KEBAIKAN YANG MAHAL



Pada bulan Oktober tahun 2011, dunia dikejutkan dengan berita seorang bocah perempuan berusia 2 tahun yang terlindas mobil sebanyak dua kali dalam waktu kurang dari lima menit dan diabaikan oleh 18 pelintas jalan itu dalam keadaan sekarat.

Adegan tabrak lari yang terjadi di Cina ini  dan ketidakpedulian orang-orang yang lewat telah memicu kemarahan besar setelah rekaman video peristiwa itu diposting di internet. Gambar video mengenai kecelakaan itu menunjukkan gadis kecil itu ditabrak sebuah mobil van di sebuah jalan. Van hanya sempat melambat lalu melaju kembali.  Ban belakangnya kembali menggilas gadis kecil itu. Bocah tersebut dibiarkan berlumuran darah di tengah jalan. Sejumlah pelintas, menurut BBC ada 18 orang, baik yang berjalan kaki, bersepeda maupun bermobil, membiarkan gadis kecil itu tergeletak dalam keadaan luka parah.

Terakhir, sebuah truk yang lewat malah melindas gadis malang itu. Seorang wanita yang merupakan orang ke 19 yang lewat akhirnya menarik bocah itu ke sisi jalan, sebelum ibunya berlari ke lokasi kejadian untuk mengangkat anak itu.

Informasi yang beredar, alasan yang membuat warga China  ragu untuk menolong adalah karena mereka khawatir akan disalahkan. Tetapi, apapun alasannya, dunia telah mengecam mereka sebagai warga yang tak berprikemanusiaan. Begitulah kehidupan di dunia ini. Hati manusia semakin tumpul. Semakin sedikit orang yang mau berbuat baik.

Kisah malang yang dialami gadis kecil itu seharusnya mengingatkan kita bahwa sudah saatnya kita mengasah kembali kepekaan hati kita untuk berbuat baik meskipun terhadap orang yang tidak kenal. Bila kita ragu dan takut kalau kebaikan kita akan disalahgunakan, ada baiknya kita meminta hikmat dari Tuhan sehingga kita diberi kepekaan dan kebijakan dalam menabur kebaikan kepada sesama.


Komentar

Dannesya mengatakan…
ih aku lihat videonya mbak, ngeri aku...
Hariyanto Wijoyo mengatakan…
zaman kini adalah ketika ketidakpedulian antara sesama tumbuh semakin pesat dan membuat sikap individualisme semakin mengabaikan sesama hamba ALLAH...namun bukan itu alasan untuk tidak berbuat kebaikan di manapun kita berada...meskipun yang lain tenggelam dalam arus individualisme...namun jangan sampai kita juga ikut terjebak arus tersebut..tetaplah berbuat kebaikan dan menebarkan salam di manapun kita berada ...itulah yang seharusnya dilakukan oleh seroang hamba ALLAH :)
TS Frima mengatakan…
kita harus lebih serinmg saling mengingatkan nih.
ayie kasturi mengatakan…
wah, tu berita heboh bangget ya mba. hmmm, mendingan Indonesia ya, kesrempet dikit aja, langsung bergerak tu orang2 sekitar.^^
Ora Duwe Aran mengatakan…
jaman sekarang memang semakin edan mba
Aul Howler's Blog mengatakan…
Aku pernah lihat videonya..

sampai ulu hati rasanya ngilu.
Kasian bgt anaknya itu. dan kesel bgt sama org yg liat aja tanpa mau bantu.

sempat kepikiran. kalo aku disekitar sana apakah kira2 aku akan cuek juga dengan alasan yang sama?
.......

P.S.
Long time no here! kangen bgt main ke blog nya kak fani. tampilan barunya keren abissss!

Maaf telat balesnya ya kak. kmrn sibuk bgt :'(
Noe mengatakan…
gue setuju aza fan. bukan lagi sekarang, dari dulu memang sudah diajarkan, dicontohkan bagaimana sikap kita jika seseorang membutuhkan sebuah pertolongan.
ceritatugu mengatakan…
baca tulisannya ini saja sudah ngeri apa lagi lihat vidionya, sungguh tidak punya perikemanusiaan
Unknown mengatakan…
Semoga dengan kejadian seperti ini tidak membuat hati para manusia yang berada ditempat kejadian dimanapun berada menjadi mati dan tidak mau melakukan suatu tindakan apapun dalam memberikan pertolongan pertama kepada para korban.

Sukses selalu
Salam
Ejawantah's Blog
Mila Said mengatakan…
kadang di sini juga sering begitu, kalau ada kecelakaan di jalan kadang orang2 ga berani buat bertindak, kebanyakan cuman nonton aja karena takut malah disuruh bertanggung jawab pdhl niatnya menolong. Apalagi kalau dijalan sepi, pada takut berhenti karena takut itu cuman modus atau jebakan. Jadi bukan hanya orang-orang skrg sudah tidak saling peduli, tapi juga sudah saling tidak percaya satu sama lain... hiiiih... susah juga ya hidup jaman sekarang.

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR