IBU BOSS PELIT DAN KUE KERING
Ibu boss yang gendut, berpipi tembam dengan dua lesung pipit kiri dan kanan baru saja pulang dari kantor kliennya. Tangannya menenteng kantong besar berisi kue kering yang yummy. Ada dua kotak kue kering pemberian klien. Di samping ibu boss, ada seorang notaris muda yang dulu pernah magang di kantornya dan sekarang menjadi rekan kerjasama ibu boss. Notaris muda itu juga menenteng sebuah kantong yang ukurannya lebih kecil. Kantong itu berisi sekotak kue kering pemberian klien yang sama.
Ibu boss melenggang masuk kantor, langsung ke pantry. Menyimpan kue kering kegemarannya di lemari. Sementara sang notaris muda membuka kotak kue keringnya. Mengedarkannya kepada dua orang staff di kantor ibu boss. "Silakan dicicipi. Saya dapat dari klien nih."
Staff 1 : "Akh, buat mbak saja. Kan ini untuk mbak."
Staff 2 : "Iya, mbak..Masa kue dari klien untuk mbak dikasih ke kita."
Notaris muda : "Gak papa. Ini dimakan rame-rame saja. Ayo....cobain deh. Keliatannya enak nih."
Staff 1 dan staff 2 pun mencomot kue kering itu. Nyam..kriuk kriuk..emang enak banget nih kue kering rasa keju. Harganya pasti mahal deh. Dari kotaknya saja sudah terlihat kalau ini kue mahal.
Tak lama, ibu boss keluar dari pantry. Dia menatap kotak kue kering yang terbuka dan terletak di atas meja staff 1.
"Lho, kamu dapat kue kering ini juga"" Tanya ibu boss pada notaris muda.
"Iya, bu. Saya bagikan ke anak-anak juga. Biar ikut merasakannya."
"Ooh....,' Ibu boss manggut-manggut. Dalam hati dia merasa heran. Royal amat nih notaris muda. Kue seenak itu kok malah dibagikan ke para staff. Padahal dia cuma dapat 1 kotak.....sementara saya dapat 2 kotak...akh, peduli amat! Saya doyan kue itu kok. Masa dikasih ke staff. Enak aje.
Komentar
Dasar gendut!!!