TIDAK ADA YANG NAMANYA TITISAN
Kebanyakan orang Indonesia
tahu tentang bintang film yang satu ini, yaitu Julia Peres. Satu tindakan Jupe,
demikian panggilan akrabnya, yang kontroversial beberapa waktu yang lalu adalah
usahanya untuk menjadi titisan Suzanna. Suzanna adalah seorang bintang film
yang bermain di dalam film-film horor. Untuk menjadi titisan Suzanna, Jupe
harus menjalankan 9 ritual yang diajukan kepadanya.
Pertama, memakan bunga
melati satu piring penuh. Kedua, mengelar ritual di pantai Parangtritis dengan
memakai baju hijau daun. Masyarakat percaya, jika menggunakan baju hijau di pantai
Parangtritis, maka orang tersebut akan
tertimpa hal buruk. Ketiga, melakukan ritual berendam di Pelabuhan Ratu. Ritual
ini di dalam bahasa jawa disebut “topo kungkum” atau “ topo rendem”. Keempat,
memegang ular. Artinya, dia harus bersahabat dengan ular. Kelima, mandi selama
tujuh hari berturut-turut pada jam 00.00 WIB. Keenam, makan makanan yang hanya
menggantung di atas pohon dan tingginya melebihi badan manusia, seperti pisang.
Air yang diminum harus air kelapa selama sembilan hari. Ketujuh, hanya makan
sayuran. Dalam istilah bahasa jawa disebut “ngrowot”. Kedelapan, tidak
melakukan hubungan seks selama menjalankan seluruh rangkaian ritual. Kesembilan,
mandi di tujuh sumber mata air yang disakralkan. Jupe dianggap berhasil
menjalani 9 ritual tersebut. Ini berarti dia layak disebut sebagai titisan
Suzanna.
Tetapi benarkah Jupe menjadi
titisan Suzanna? Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan titisan sebagai
penjelmaan atau istilah populernya adalah reinkarnasi. Itu berarti Jupe merupakan perwujudan dari Suzanna. Artinya,
Suzanna terlahir kembali sebagai Jupe. Secara logika saja ini sudah tidak
benar. Seandainya benar bahwa titisan itu ada, maka tidak mungkin itu diatur
oleh manusia yang masih hidup, apalagi terkesan dipaksakan. Harus menjalankan 9 ritual tersebut yang
tentunya itu aturan dari manusia.
Secara rohani, seratus persen
salah! Orang mati tidak bisa menghubungi orang hidup, demikian juga sebaliknya.
Orang mati mempunyai urusannya sendiri, orang hidup juga seperti itu. Orang
mati rohnya akan kembali kepada Tuhan dan ditempatkan sesuai dengan
penilaianNya. Untuk itu, apa yang dinamakan dengan titisan adalah bohong! Itu
tipu muslihat Iblis. Iblis membujuk manusia untuk memercayainya. Dengan
demikian manusia akan jauh dari kebenaran dan itu artinya mereka siap di telan
iblis.
Titisan bukanlah kebenaran, maka
kita tidak boleh mempercayainya. Suzanna ya Suzanna, Julia Peres ya Julia
Peres. Jika kemudian Julia Peres bersikap atau bahkan berwajah seperti Suzanna,
itu tipuan Iblis. Mari kita kembali kepada kebenaran firman Tuhan. Apa yang
dikatakan firman Tuhan, itulah yang kita percayai.
Komentar
lama tak berkunjung.. :p
apa kabarnya nih mbak? moga sehat selalu ya :)
Belajar Photoshop
judulnya "putri titisan" sekuelnya "putri yang ditukar"
-lol-
sapa jg yg peduli..
:P