KEJUTAN DARI INDAH
Siang yang panas (kayaknya tulisanku sering banget ngomongin udara yang panas ya? hiks....), ada sebuah kartu cantik dikirimkan ke rumah saya. Papa yang menerima. Papa nanya : "Ini apaan ya?"
Saya pikir itu brosur atau apa yang dilempar orang ke halaman rumah. Tapi papa malah bilang, "Ini buat kamu. Tuh, ada namanya."
Saya langsung ambil kartu itu dan merhatiin tulisannya. Alamaak! Dari jeng Indah rupanya. Salah satu blogger yang aktif ngurusin Kampung Fiksi. Tulisannya bikin saya terharu biru termehek-mehek tersedu-sedu. Oke, stop lebaynya, fan! Hehehe....
Ya gimana nggak terhura biru bin termehek coba, secara jeng Indah nulis gini di kartunya :
Kebaca gak? Kalo gak kebaca ya salah sendiri kenapa nggak ambil kaca pembesar buat ngeker. Hehehe..Intinya, jeng Indah merasa beberapa tulisan saya di blog ini menjadi semacam reminder dan inspirasi dalam hidupnya and hubungannya dengan Tuhan. Wow! Saya sampe melongo takjub. Benarkah demikian adanya, jeng? Perasaan, tulisanku biasa-biasa saja lho. Tapi, well...saat membaca kartumu itu, saya jadi teringat betapa duluuuuu di awal-awal ngeblog, saya pengen banget kalau tulisan-tulisan di blog ini bisa memberi penghiburan dan pencerahan kepada para pembacanya. Yang bete jadi mesem, yang sedih jadi tertawa, yang lagi ada masalah jadi merasa masalahnya lebih ringan, yang sakit gigi jadi sembuh (gak ding, ke dokter atuh....), yang mau cerai jadi mesra lagi, yang jomblo jadi tetap semangat (mencari belahan jiwanya...ups!) hidup, yang bandel jadi insaf, dll, etc, dst. Tambahin aja ndiri yeeee...
Dan, harapan itu sempat saya lupakan. Saya pikir, emang siapa gue. Sehebat apa sih tulisan gue. Mana mungkinlah memberi inspirasi. Tapi, saya tetap saja menulis. Sebodoh teuing..mau menginspirasi apa enggak. Pokoknya, saya tulis saja deh apa yang jadi unek-unek, pemikiran dan opini saya. Dan, ternyata...semua itu nggak sia-sia. Akh, betapa senang hati ini saat tahu ada orang yang begitu menghargai tulisan saya. Sampai dikirimi kartu nan unyu. Seunyu senyum saya. "sombong mode on"
Btw, makasih banyak ya jeng Indah untuk kartunya. Kapan-kapan, kirim parcel juga boleh. Diterima dengan tangan terbuka dan hati riang gembira. Ha ha ha...
Dan, buat teman-teman yang mau kenalan dengan jeng Indah. Sok atuh mampir di blognya di SINI.


Komentar
jujur, emang gak kebaca tulisannya
mau juga donk ada yg kirimin aku, kirim apa kek, aku terima...
woaaaaaa, dapet kirimnya, syenangnyaaa syenaaaang syeekalii. mau mau mauuuuuu jugaa..
tapi tulisannya ndak bisa di baca, mbak
and you know what, Fannyy.. gua bersyukur bangets elo ngga berhenti menulis dan berbagi, hahaha :D gua percaya, disadari atau tidak, 'impian' di atas itu udah tercapai, many have been blessed by your writings ;)