HATI-HATI DENGAN KESOMBONGAN
Dalam sebuah legenda Yunani,
dikisahkan mengenai Daedalus dan anaknya, Icarus, yang dihukum penjara oleh
raja Negeri Kreta. Mereka dituduh terlibat dalam pembunuhan monster yang
ditawan oleh sang raja. Daedalus dan Icarus berusaha meloloskan diri. Namun,
kendalanya adalah penjara itu dikelilingi oleh tembok yang sangat tinggi.
Satu-satunya cara untuk lolos hanya dengan terbang. Daedalus adalah seorang
penemu yang hebat. Ia pun membuat sepasang sayap dari bahan lilin yang dijalin
dengn bulu-bulu. Mereka berhasil terbang melayang-layang bagai burung di udara.
Icarus sangat bangga dengan keberhasilan ini.
Namun, sayang rasa bangga itu
berkembang menjadi kesombongan. Ia kini membuktikan bahwa dirinya mampu terbang
melebihi batas yang ditunjukan ayahnya.
Maka ia mencoba untuk terbang tinggi, lebih tinggi, dan semakin tinggi. Namun,
tanpa disadari sinar matahari melelehkan lilin-lilin di sayapnya. Icarus pun
kehilangn keseimbangan, lalu terjatuh ke laut dan tenggelam. Ayahnya hanya bisa
menangis. Kebahagiaan karena bisa bebas menjadi sirna oleh tangisan kesedihan.
Walau ini hanya sebuah legenda,
tetapi pesannya baik untuk diperhatikan, yaitu bahwa kesombongan akan berakhir dengan kejatuhan. Kesombongan
tidak hanya menyerang orang-orang kaya dan orang-orang yang memiliki jabatan
saja. Setiap orang bisa sombong karena setiap orang berpotensi memiliki sesuatu
yang bisa di banggakan. Orang tampan bisa sombong karena ketampanannya, orang
pandai bisa sombong karena kepandaiannya. Orang yang dipuji karena kelembutan
dan keramahannya bisa sombong karena hal itu. Dan masih banyak contoh yang
lainnya. Itu artinya setiap orang bisa jatuh dan setiap orang bisa hancur. Kita
harus mewaspadai diri sendiri supaya tidak sombong. Menyadari bahwa keberhasilan,
kekayaan, ketampanan, kepandaian yang kita miliki adalah atas izin Tuhan, dan
menyadari bahwa Tuhan memiliki lebih dari apa yang kita miliki, akan menolong
kita untuk tidak sombong.
Komentar
mba2.. narsis itu termasuk kesombongan ga ya?>.<
ada puisinya, dan kebetulan saya analisa dulu, waktu kuliah semester 3. Ada makna tertentu yang saya sempat ga ngerti, thanks to google... :D
orang yang sombong itu pada akhirnya akan gagal juga. hehe
nicepost sob..