KISAH PAK RT : BELUM ADA KANDIDATNYA
Akhir-akhir ini banyak sekali lalat yang hobi menyerbu ke dalam rumah terutama ketika para warga sedang memasak. Apalagi kalau menggoreng ikan atau ayam. Ada apa gerangan? Ternyata setelah diperhatikan, lingkungan di kompleks perumahan tempat mereka tinggal semakin tidak terawat. Rumput di taman dibiarkan memanjang. Sampah yang berserakan di sekitar taman juga tidak dibuang. Bahkan, di ujung kompleks ada gunungan sampah. Lha, iuran keamanan dan kebersihan yang naik setiap tahun itu untuk apa? Kenapa tidak digunakan untuk menggaji para pemotong rumput ? Kenapa tukang sampah tidak dikerahkan untuk membersihkannya? Atau, adakan acara kerja bakti membersihkan lingkungan kompleks saja.
Aish! Makin lama makin nggak becus nih pak RT. Tahunya duit saja. Kesejahteraan para hansip dan tukang sampah juga sepertinya diabaikan. Banyak hansip mulai tidak suka kepada pak RT. Sudah saatnya pak RT diganti nih, tapi sampai saat ini tak seorang pun warga bersedia menjadi pak RT. Lha, kalau nggak ada yang bersedia, berarti pak RT yang lama ini akan terus menjabat. Mau sampai kapan? Apakah mau selamanya diperlakukan semena-mena?
Jadi, salah siapa? Yah, salah warga juga. Kenapa tak seorangpun bersedia dicalonkan jadi pak RT? Kalau saja ada satu warga yang bersedia, pasti pak RT lama akan digantikan. Akh, susah juga kalo begini.
Anehnya, pak RT lama yang diktator dan sok berkuasa itu kok ya, juga nggak mau mundur gitu? Bertahun-tahun menjabat tapi nggak ada niat mundur. Kalau sudah 'duduk' memang susah berdiri ya....He he he...
Komentar
Membesarkan dan Mengagungkan Yang Maha Esa nan Maha Suci,
Bersihkan Hati Kembali Fitri di Hari Kemenangan,
Terkadang Mata Salah Melihat dan Mulut Salah Berucap,
Hati kadang salah menduga serta Sikap Khilaf dalam Berprilaku,
Bila Ada Salah Kata, Khilaf Perbuatan dan Sikap,
Bila Ada Salah Baca dan Salah Komentar,
Mohon Dimaafkan Lahir dan Batin,
Selamat Merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1434 H