SABAR DAN TEKUN


Sebagai orang yang sering nggak sabaran, apa-apa maunya cepat.  Ada pekerjaan, ada masalah, maunya segera diselesaikan. Padahal nggak semua masalah bisa diselesaikan dengan cepat.  Dan,  saat membaca artikel yang dikirim seorang teman, saya jadi merasa ditegur nih.  Saya share di blog. Semoga bermanfaat bagi teman-teman.

Ada dua orang teman yang terdampar di sebuah pulau terpencil. Mereka tidak dapat pulang karena perahu yang mereka gunakan menabrak karang dan hancur. Mereka adalah Albert dan Raymond. Albert berkata kepada Raymond untuk sabar menanti datangnya bantuan bagi mereka. Tetapi, mereka tidak diam saja, mereka berbuat sesuatu dengan harapan bisa mempercepat datangnya bantuan itu. Mereka menyalakan api, meledakkan petasan yang mereka bawa, dan lain sebagainya. Sempat mereka mencoba membuat perahu kecil. Mereka berharap perahu itu bisa membawa mereka bertemu dengan para penolong yang mereka nantikan. Namun, belum sampai 50 meter  dari pantai, perahu itu rusak.

Sesudah seminggu di sana, persediaan makanan pun habis dan hampir tidak ada yang dapat dimakan di pulau itu. Albert yang tadinya yakin bahwa bantuan akan datang, kini mulai jenuh. Ia pasrah jika harus mati di sana. Berbeda dengan Albert, Raymond dengan giat mengumpulkan kayu untuk membuat semacam rakit dan mempelajari kesalahan pembuatan perahu sebelumnya. Albert yang sudah begitu getir, tidak mau membantu, malah mulai mengejek usaha Raymond. Setelah selesai, Raymond memberanikan diri naik ke atas rakit sederhana yang dibuatnya sedangkan Albert tidak mau naik walau sudah dipaksa. Setelah mengapung beberapa puluh kilometer jauhnya dari pantai, Raymond berpapasan dengan sebuah kapal pesiar. Singkat cerita ia pun selamat dan bisa pulang ke rumah. Sementara itu Albert akhirnya meninggal di pulau tersebut karena kelaparan.

Note : Bila diaplikasikan dalam kehidupan, apa yang dilakukan Raymond menunjukkan bahwa kita harus tetap sabar dan tetap bertekun melakukan apa yang terbaik dalam menghadapi persoalan hidup. Dengan sabar dan tak henti berusaha, suatu hari kelak masalah kita akan bisa selesai. Kuncinya : HANYA SABAR DAN TEKUN.

Komentar

Petter Sandjaya mengatakan…
i like this... Makasi untuk cerita yang mengagumkan ini. Aku jadi teringat apa yang mau aku lanjut lakukan. Thanks a lot...
siapa yang giat dialah yang selamat :D
Meutia Halida Khairani mengatakan…
huuu, tamparan juga buat saya nih cerita.. saya sering ngga sabaran jg soalnya :'(
ayie kasturi mengatakan…
woaaaaa.. abis baca cerita ini langsung semangat lagi deh. ihiiy, cuma butuh ketekunan, kesabaran, pantang menyerah, dan kerja keras, everything is possible.^^
Dihas Enrico mengatakan…
tp kalo masalah datang setiap masalah yg satu selesai..
apa kita ga jenuh...>??
ceritatugu mengatakan…
sabar dan tekun kadang inyong selalu melewatinya
Irma Senja mengatakan…
Wahh, udh lama gak jalan2 kesini dan mba fanny udh ganti cat dan interior rmh aja :)

dan trima ksh untuk ceritanya mba, sabar dan tekun...Yup, bahkan kepintaran bisa kalah oleh kesabaran dan ketekunan. ;)
Lidya Fitrian mengatakan…
sabar sambil berusaha ya mbak
Anonim mengatakan…
Hemmm.. semoga bisa menambah lavel kesabaran saya setelah membaca artikel ini..
nice post....

;-)

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR