SAAT HIDUP TERLALU MENYEDIHKAN
Seorang pria mengalami
depresi yang luar biasa. Ia merasa hidup
ini tidak adil baginya. Sejak kecil ia diabaikan teman-temannya. Ia tak mampu
bersaing dengan mereka. Ketika akhirnya ia menikahi seorang wanita yang sangat
mengasihinya, wanita itu harus menderita penyakit kanker dan mendekam di rumah
sakit untuk waktu yang lama.
Melihat kondisi ibunya, puterinya bertanya : “Papa, kenapa sih
mama nggak kayak ibu lainnya? Kapan mama bisa sembuh dan keluar dari rumah
sakit?”
Hati pria itu sedih bukan main tetapi ia tak mampu berbuat
apa-apa. Menjelang Natal, sang isteri akhirnya meninggal dunia. Puterinya
sangat berduka, pria itu mencoba menghiburnya. Hatinya juga perih luar biasa.
Sudah kehilangan isteri, uang pun tak sda di dompetnya.
Di tengah kesedihannya, ia teringat untuk memberikan kado natal
untuk puterinya. Maka ia berencana membuatkan buku cerita bagi puterinya
sebagai kado natal. Karena ia sangat mengenal sifat binatang, buku cerita
itupun berbentuk dongeng. Judulnya Rudolph Rusa Berhidung Merah.
Buku cerita itu lalu dibeli hak cetaknya oleh seorang General
Manager dari Montgomery Ward. Buku itu dicetak dan didistribusikan kepada
anak-anak yang mengunjungi Santa Claus di tokonya. Pada tahun 1946 Ward mencetak buku lebih dari
enam juta copy. Dan, pada tahun yang sama sebuah penerbit besar ingin membeli
hak dari Ward untuk mencetak versi terbaru dari buku itu. Namun, Ward
mengembalikan hak cetak itu kepada Robert L. May, sang penulis buku itu.
Buku tersebut akhirnya menjadi best seller. Robert pun hidup bahagia bersama puterinya
dan berlimpah harta benda.
Apa yang dialami Robert, mungkin saja bisa dialami kita.
Kuncinya adalah : Percaya dan bertekun dalam doa, maka kita akan lihat jalan
keluarnya yang tak pernah kita duga sebelumnya.
Komentar
tetap semangat
selama kita percaya dan terus berdoa, semua akan mampu kita jalani :)