KISAH AMY HAGADORN

Bila kamu sering mengejek seseorang yang punya kelemahan entah itu berupa cacat jasmani atau cacat mentalnya, sebaiknya kamu membaca kisah Amy Hagadorn di bawah ini.  Kamu akan merasakan betapa tidak enaknya hidup di dalam ejekan dan celaan dari orang-orang sekitar kita.

Hampir tiada hari yang dijalani Amy Hagadorn tanpa menerima cela dari teman-teman sekolahnya. Kalau tidak kata-kata celaan, teman-temannya akan meniru Amy yang berjalan pincang karena ia mengidap celebral palsy. Setiap hari Amy bergumul dengan intimidasi dari teman-temannya. Walaupun di dalam kelas penuh dengan anak-anak, tapi ejekan-ejekan itu selalu membuat Amy merasa sendirian.

Waktu makan malam, ayahnya yang melihat Amy tertekan mencoba menghangatkan suasana hati putrinya yang dingin dengan sebuah berita, “Di sebuah stasiun radio ada perlombaan membuat permohonan di hari Natal. Amy, cobalah menulis surat ke sana, siapa tahu kau memenangkannya.” Amy terlihat bersukacita ketika mendengar hal itu. Usai makan malam ia segera menulis keinginannya. Semua anggota keluarga mencoba menebak permohonan Amy, beberapa mengira bahwa yang paling diinginkan Amy adalah boneka barbie setinggi satu meter. Namun, Amy merahasiakan permohonan Natalnya.

Ribuan surat masuk ke radio WJLT, stasiun yang mengadakan lomba permohonan Natal. Para karyawan stasiun radio itu bekerja keras membaca permohonan-permohonan yang diinginkan oleh anak laki-laki dan perempuan dari seluruh kota.

Manajer Lee Tobin terharu saat membaca surat Amy yang berbunyi, “Nama saya Amy. Saya berusia sembilan tahun. Saya mempunyai masalah di sekolah, dapatkan Anda menolong saya? Anak-anak menertawakan saya karena cara saya berjalan, berlari, dan berbicara. Saya menderita celebral palsy. Saya hanya meminta satu hari untuk dilewati tanpa ada orang yang menertawakan atau mengejek saya. Sayang selalu, Amy.”

Hati Manajer Lee Tobin tersentuh oleh keinginan Amy, ia tahu celebral palsy adalah kelainan otot yang tampak aneh bagi teman-teman sekolah Amy. Manajer Lee Tobin kemudian menelepon redaksi koran lokal yang keesokan harinya memuat foto Amy dan permohonannya. Suatu siang, tukang pos singgah membawa amplop berbagai ukuran yang dialamatkan kepada Amy. Surat itu datang dari anak-anak dan orang dewasa dari seluruh negeri. Lebih dari 2.000 orang mengirimkan surat persahabatan dan dukungan kepada Amy, tiap penulis mempunyai sebuah pesan khusus baginya. Di sekolahnya, para guru dan murid berdiskusi tentang bagaimana perasaan orang yang diejek. Bahkan, Walikota Fort Wayne menyatakan 21 Desember sebagai Hari Amy Jo Hagadorn. Permohonan Amy “sehari tanpa celaan” kini terpenuhi! Penerimaan adalah hadiah terindah bagi Amy.      



Komentar

eha mengatakan…
biarpun tahu kalo mengolok orang itu ga baik, masih banyak yg suka ngelakuin jg. Sekedar tahu emang ga cukup, perlu hati yg lapaaang utk bisa menyayangi
Anonim mengatakan…
Di ejek itu sesuatu yang sangat tidak enak, dan saya pernah dapat ejekan sama seperti itu.

Saya juga pernah mengejek seseorang, dan akhirnya saya percaya adanya karma. Dan karma itu berbalik kepada saya. Ganti saya yang di ejek. Dan imbasnya saya mendapatkan keadaan yang sama seperti anak yang saya ejek.

Jadi itu menjadikan sebuah pelajaran berharga buat saya.
obat kolesterol mengatakan…
diejek itu ladang amal buat kita bila kita bersabar...
warcoff mengatakan…
ejekan yang menyakitkan itu klu sudah menyangkut masalah phisik dan keluarga, spt yg dialami oleh Amy. Turut berbahagia untuk Amy yg mendapat hadiah terindah :)
nuel mengatakan…
Aku sering diejek, tapi aku menjadikan ejekan2 itu sebagai cambuk buat aku terus maju... Aku lebih suka membalas ejekan tersebut dengan bukti.... :)
Eel Pecidasase mengatakan…
Menghina atau mengejek kekurangan orang lain itu termasuk menghina dan mengejek ciptaan Tuhan...
TS Frima mengatakan…
saya tidak seberuntung Amy :)
zachflazz mengatakan…
sehari tanpa celaan. coba itu juga diberlakukan di televisi kita ya? nggak ngeliput DPR dan nggak ngeliput lawakan slapstick.
Unknown mengatakan…
Boleh juga untuk diterapkan dalam kehidupan ini. Walau tidak mudah untuk dilakukan, namun tidak ada ruginya unutk dicoba.

Sukses selalu
Salam
Ejawantah's Blog

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR