SEDERHANA ITU INDAH TAPI SUSAH

Di dunia yang kian modern dan dibanjiri dengan aneka barang yang keren dan berteknologi canggih ini rasanya makin susah ya menemukan orang yang mau hidup sederhana. Sederhana dalam arti tidak mudah tergiur untuk membeli barang-barang bermerek, tidak mudah terpengaruh untuk membeli handphone model terkini, tidak tergoda buat makan di tempat yang mahal dan waaah, tidak tergoda memiliki rumah mewah dengan perabotan yang serba mentereng, dan seribu satu tidak lagi lainnya yang bikin kantong kering. Tapi ketika beberapa hari lalu saya melihat acara Wawancara Pak Jokowi dan keluarga yang diadakan oleh salah satu televisi swasta, saya - akhirnya - menemukan juga sosok sederhana yang semakin langka. Kesederhanaan yang bikin kagum.

Yah, gimana nggak kagum coba? Ketika ditanya suka makanan apa, pak Jokowi menjawab apa saja yang ada dimakan. Gak ada menu tertentu yang jadi favoritnya. Paling juga minum jamu. Ketika ditanya pakaian beli dimana ? Jahit dimana? Jahitnya di tukang jahit langganan di Solo. Dan harganya murah meriah. Bahkan, beliau mengaku tidak suka yang mahal. Yang biasa-biasa saja. Kalo kata lagu dangdut, yang sedang-sedang saja. 

Penampilan isterinya pun begitu sederhana. Tidak ada rambut bergaya sasak ala ibu-ibu pejabat. Tidak ada perhiasan emas merajalela di sekujur badan. Begitu juga penampilan puterinya. Sungguh sosok keluarga yang patut menjadi teladan bagi bangsa kita yang sudah terlalu banyak dicekoki dengan segala hal yang berbau konsumtif. 

Wawancara singkat yang sangat berkesan di hati saya itu pun, membuat saya berpikir ulang tentang keinginan-keinginan saya akan barang-barang keren yang selama ini saya inginkan tapi berhubung uangnya terbatas, terpaksa hanya jadi impian belaka. Saya seperti ditegur. Tuuh, pak Jokowi yang pengusaha sukses dan calon Presiden aja begitu sederhana. Kenapa kamu yang cuma rakyat biasa kok tidak bisa hidup sederhana seperti beliau?  Padahal, kalau pak Jokowi mau, kan beliau lebih dari mampu buat hidup mewah. Masa, kamu nggak bisa ? 

Begitu kata hati kecil saya. Bikin saya cengengesan malu. Duuh, baiklah! Saya pun mulai meniadakan hasrat membeli barang-barang keren yang selama ini saya incar. Bye bye sweater keren bermerek terkenal yang pernah saya lirik di sebuah mal. Bye bye gadget terkini yang saya naksir tapi harganya aujubilah mahalnya. Bye bye sepatu nyaman tapi harganya ehem ehem yang pernah saya pegang-pegang dengan mupeng. 

Dan, setelah saya renungkan lagi. Ternyata memang nggak perlu-perlu amat tuh sweater keren. Soalnya, saya masih punya dua sweater yang kondisinya masih oke.  Smartphone yang saya beli dua tahun lalu juga masih layak pakai. Sepatu saya juga masih ada tiga pasang dengan kondisi oke.  So, semua barang-barang impian itu beneran nggak saya butuhkan sebenarnya. Aisssh! Malu saya kuadrat 10 deh! 

Tapi setelah keinginan membeli barang-barang itu sirna, saya merasakan hati ini jauh lebih tenteram. Saya nggak sibuk lagi menghitung budget yang tak kunjung terkumpul buat membeli semua itu. Well, sederhana itu indah ternyata. Walaupun susah tapi kalau mau berjuang merengkuhnya pasti bisa kok.



Komentar

ceritatugu mengatakan…
banyak godaan jika ingin hidup sederhana tapi hidup mewah aja belum pernah hehee
Armae mengatakan…
Wahaha.. sepertinya saya juga nonton acara di tv ituuu. Walopun kadang agak geregetan, semua pertanyaan kok dijawab "biasa aja..", pengennya ada yg spesial gitu, jadi bisa mengarah spesifik ke sosok yang sedang dibicarakan saat itu.
ketty husnia mengatakan…
pemimpin memang diperlukan di hati rakyatnya ya mba..dengan begitu dia akan memberi panutan :)
termasuk untuk hal sepele..
HB Seven mengatakan…
hihihihi.. berat memang mbak..apalagi kalau kita merasa mampu untuk membelinya....doooh.. berat betul..untuk tidak membeli.... tergoda dan tergoda..hihihih
Anonim mengatakan…
menarik, ceritannya .. hidup sederhana iya tdk semudah kita mengucapkannya.... inget pesen orang tuaku hidu itu jangan nyeleneh, nggak usah neko-neko.. seadanya saja dan bersyukur .. hmmm bahan renungan yang bagus .. trim sharingnya salam :))
Aul Howler's Blog mengatakan…
Bahagia itu juga sederhana..
ketty husnia mengatakan…
Mba bersediakah menerima Liebster Award dari saya sebagai tanda persahabatan? terima kasih sebelumnya..:)

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR