NOT A PERFECT WEDDING
Penerbit : Elex Media
Penulis : Asri Tahir
Raina Winatama
Di hari pernikahanku, aku kehilangan
mempelaiku. Bukan karena dia melarikan diri.
Tapi dia pergi untuk selamanya.
Prakarsa Dwi Rahardi
Di hari pernikahanku, aku kehilangan mempelaiku.
Bukan karena dia melarikan diri. Tapi aku harus pergi untuk selamanya.
Pramudya Eka Rahardi
Di hari pernikahan adikku, aku harus menjadi mempelai laki-laki. Menjalankan
sebuah pernikahan yang harusnya dilakukan oleh adikku, Prakarsa Dwi Rahardi.
Pas baca sinopsis nya di cover belakang sudah merasakan kejanggalan. Tapi tetep aja beli novel ini karena penasaran juga. Banyak yang bilang bagus. Iya sih, lumayan bagus tapi rada ga make sense. Apa iya gitu, ada orang yang bentar lagi mau nikah terus karena sang calon suami meninggal dunia, si calon mempelai wanita dinikahkan dengan calon kakak iparnya. Tanpa dia menyadari kalau orang yang akan mengucapkan janji nikah adalah pria yang seharusnya jadi kakak iparnya. Cuma karena amanat dari sang calon suami sebelum dia meninggal dunia?
Kok bisa gitu ya, ortu dari masing-masing pihak setuju aja. Bukankah pernikahan itu sesuatu yang sakral? Gak mungkin digonta ganti para pihaknya begitu saja. Okelah, untuk memenuhi keinginan si almarhum a.k.a calon mempelai pria. Tapi....kan tetep aja aneh. Untungnya, orang yang mengganti posisi calon mempelai pria adalah orang yang baik dan ...akhirnya mencintai isterinya dengan tulus. Dengan kata lain, happy ending gitu lho. Jadi, sedikit menghiburlah....
Ya..ya..namanya juga novel. Suka-suka yang nulis dong. Kok, saya protes. He he he...
Ya...ya..(lagi)....novel itu diciptakan dari khayalan dan mungkin juga sebagian kenyataan. Jadi, dilarang protes dan dilarang menggunakan logika.
Tapi terlepas dari tidak make sense nya kisah dalam novel ini, gaya penulisannya patut diacungi jempol. Rasa duka Raina ketika mengetahui calon suaminya sudah meninggal, lumayan bikin hati ikut menangis. Juga rasa sebelnya, marahnya karena merasa 'ditipu' oleh ortunya yang nggak ngasih tahu kalo calon mempelai prianya diganti. Kalo jadi Raina, aku juga pasti mencak-mencak. Hi hi hi...
Well, meski ada kelemahannya, novel ini lumayanlah buat mengisi waktu luang.

Komentar
salam kenal :)