SAAT HATIMU HANCUR
Bagaimana perasaanmu jika barang
kesukaanmu rusak? Pasti kesal, marah dan
kecewa. Suatu kali saya menjatuhkan salah satu benda kesayangan saya. Karena
jatuh, benda itupun pecah berkeping-keping, tidak bisa di pakai lagi untuk hal
apapun. Demikian juga dengan perasaan kita kita. Bagaimanakah rasanya jika hati
kita hancur berkeping-keping? Kita bisa saja mengalami suatu hal yang membuat
hati kita hancur entah karena disakiti, dihakimi, dikhianati, atau diperlakukan
dengan tidak baik. Dan yang paling melukai hati, jika orang menyakiti itu
adalah orang terdekat kita . Kita juga bisa mengalami hal seperti itu oleh
berbagai macam sebab lain, namun yang pasti kita jadi sangat hancur sehingga
kita merasa tidak berdaya dan seperti tidak bisa bermanfaat lagi. Tetapi
ingatlah dalam keadaan seperti itu kita harus memohon agar Tuhan memulihkan
kita. Karena hanya Tuhan yang bisa mengubah kita sehingga kita bisa berguna
kembali.
Dan ingat juga, kita berbeda
dengan barang yang pecah. Jika barang yang pecah tidak bisa berguna lagi, kita
masih bisa berguna lagi jika kita berserah kepada Tuhan.
Kita boleh saja menangis. Kita
juga boleh mengungkapkan segala hal yang menyesakan dada kita dengan datang
berseru kepada Tuhan seperti apa yang dilakukan oleh Nabi Daud. Tetapi
hendaklah kita jangan terlalu lama untuk larut dalam kesedihan. Alangkah
baiknya, jika setelah berkeluh kesah kepada Tuhan, kita mengingat-ingat kembali kebaikannya dan
mengucap syukur kepadaNya. Dengan begitu hati kita akan pulih. Ingat! korban
yang berkenan kepada Tuhan adalah jiwa yang hancur, dan hati yang patah.
Komentar
check diii:
http://www.inarakhmawati.com/2013/02/cihuyydapet-sunshine-award.html
i like this one.. memang kalau dipikir2 yaa, walau mungkin hal2 buruk itu datang silih berganti keluar masuk dalam hidup ini, tetap saja kebaikan Tuhan itu jauuuuh lebih besar dalam kehidupan kita ya ;)
terima kasih udah mengingatkan akan hal ini :D
*sok wiseeee.. :p