KATA-KATA KOTOR
Pernah melihat orang yang mengaku beragama tetapi masih hobi mengucapkan kalimat yang kotor? Pernah merasa heran karena hal tersebut? Mungkin ada baiknya kita membaca kisah dibawah ini.
Kanzo Uchimura adalah seorang
penginjil dan penulis berkebangsaan Jepang, yang bertobat pada tahun 1878. Ada
hal yang cukup menarik untuk diperhatikan pada saat Uchimura mendapat
kesempatan untuk meneruskan studi ke Amerika Serikat. Ia sangat terkejut dengan
kehidupan orang Amerika. Awalnya ia membayangkan bahwa sebagai negeri kristen,
pastilah penduduk Amerika Serika memakai kata-kata yang alkitabiah dan
menyanyikan nyanyian rohani saja, seperti yang digambarkan oleh pekebar injil
Amerika kepadanya saat ia berada di Jepang. Namun, alangkah terkejutnya ia
ketika di pelabuhan mendengar buruh-buruh di pelabuhn mengeluarkan kata-kata
kotor. Bagi Uchimura, kata-kata kotor tidaklah seharusnya di ucapkan oleh
orang-orang kristen. Hal ini tidaklah membuat Uchimura kecewa, tetepi sejak
saat itu. ia mulai bisa membedakan antara kekristenan yang sesungguhnya dengan
penduduk Amerika Serikat yang adalah kristen. Ia mulai menyadari, seorang yang
mengaku beragama kristen tidaklah menjamin bahwa ia mempraktekkan firman Tuhan di
dalam hidupnya, tidak menjamin bahwa ia tidak lagi mengucapkan kata-kata kotor.
Note : HATI-HATI DENGAN PERKATAANMU, TERUTAMA BILA KAU MENGAKU ORANG YANG BERAGAMA.
Komentar