JANGAN MENYESALI DIRI


Pernah di masa-masa sulit dan penuh tekanan dalam kehidupan saya, timbul pikiran yang penuh penyesalan terhadap diri sendiri. Saya merasa, kok, saya tidak seperti si A atau si B yang lebih hebat, lebih sukses, lebih begini, lebih begitu? Kok, saya dilahirkan dalam keluarga yang sederhana? Kok, saya tidak dilahirkan dalam keluarga yang kaya raya? Kok, saya tidak secantik si anu? Dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang penuh dengan perasaan menyesali keadaan diri sendiri.

Padahal Ayub 2 : 10 berkata : Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?

Pikiran saya lalu mengembara kepada Stephen Hawking. Andai mister Hawking ini menyesali diri dan memilih untuk tidak usah lahir ke dunia karena kehilangan fungsi motorik tubuhnya sehingga seumur hidup berada di atas kursi roda, pasti teori Big Bang (Ledakan besar) yang menjelaskan asal usul terciptanya alam semesta tidak akan pernah ada. Namun, dalam kondisi tubuh yang lemah dan berkomunikasi saja harus dibantu dengan alat, Hawking terus berkarya dan menjadi salah satu ahli fisika terbesar.

Demikian juga dengan Winston Churchill yang lahir sebagai bayi prematur dengan usia kelahiran kurang dari enam bulan. Ia tumbuh dengan wajah mengerikan. Namun Churchill tidak menyesali dirinya. Kepercayaan diri yang tinggi mengantarnya menjadi Perdana Menteri yang memimpin Inggris dalam Perang Dunia II.

Siapa juga yang menduga bahwa seorang mahasiswa drop out bernama Bill Gates suatu hari akan menjadi orang terkaya di dunia?

Mengingat ketiga tokoh hebat di atas, saya pun mengucapkan puji syukur karena saya telah diberikan kehidupan yang baik oleh Sang Khalik. Setidaknya, saya memiliki anggota tubuh dan pancaindera yang lengkap. Walau saya tidak terlahir dalam keluarga berada. Walau tubuh saya imut dan wajah saya tidak secantik Agnes Monica, tetapi saya merasa beruntung dan bersyukur.

Saya tak lagi menyesali diri. Saya hanya perlu menemukan talenta yang telah Tuhan berikan dalam diri saya, lalu menggunakannya selaras dengan FirmanNya. Talenta itu adalah menulis. Maka, saya pun menulis dan terus menulis....

NOTE : DALAM TANGAN TUHAN YANG KUAT, KELEMAHAN KITA BISA DIUBAH MENJADI KEKUATAN YANG BERHARGA.

Komentar

Arif Chasan mengatakan…
karena tuhan tak pernah lelah melidungi hamba-hambanya.. X)
Putri Omsima mengatakan…
Motivasi banget buat ku untuk melanjutkan tulisan yg terbengkalai..tapi kapan mau di lanjutkan ya..?? Makasih mbak fanytelah mengingatkanku akan pekerjaan yg sllu tertunda...
Lidya Fitrian mengatakan…
semua sudah digariskan oleh Nya
al kahfi mengatakan…
talenta saya dalam tulis menulis sebenernya minim . hanya kemauan saja yg memaksa,,hehe,,
oh iya setahu saya Stephen Hawking. adalah seorang atheis yg tdk mempercayai tuhan ,,dia mengatakan semesta tercipta dgn sendirinya
Anonim mengatakan…
saya sekarang sedang menyesal kepada diri saya sendiri.
Dihas Enrico mengatakan…
cukuplah allah bagi hambanya...
mirip yah...
:)
membuat kita selalu bersemangat dan penuh percaya diri...
Rohis Facebook mengatakan…
jadi inget sama kata2 motivasi org2 dlu..,

masa sh km gk bisa seperti dia..,diax makan nasi km juga makan nasi.., masa sh gk bisa seperti dia.. *smile
Penulis Galau mengatakan…
kurang atau lebih sesuatu yang dimiliki cuma diri sendiri yang bisa menentukan... Walaupun memiliki semua tapi kita masih merasa belum cukup, tentunya kebahagiaan pasti tidak bisa kita peroleh.. Namun jika kita menerima apapun dan merasa cukup dengan apa yang kita punya, tentunya kebahagiaan akan menyertai kita selalu...
Una mengatakan…
Hihi tuhan memang selalu adil, intinya harus bersyukur terus~ :D
ria haya mengatakan…
Kesempurnaan hanya milik Allah...
Setuju, tetap berusaha untuk bersyukur terus.
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu" (Al Qur'an)
hehehe, peace
Dav Dmilano mengatakan…
Saleum,
Segala sesuatunya sudah ditakdirkan oleh Allah,

saleum dmilano
Rika Purba mengatakan…
dengan bersyukur, maka satu demi satu kekuatiran akan menguap.. :)
Unknown mengatakan…
@al kahfi : iya, dia memang atheis. Tapi dia punya semangat hidup yg hebat ya.
Unknown mengatakan…
karena allah maha adil, didalam kekurangan pasti ada kelebihan
Basith Kuncoro Adji mengatakan…
ELEMAHAN KITA BISA DIUBAH MENJADI KEKUATAN YANG BERHARGA. <-- aku sangat mengharapkan ini mbak fanny ^_^
Coretan Hidup mengatakan…
Senang banget membaca postingan kali ini. Ini disaat yang tepat dimana aku merasa mengalami kegalauan dalam hidup dan sering membandingkan diri dgn orang lain yang tampakanya lebih beruntung. Jadi tersadar bahwa kita memang hanya siapnya menerima kesenangan saja, tetapi sering menghindar dgn namanya kesulitan. Jadi tersadar dengan tulisan diatas dan setidaknya memberi pencarahan dimasa sekarang ini dimana aku merasakan saat yang menggelisahkan dalam hidup. Terima kasih Sang Cerpenis Bercerita
rusydi mengatakan…
ya beberapa temen deket saya yang gak selese kuliahnya, eh malah sukses berbisnis. gak kuliah memang bukan kelemahan, ketidakberuntungan yang membuatnya tetep kuat.
Jiah Al Jafara mengatakan…
nggak mau menyesal atas senua yang terjadi karena Allah pasti memberikan jalan yang lain :-D
Diah Alsa mengatakan…
hidup menuliiiiss :D

ayoo Mbak, menulis menulis dan menulis :D
Ririe Khayan mengatakan…
mungkin seringkali kita terlalu sibu 'melihat' kelemahan shg 'lupa' bahwa dalam diri kita sebenarnya juga ada potensi yg sangat luar biasa...
Unknown mengatakan…
jarang sekaring orang menjadikan kelemahannya sebagai salah satu kekuatan untuk kebangkitannya Mba.

Sukse selalu
Salam
Ejawantah's Blog

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR