikan es krim coklat kegemarannya. Anita : “Dasar kak Dito pelit !” Dito (tak mau kalah) : “Kamu juga adik pelit.” Anita : ”Mana buktinya aku pelit? Kalo abis gajian aja, aku sering traktir kakak.” Dito : “Gimana gak pelit, coba? Pake baju kekecilan mulu. Udel sampai keliatan gitu. Pake rok juga pendek banget. Mbok ya, kalo beli baju jangan yang ukuran anak kecil. Biarpun harganya lebih murah tapi gak cocok dengan ukuran tubuhmu.” Anita (garuk-garuk kepala) : #$%^*

AKHIRNYA BISA BERKATA JUJUR

Berkata jujur itu sulit karena kejujuran seringkali menimbulkan sakit hati di pihak lain. Padahal, ketika kita berdusta lalu ketahuan, orang yang kita dustai juga akan sakit hati. Jadi, mau pilih yang mana? Jujur atau berdusta? Hmm…sama-sama sulit. Secara saya baru saja mengalaminya. Kira-kira 2 minggu lalu, mesin ketik manual saya rusak. Padahal mesin ketik itu diperlukan untuk mengetik cover akta di kantor saya. Ada sih mesin ketik manual yang lain tapi tipe kecil. Sedangkan cover akta itu kan tebal dan kalau mau diketik harus dibentangkan sehingga butuh mesin ketik manual ukuran 18 inch. Mesin ketik manual yang rusak itu pun dibawa ke tempat servis. Lebih tepatnya, dijemput oleh kurir sebuah toko yang menjual mesin ketik plus menerima servis mesin ketik manual, untuk diperbaiki. Selama mesin ketik itu diservis, tentu saja… saya mesti punya mesin ketik manual cadangan dengan ukuran 18 inch. Saya pun mulai bertanya ke sana kemari, khususnya toko-toko yang menjual peralatan kantor. Tet...

TERLAMBAT SEJAM

Ali, Amir dan Adi berada di sebuah puncak tebing dan bertaruh siapa yang dapat melemparkan jam tangannya ke bawah tanpa pecah. Ali melempar jam tangannya dan jamnya hancur. Ketika Amir melemparkan jamnya, jam itu juga hancur. Sekarang giliran Adi. Dia melempar jam tangannya dan dengan tenang turun ke bawah untuk menangkap jam tangannya. Ali dan Amir heran melihatnya dan bertanya : “Bagaimana bisa kamu melakukannya?” “Mudah kok, “ Jawab Adi. “Jam tanganku kan terlambat sejam.”

HATI-HATI DENGAN FOTO NARSIS KAMU!

Gambar
Sobat blogger, berhati-hatilah kalau kamu posting foto narsis kamu di dunia maya. Entah itu di fb, twitter, blog dan lain-lain. Why? Karena ternyata tanpa disadari, Thumbnail Foto tersebut masih bisa memperlihatkan gambar utuh, walaupun foto yang ditayangkan adalah foto yang sudah dipotong. Wedeewww..!! Kalau fotonya pakai baju dan celana sih ndak apa-apa. Lha, kalo fotonya bugil gitu atau setengah bugil. gimana coba? Apa nggak jadi kasus? Mendadak kamu jadi model gitu nyaingin jeng Miyabi. Hiii..syereeeem!! Apa kata dunia? Apa kata ortumu? Apa kata pacarmu? Apa kata suamimu? Nah, itu baru sebagian kecil contoh dari bahaya METADATA. Metadata? Makanan apa tuh? Sejenis mie ramen, mie ayam atau soto mie? Mungkin kamu bertanya-tanya. CONTOH KASUS : FOTO YANG DI POSTING DI BLOG Ternyata oh ..ternyata thumbnail foto tersebut memperlihatkan foto yang sebenarnya tidak ingin dia perlihatkan. Duuh..ngerii!! Note : gambar diambil dari blog LOVEPASSWORD Well, sebagai orang gaptek, saya ma...

TETAPLAH TINGGAL DI DALAM DIA

Arthur Ashe adalah seorang petenis dari Amerika. Ia mulai bermain tenis sejak berusia 6 tahun. Pada bulan September tahun 1968, ia menjadi juara di US Open Tennis Championship dan pada bulan Juli 1975 memenangkan gelar tunggal di Wimbledon. Ashe adalah keturunan Afrika – Amerika pertama yang sering memenangkan turnamen kelas dunia. Pada tahun 1979 Ashe terkena serangan jantung yang mengakibatkan ia harus menjalani operasi bypass. Kemudian tahun 1983 ia menjalani operasi otak dan setelah dua kali dioperasi, ia dinyatakan terinfeksi HIV melalui transfusi darah yang diterimanya. Namun ia tidak menyerah pada penyakitnya. Tahun 1992 ia mendirikan Yayasan AIDS. Yayasan ini menyediakan perawatan bagi penderita AIDS dan mempromosikan riset mengenai AIDS di seluruh dunia. Ashe mengumpulkan para petenis profesional untuk menggalang dana dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya AIDS. Sebelum ia meninggal, seorang fansnya menulis surat yang bunyinya kurang lebih seperti ini : “Mengapa Tuh...

SILSILAH TRAGIS KELUARGA 'TJUAN'

Alkisah pada zaman dulu di Cina, ada seorang kaya raya, yang hartanya takkan habis 10 turunan! Tapi karena 'salah itung', pada turunan ke 6, ludes sudah harta tersebut. Inilah 'silsilah' tragis keluarga "Tjuan". Tjuan Tje Tiau (artinya untung 1 juta) punya anak Tjuan Tje Ban (artinya untung sepuluh ribu) Tje Ban (Sepuluh ribu) punya anak Tjuan Tje Tjeng (artinya untung seribu) Tje Tjeng (Seribu) punya anak Tjuan Tje Pek (artinya untung seratus) Tje Pek (Seratus) punya anak perempuan bernama, Tjuan Tje Tun (Untung sepuluh) Tje Tun (Sepuluh) menikah dgn marga Bo (Disinilah 'awal' dari kepailitannya!) Anaknya bernama: BO TJUAN LIAW (artinya nggak ada untung).

SAAT BERJALAN MENUJU USIA TUA

Seorang wanita tua berjalan terbungkuk-bungkuk dengan tongkatnya. Ia berusaha melangkah dari trotoar untuk masuk ke sebuah mobil. Di dalam mobil itu tampak seorang gadis belia yang kemungkinan besar adalah puterinya. Tetapi, ternyata pengemudi itu sama sekali tidak keluar untuk membantu ibunya masuk ke dalam mobil. Melihat keadaan itu, Aries - yang sedang mengantarkan ayah kekasihnya ke dokter - merasa terdorong untuk menolong wanita itu. Dia menghampiri wanita tua itu dan berkata : “Ada yang bisa saya bantu, ibu?” Wanita tua itu menoleh dan menatap Aries dengan terkejut. “Mari ibu..saya bantu…,” Kata Aries lagi sambil menuntun wanita tua itu. Sementara ia menggandeng tangan wanita itu, hati Aries menangis sedih. Ia heran melihat sikap si pengemudi mobil yang tampak cuek. “Apakah kamu yakin mau menolong saya?” Tiba-tiba wanita tua itu berkata. “Tentu saja, ibu. Ayo, langkahkan kaki ibu..saya jamin ibu tidak akan terjatuh karena saya akan menopang tubuh ibu.” Ujar Aries sambil tersenyum...