KASIR PIKUN, SUPERVISOR TANGGAP

Beberapa waktu lalu ada diskon 30 persen untuk buku-buku (novel dan masakan) terbitan Gramedia di seluruh TB Gramedia dengan ketentuan : bayarnya pake kartu kredit BCA atau flazz. Tentu saja, sebagai penggila buku saya segera hunting buku ke TB Gramed terdekat. Tapi karena sibuk dengan pekerjaan rutin, saya pun baru sempat ke TB Gramed terdekat pada hari Minggu yang merupakan hari terakhir diskon. Sebelum memborong buku-buku incaran, saya sudah bertanya kepada salah seorang staff Gramed, apakah masih diskon 30 persen. 

"Masih dan hari ini terakhir, bu. " Jawab si mas berseragam.

Lalu, saat membayar saya juga bertanya lagi kepada kasir yang melayani. Apakah diskon 30 persen? Kasir mengangguk mengiyakan. Bahkan, saya dapat hadiah CD Vidi Aldiano sebanyak 4 buah. Rupanya setiap pembelian 3 buah novel Amore akan mendapat gratis 1 CD Vidi. Karena saya memborong novel-novel genre Amore cukup banyak, saya pun dapat CD 4 buah. 

Setelah membayar dengan kartu kredit BCA, saya  segera keluar dari TB Gramed. Mampir sebentar ke supermarket di lantai bawah, lalu go home. Hati saya bernyanyi riang. Kapan lagi dapat novel bagus dengan harga diskon. Jarang-jarang lho Gramed kasih diskon 30 persen. Biasanya paling 10 persen sampai 20 persen. Tapi, sewaktu ngecek ulang buku-buku yang saya beli plus harga yang tertera di struk, saya tercengang. Lho..lho...kok, diskonnya cuma 10 persen??? Astaga! Saya memang nggak perhatiin struknya. Dan, karena pengen cepet-cepet pulang, saya nggak menghitung lagi waktu masih di Gramed. Saya percaya saja dengan jumlah yang disebutkan sang kasir.Apalagi, sebelumnya saya sudah bertanya kepada sang kasir, mengenai jumlah diskonnya. 

Lalu,kenapa di struknya hanya diskon 10 persen? Saya coba cek iklannya di internet. Beneeeer! 30 persen. Duh, apakah saya yang salah lihat ya? Jangan-jangan hanya novel tertentu. Atau, yang diskon 30 persen cuma untuk buku masakan? Entahlah! 

Tapi, saya bertekad untuk menanyakan lagi kalo ke Gramed. Saya penasaran aja. Kalo emang hanya novel tertentu yang diskon atau hanya buku masakan saja, ya sudahlah....Toh, saya nggak dirugikan. Malah saya masih dapat diskon walau cuma 10 persen.

Hari Selasanya, saya pergi ke Gramed tersebut dengan seorang teman. Saya tanyakan kepada customer servicenya. Sang CS pun melapor ke supervisornya. Saat sedang menunggu supervisornya, seorang kasir perempuan menghampiri sang CS. Eh, ini kan kasir yang melayani saya waktu hari Minggu. Saya hafal wajah dan suaranya yang serak-serak basah itu. Soalnya, saya beli  novel banyak banget jadi sempat lama perhatiin si mbak kasir yang sibuk menghitung harga novel yang saya beli. Mana, waktu itu antrean pembeli yang mau bayar cukup banyak. Mungkin karena sedang ramai itulah makanya sang kasir nggak sadar dengan pertanyaan saya mengenai besarnya diskon. Dia main manggut-manggut aja.

Saya pun langsung menghampiri si mbak kasir.

"Mbak, mbak...mau tanya nih. Waktu hari Minggu kan saya beli buku di sini, kok diskonnya cuma 10 persen ya? Padahal setahu saya, hari Minggu itu diskonnya masih 30 persen. " Ujar saya sambil menunjukkan struk pembelian.

