BANYAK BEKERJA, SEDIKIT BICARA
Pangeran saya merupakan seorang
yang pendiam. Jauh lebih pendiam daripada saya. Tetapi, saya bagi saya dia
tetaplah pangeran yang terbaik yang Tuhan berikan untuk saya. Bahkan, saya
merasa lebih baik memiliki pasangan yang pendiam ketimbang yang bawel.
Karena biasanya orang yang jarang
berkata-kata lebih rajin bekerja ketimbang orang yang bawel.
Bekerja dan berkata-kata memang dua hal yang kita butuhkan di dalam hidup ini.
Namun sering kali kita kurang seimbang dalam hal ini. Kita biasanya lebih
banyak berbicara atau berkata-kata daripada sibuk bekerja. Padahal kita tahu
bahwa untuk mencapai keberhasilan di dalam hidup ini kita lebih butuh banyak
bekerja dari pada berkata-kata. David J Schwartz, penulis buku “The Magic of
Thinking Big”, mengatakan bahwa dalam perusahaan, orang yang paling banyak
berkata-kata biasanya bukanlah orang paling banyak bekerja. Sebaliknya orang
yang paling banyak bekerja dan berhasil, biasanya orang yang paling sedikit
berkata-kata. Artinya untuk menjadi orang berhasil dalam segala hal, kita harus
menjadi yang lebih banyak bekerja, dan sedikit berkata-kata.
Jauh hari sebelum David J
Schwartz mengatakan pendapatnya, Salomo, seorang penulis Amsal sudah mengatakan
pendapatnya. Dalam Amsal 12:23
dikatakan : ”Dalam tiap jerih payah ada keuntungan, tetapi kata-kata belaka
mendatangkan kekurangan saja.”
Disini jelas dikontraskan antara
bekerja dan berkata-kata. Hanya kerja keraslah yang akan membuat kita berhasil
(tentu saja tanpa mengabaikan doa). Sebaliknya kata-kata saja akan mendatangkan
kekurangan dan kerugian bagi kita.
Memang, berkata-kata tidaklah
salah. Yang salah adalah kalau kita banyak berkata-kata tetapi sedikit bekerja.
Tidak bisa dimungkiri bahwa banyak orang yang menghabiskan waktunya dengan hanya
sibuk berbicara dan bergosip. Sebaliknya mereka tidak menggunakan waktu yang
ada dengan baik untuk bekerja dan berjerih payah.
Tidak heran, kalau acara yang
digemari di televisi adalah acara yang berbau “gosip”. Mari membiasakan diri
untuk banyak bekerja dan mengurangi kebiasaan sibuk berbicara .
Komentar
cinta juga sebenarnya lebih baik dibuktikan, daripada cuman kata kata doaang...
morning sista, have a nice week end!!
:)
Saya mau belajar dari dia..
hehe :)
bnr gak ya?