HAKIM TERBAIK
Menjadi juri dalam suatu perlombaan
tidaklah mudah. Karena sebagai juri, kita harus bisa bersikap adil dan
obyektif. Apalagi menjadi juri dalam suatu sidang pengadilan. Dalam
sistem hukum di Amerika, orang-orang biasa dengan berbagai profesi
adalah orang-orang yang sering ditunjuk sebagai juri dalam sebuah kasus.
Para penegak hukum di sana berharap, juri yang diambil dari masyarakat
ini akan mampu memberikan penilaian apakah si tersangka benar-benar
bersalah dan patut dijatuhi hukuman? Tentu saja, para juri ini tidak
sembarangan menjatuhkan keputusan. Mereka harus mengikuti sidang demi
sidang dan mendengarkan kesaksian para saksi. Mereka juga diperlihatkan
bukti-bukti.
Setelah
itu barulah mereka berembuk untuk mengambil keputusan yang seobyektif
mungkin. Namun yang namanya manusia,tetap saja bisa keliru dalam menilai
apakah seseorang benar bersalah atau tidak. Hanya Tuhan yang bisa
menilai dengan adil mengenai kesalahan seseorang. Walau demikian,
sebagai manusia tentunya kita akan berusaha untuk bisa memberikan
penilaian seadil mungkin. Curhat seseorang yang pernah menjadi juri
dalam tulisan dibawah ini mungkin bisa menjadi renungan bagi kita semua.
Recently I was called for jury duty. It meant extraordinary
inconvenience and lots of lost time, but it was also serious business.
During the first day’s orientation, the judge lectured us on the
responsibility at hand and the important nature of the task. We were
going to sit in judgment of people who either had disputes (civil court)
or were charged with crimes (criminal court). I felt a great sense of
inadequacy for the task at hand. Passing judgment on another person,
with serious life consequences riding on the decision, is not a simple
thing. Because we’re flawed human beings, we may not always make the
right judgments.
While the justice systems of our world
might struggle and falter because of the inherent failings of the humans
that manage them, we can always trust our God to excel in wisdom and
fairness.
Yah, hanya Tuhanlah yang bisa memberikan keadilan bagi manusia. Dia adalah hakim terbaik.
The best of judges on this earth
Aren’t always right or fair;But God, the righteous Judge of all,
Wrongs no one in His care
One day God will right every wrong.
Komentar
Iya setuju, Hakim Terbaik tentu saja adalah Sang Pencipta dari semua hakim di dunia ini
Met pagi Mba Fanny ^^
hngg PR nya gpp kok mbak. Seru juga dikerjain. Kapan-kapan tag lagi aja >:3
selamat hari Sabtu Mbak Fanny :D
jangan kaya hakim di indonesia,yang ketawa waktu dapat kasus gede tapi setelah itu menangis sedih karena memperjual belikan keadilan di depan Tuhan
^^d
ENtahlah...
aku jg paling susah jika menentukan siapa yg menang dalam suatu lomba :D kadang smua aku bilang bagus
Mampukah para hakim menjalankan amat tersebut ?
Sukses selalu
Salam
Ejawantah's Blog
Tentunya hrslah orang yg dekat dengan Nya.