"Ya, maaf bu. Saya lupa..." Jawab si  mbak kasir.

"Terus, gimana dong, mbak? Kan saya belinya Minggu. Mestinya masih berlaku 30 persen toh. Apakah kesalahan ini masih bisa diperbaiki?"

"Gak bisa, bu. Kan hari ini udah ga ada diskon."

"Iya, kalo hari ini saya tahu, mbak. Maksud saya, pembeliannya kan terjadi hari Minggu. Sementara mbak lupa memberi diskon 30 persen."

"Iya, mbak! Nih, lihat! Tanggalnya kan tanggal hari Minggu. Mestinya masih diskon 30 persen dong." Teman saya malah mulai emosi. Dia menunjuk-nunjuk struk pembelian. Si mbak kasir terdiam. Untunglah, saat itu juga sang supervisor menghampiri kami.

"Ada apa ya, bu?" tanya sang supervisor.

"Ini, pak. Saya beli buku hari Minggu saat masih ada diskon 30 persen tapi kok...pas bayar kenanya cuma 10 persen ya?"

"Oh, gitu. Mana saya lihat struknya."

Saya memberikan struknya kepada sang supervisor.

"Hmm...nanti kami hitung ulang ya, bu. Ibu tunggu sebentar ya. Setelah dihitung ulang, nanti kami kembalikan kelebihan pembayaran bukunya. "

Setelah menunggu kurang lebih 15 menit, uang kelebihan pembayaran buku dikembalikan dan saya diberikan struk baru dengan jumlah diskon yang sebenarnya.

"Maaf ya, bu....atas kesalahan kami. " Ujar sang supervisor.

"Iya bu, maaf ya..." si Mbak kasir ikut minta maaf.

Saya tersenyum. "Iya, sebenarnya sih kalo jumlah pembeliannya nggak banyak nggak masalah, tapi saya belinya banyak lho. Dan, sudah langganan pula di Gramed sini." Ujar saya.

Well, saya suka dengan pelayanan sang supervisor yang sigap dan tanggap menangani keluhan customer. Nggak percuma, saya jadi pelanggan di Gramed tersebut. Dan, sebenarnya kalo jumlahnya kecil saya juga nggak mau pusing. Cuma karena saya beneran ngeborong banyak novel, jadi terasa besar selisihnya.

Salut deh buat Gramedia! Salut buat servisnya kepada customer. Salut buat diskon bukunya yang asoy geboy! Boleh sering-sering kasih diskon hehhehe...





Komentar

Lembar kehidupan wieka mengatakan…
ini kunjungan perdana saya,
semoga bisa menjalin silaturahmi,
selamat idul fitri 1434 H,
salam hangat dari Banjarbaru – Kalimantan Selatan
-Indah- mengatakan…
jempol buat gramedia karena udah menanggapi dengan baik ^o^

selamat membaca buku2 borongannyaa :))
Unknown mengatakan…
wah kalau saya tahu ada promo itu pasti berkunjung ke gramed..
Yanuar Catur mengatakan…
Sudah tugas supervisor mungkin mbak seperti itu, sabar melayani pelanggan. Kalau saya yang jadi supervisor, saya bisa seperti itu gk yah? hehehe
reni mengatakan…
Mbak... maaf lahir batin yaaa...
Arif Chasan mengatakan…
kasirnya pasti kena tegur itu di belakang.. :D
Vidy mengatakan…
Hehehehe.... yang baru habis borong noveeelll.. ^__^
Lidya Fitrian mengatakan…
supervisornya benar2 membantu ya mbak. Kasirnya harus dididi lagi nih jangan sampai lupa
zasachi mengatakan…
Ngomong2, siapa nama mas supervisornya mbak? #eehh...

Tapi beneran ya, kalo ada masalah dan ditanggapi serius plus solusi siapa juga pasti makin seneng belanja di gramedia :)
Neng Zury mengatakan…
Tu kasir bakal di marahin nggak ya...
he he he

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR