LEMON TEA CANDY
Penerbit : Gradien Mediatama
Penulis : Nunu Gie
Jumlah halaman : 204 halaman
Saat melihat cover novel ini, saya berpikir ini novel teenlit. Secara covernya aja melukiskan dua anak abg. Warna covernya juga soft banget. Judulnya pun seperti judul cerita anak-anak. Tapi rasa penasaran akan isi novel ini, terutama pada judulnya yang unik itu, saya pun membelinya.
Setelah membacanya, saya nggak nyesel sudah membeli novel ini. Ceritanya mungkin biasa saja. Bahkan di awal kisah sedikit membosankan, tetapi di epilognya ada kejutan yang tak terduga. Itu yang bikin saya salut sama penulis novel ini. Sayang sekali, si penulis nggak melanjutkan ceritanya. Seharusnya di bagian penutup kisah bisa dilanjutkan dengan dua atau tiga halaman lagi. Ini menurut saya lho!
Sinopsis :
Selama belasan tahun Arina menyimpan harapan untuk bisa bertemu kembali dengan seorang anak laki-laki yang pernah memberikannya permen rasa lemon tea. Harapan itu terkabul saat Arina berlindung di sebuah mobil mewah yang terbuka pintunya. Stevan, si pemilik mobil itu ternyata seorang pengusaha kaya. Dia adalah pemilik perusahaan yang memproduksi permen yang diberi nama Lemon Tea Candy. Wajah Stevan mirip sekali dengan anak laki-laki yang sering dirindukan Arina.
Tetapi, Stevan mengaku tidak pernah bertemu Arina di masa kecil mereka. Arina kecewa. Apalagi diam-diam dia mulai menyukai Stevan. Lebih kecewa lagi ketika Arina mengetahui kalau Stevan punya saudara kembar yang telah meninggal dunia di usia remaja. Arina pun menduga kalau anak laki-laki yang pernah dijumpainya di masa lalu adalah saudara kembar Stevan.
Ketika akhirnya Stevan dan Arina resmi menjadi sepasang kekasih, Arina masih beranggapan bahwa anak laki-laki yang pernah memberikan permen lemon tea itu adalah saudara kembar Stevan. Begitu juga dengan Stevan. Namun di bagian epilog semuanya terungkap. JADI SIAPAKAH ANAK LAKI-LAKI ITU? APAKAH SAUDARA KEMBAR STEVAN? ATAU...STEVAN ITU SENDIRI? BILA STEVAN, KENAPA DIA MENGAKU TAK PERNAH BERTEMU ARINA?
Jawabnya : Dibaca aja kaleeee novelnya. He he he....

Komentar
Seharusnya kak fanny nulisin kelanjutannya sampai habisss -___-
*brb galau*
*penasaran mampus sama nasib cinta masa lalu Arina*