JANGAN ISENG
Saya pernah membaca (tapi
lupa baca dimana) sebuah majalah yang menulis tentang burung kasuari. Oleh
Guinness World Records, Kasuari diberi gelar sebagai “Burung yang paling
berbahaya di dunia”. Burung ini adalah fauna identitas provinsi Papua Barat
yang memiliki ukuran tubuh sangat besar yang membuatnya tidak mampu untuk
terbang tetapi dianggap berbahaya. Bahkan
lebih berbahaya daripada burung unta yang berukuran tubuh jauh lebih besar.
Mengapa? Karena kasuari
adalah burung yang sangat agresif. Kekuatan utamanya terletak pada kedua
kakinya yang panjang dan kuat. Ada ratusan kasus penyerangan burung kasuari yang
tercatat, baik itu serangan terhadap manusia maupun hewan lainnya. Pada tahun
1995 seekor anjing menjadi korban tendangan kasuari dan mati karena hancurnya
organ dalam anjing tersebut. Namun
serangan paling fatal yang dilakukan seekor kasuari terjadi pada tanggal 6
April 1926 di benua Australia. Pada waktu itu, Phillip McClean, seorang anak muda berusia 16 tahun bersama adiknya yang berusia
13 tahun mencoba untuk membunuh seekor kasuari yang mereka jumpai dengan sebuah
pentungan. Alhasil, kasuari tersebut membela diri dan menendang adik Phillip
sehingga terjungkal. Kemudian Phillip yang menyerang balik burung tersebut juga berhasil dirubuhkan ke
tanah oleh si burung kasuari, yang kemudian menendang leher Phillip,
menimbulkan luka sepanjang 1,25 cm di lehernya yang akhirnya menyebabkan
Phillip meninggal dunia.
Hiiy! Galak amat ya si
kasuari? Makanya, jangan dekat-dekat
dengan kasuari! Keisengan Phillip
menggoda kasuari kiranya bisa menjadi pelajaran bagi kita bahwa dalam hidup ini
jangan suka cari perkara. Perkara apa saja? Banyak! Misalnya : mengganggu rumah
tangga orang dengan memacari isteri/suaminya, menjaili temanmu yang lagi tidur
nyenyak dengan mencoreng-coreng wajahnya pake kapur, menggosipkan
teman-temanmu, menyembunyikan dompet temanmu sampai dia nangis kebingungan,
dll.
Sedapat mungkin, jangan
iseng. Karena kalau kamu iseng, suatu hari kamu bisa saja balik diisengin
orang. Emang enak?
Komentar
kadang sabar ada batasnya.. hiks hiks
jadi takut kalo dijailin balik, wkwk
kebiasaan seorang penulis dalam menghadirkan contoh berasal dari pengalaman yang tersimpan diotaknya.
sekarang yg jadi pertanyaan saya adalah mungkinkah seorang Fanny pernah mencoreng muka temennya pake kapur selagi teman tersebut tidur? gkgkgkgkgkk... just kidding, jangan diambil hati. karena orang sabar disayang Tuhan
Burung Kasuari. rasanya sulit dipercaya mereka seagresif itu.
(fan, saya tidak dapat buka linknya..tidak tahu apa masalahnya..)