LELAKI YANG SABAR

           Kuraba pipiku. Perih tak terkira. Kupandang wajah penuh memar di depan cermin itu.  Akh, mungkin besok aku harus bolos  lagi. Bila tidak, semua temanku akan bertanya : “Wajahmu kenapa, Inka?” 
Pertanyaan basi yang sudah jadi makanan sehari-hari setiap kali aku ke kantor dengan wajah penuh lebam. Pertanyaan yang tak mungkin kujawab dengan jujur, sebab aku yakin mereka  tak akan percaya bila kusebutkan nama orang yang menghajar wajahku dengan tinju mautnya. Sebab, di mata mereka Charles adalah suami yang sempurna. Suami idaman setiap wanita.
Entah mantra apa yang digunakan Charles sehingga semua orang begitu memuja dan menyayanginya. Mungkin karena sikapnya yang selalu santun dan manis kepada setiap orang.  Apalagi sebagai pria bule, Charles memiliki wajah ganteng bak aktor Hollywood. Tubuhnya juga atletis, buah dari ketekunannya nge-gym setiap kali pulang dari kantor. 
Tak heran, siapapun yang mengenalnya akan berpendapat bahwa Charles adalah lelaki yang  sempurna dan aku, adalah wanita yang paling beruntung sedunia. Opini yang dulu sering menghinggapi benakku ketika kami belum menikah. Tetapi semua opini itu hanya mimpi manis belaka.
Sebulan setelah kami menikah, Charles mulai menunjukkan wajah aslinya. Dari lelaki yang lembut dan pengertian menjadi seorang preman yang berangasan. Entah berapa kali tinju dan tendangannya melayang ke wajah dan tubuhku. Hanya karena kesalahan kecil, Charles bisa mengamuk  bagai banteng murka. Semula, aku tak terima diperlakukan seperti itu. Aku melawan dan menjerit. Dimaki, aku balas memaki. Ditinju, aku balas mencakar. Ditampar, aku balas menggigit. Namun, semakin dilawan Charles semakin meradang. Tentu saja, aku bukanlah tandingan yang setara.  Tubuhku yang mungil menjadi bulan-bulanannya. Aku terluka dan tersiksa lahir dan batin.  
“Honey...maafkan aku.” Sepasang tangan kekar memelukku dari belakang. Aku bergidik. Ingin rasanya aku berontak dan melepaskan diri tetapi..aku tak ingin Charles tersinggung dan mengamuk lagi. Maka, kubiarkan saja ia memelukku dengan mesra.
“Sakit ya?” Jari Charles mengelus pipiku yang lebam.
“Kenapa? Kenapa kamu selalu menyakitiku?” Tanyaku sambil terisak.
“Karena aku adalah..lelaki yang sabar. Sangat sabar.....” Bisik Charles lembut sambil memilin ujung rambutku.
“A..apa...apa maksudmu?” Aku mengusap pipiku yang basah.
“Yah, aku sabar menanti jawabanmu. Tentunya, kamu ingat berapa lama aku menunggumu? 6 tahun, honey...Bukan waktu yang singkat untuk mendapatkan cintamu dan tubuh molekmu. “  Charles mengecup puncak kepalaku.
“Kalau untuk mendapatkanku begitu lama, seharusnya kamu memperlakukan aku dengan baik.” Ujarku lirih.
“Hmm..begitu ya? Kamu pikir, enak apa menunggu sekian tahun hanya untuk mencicipi seperti apa rasanya seorang wanita asia yang ngotot mempertahankan virginitasnya? Kamu tidak tahu betapa tersiksanya aku harus menahan diri untuk tidak menyentuhmu sebelum kita resmi menjadi suami isteri. Semua sikap sok sucimu itu sangat membuatku menderita. Karenanya, sudah sepantasnya kamu mendapatkan balasan yang setimpal.” Charles membelai rambutku lembut, lalu menjambaknya dengan tiba-tiba. 
“Kamu sakit, Charles. Jiwamu sudah dirasuki iblis.” Aku meringis kesakitan.
“Aku tidak sakit, sayang...Aku hanyalah seorang lelaki yang sabar, sangaaat sabar...” Charles tertawa lalu membopong tubuh kurusku ke ranjang. 
**

         
Note : Cerpen ini masih ada kelanjutannya lho, tapi untuk mengetahui akhir kisahnya, kamu harus membacanya di buku Kumcer JERAT CINTA YANG KELIRU yang berisi 17 cerpen. Bila berminat, bisa membelinya via saya. Caranya : Kirim imel ke lombanyafanny@yahoo.com  yang berisi nama dan alamat lengkapmu (untuk menghitung ongkir) atau cek di SINI. 

Komentar

Hariyanto Wijoyo mengatakan…
kesabaran yang melahirkan dendam...jadi penasaran nich dengan ceritanya... sepertinya harus membeli bukunya :-)
ayie kasturi mengatakan…
hehe.. wah jadi pengen pesen lagi niiiiiiii..^^
zachflazz mengatakan…
berepa harganya Mbak Fanny?
-Gek- mengatakan…
karangan mbak Fanny nih?
kerennn... :)

Btw, lelaki itu sabarnya ga iklas berarti.. gileee.. psychopat. seremmmm.. >.<
Unknown mengatakan…
@zachlaff : harganya Rp.38.100,-

@Gek : makasih non..
Noe mengatakan…
kurang aseemmmm...ujung2nya to be continued nih! waduhhhh, mesti cari utangan gue dah kalo begini.
btw, kapan ya bisa membaca kelanjutannya tanpa bayar? hahahahaaa...
mo gratis azaaaaa deh kerjaan gue.

Oke Fann, dari cerita diatas, gue akhirnya dapat inspirasi juga buat menuliskan kisah nyata yang saat ini terjadi dengan seorang tetangga gue. tunggu aza ceritanya. gratis dan berakhir dengan kata "END without TO BE CONTINUE" hehehe..
dunia kecil indi mengatakan…
wah, ada sambungannya rupanya :)

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR