OMEN, TAK SESERAM JUDULNYA
Kalo kamu suka baca novel teenlit, coba deh baca novel yang satu ini. Judulnya OMEN. Serem kan? Tapi ternyata ceritanya nggak seseram judulnya. Yang ada, banyak adegan dan kalimat lucu dalam novel ini. Ceritanya tentang seorang ABG bernama Erika yang punya sodara kembar bernama Eliza. Mereka berdua bagai bumi dengan langit. Erika tomboi berat, hobi berantem, cuek, biang onar di sekolah dan dijuluki Omen oleh keluarganya. Sementara Eliza begitu feminim, cantik dan termasuk cewek populer di sekolah. Mereka juga saling tak menyukai.

Suatu hari, sekolah mereka mengadakan acara dan menampilkan seorang ilusionis. Erika pun menjadi salah satu penonton yang dipanggil untuk dihipnotis. Anehnya, Erika dihipnotis untuk membayangkan seseorang yang sangat dibenci atau dicintai. Dan, Erika membayangkan Eliza. Dalam bayangannya itu, dia membunuh Eliza dengan brutal.
Nggak lama setelah kejadian itu, Eliza mengalami penganiayaan sehingga harus masuk RS. Bukti-bukti mengarah kepada Erika sebagai pelakunya. Apalagi Erika dan Eliza nggak pernah akur. Tentu saja, Erika menolak dijadikan tertuduh. Dengan bantuan tukang ojek langganannya, Erika pun kabur dan berusaha mencari siapa penganiaya Eliza sesungguhnya.
Mengingat musuh Erika begitu banyak, saya berpikir pastilah salah seorang murid di sekolah Erika yang mau balas dendam kepada Erika. Ternyata bukan lho. Ternyata oh, ternyata Eliza lah dalang dari semuanya. Dia pura-pura dianiya. Padahal tubuh yang terluka itu adalah tubuh seorang teman mereka yang diculik dan dioperasi sehingga mirip dengan Eliza.
Well, ending yang nggak bisa ditebak banget ya. Makanya, saya makin salut sama penulisnya. So, sebelum stok buku ini kehabisan di toko buku, ayo buruan beli. Dijamin kagak nyesel deh.

Komentar