BACAAN BULAN INI
Penulis : Adeliany Azfar
Penerbit : Bukune

Penerbit : GPU
Penulis : Kim Mi RI
Pertama kali lihat buku ini, saya naksir sama covernya. Sweet amat kayak permen gitu. Terus, iseng aja saya beli. Eh, pas baca kisahnya...gak bikin nyesel lho. Meskipun ceritanya soal cinta-cintaan segitiga gitu, tapi karena setiap bab dan setiap perasaan plus karakter para tokohnya dilukiskan dengan warna, novel ini jadi unik dan menarik. Kalimatnya juga puitis, manis dan cocok banget buat yang lagi merasakan indahnya cinta plus pahitnya cinta ditolak. 'yang terakhir nggak enak amat ya'. He he he..
Nama para tokohnya juga antik. Ada Wengi, ada Toska dan Aska......
So, buat yang pengen baca novel romantis yang gak pasaran, kayaknya novel ini cocok banget deh.

Penerbit : GPU
Penulis : Kim Mi RI
Sudah sering lihat novel ini di Gramed tapi covernya gak menarik. Seperti cover DVD aja. Jadi sering saya lewatin aja. Tak lama, pas lagi hunting buku lagi, saya iseng baca sinopsisnya. Eh, kayaknya menarik juga. Saya beli aja deh.
Dan ceritanya ternyata lumayan menarik. Tentang seorang pria yang memiliki gen srigala karena merupakan objek percobaan seorang profesor. Namun sayang, si profesor meninggal dunia sebelum percobaannya tuntas. Tinggalah sang werewolf boy hidup terkatung-katung harus mencari makan sendiri. Sampai suatu hari rumah tempat tinggal sang profesor dihuni oleh pemilik baru. Seorang janda dan dua anak perempuannya.
Pertemuan sang werewolf boy dengan penghuni baru di rumah sang profesor telah merubah kehidupannya. Dia dimandikan, diberi makan, diijinkan tinggal di rumah itu dan diberi nama Cheol Soo. Cheol Soo yang pada dasarnya berhati lembut ini pun bersahabat dengan Sooni, puteri sulung sang janda.
Namun, seorang pemuda brengsek bernama Ji Tae tidak suka akan kehadiran Cheol Soo. Apalagi, Cheol Soo beberapa kali melindungi Sooni dari tindakan kejam Ji Tae. Dengan berbagai upaya, Ji Tae berusaha membuat Cheol Soo ditangkap bahkan dia ingin Cheol Soo dibunuh saja.
Upaya Ji Tae nyaris membuahkan hasil ketika ia berusaha keras untuk membuktikan kepada orang-orang bahwa Cheol Soo berbahaya dan harus disingkirkan segera. Namun, Sooni terus membela Cheol Soo sehingga Cheol Soo berhasil kabur dari orang-orang yang ingin menangkapnya. Sementara Sooni dan keluarganya tak mau lagi tinggal di rumah itu karena mereka sangat sedih kehilangan Cheol Soo yang kabur entah kemana.
Berpuluh tahun kemudian, Sooni yang sudah menjadi seorang nenek kembali ke rumah lamanya itu dan menemukan Cheol Soo yang masih setia menunggunya. Disini ada keajaiban karena wajah Cheol Soo tidak berubah sedikitpun. Dia tetap muda dan tampan. Kekuatan dan kemudaannya bagai mengimbangi kesetiaannya kepada Sooni.
Sungguh, novel ini bikin saya terharu dan menitikkan air mata karena salut sama kesetiaan Cheol Soo.

Komentar
Kalo A Werewolf Boy baru nonton filmnya aja. Ceritanyaaa buat sayaa terharuuu. Sediiiih. Hehhee