JANGAN BERMAIN DENGAN DOSA

Tukijo yang berprofesi sebagai pemain sirkus mencari anak ular untuk dilatih. Setelah memasuki sebuah hutan, ia berhasil menemukan dua ekor anak ular yang masih kecil. Ia membawa kedua anak ular itu ke rumahnya dan melatih mereka. Semula ia melatih mereka membelit tangannya, lalu kakinya.

Ketika ular-ular itu kian besar, ia melatih mereka untuk membelit tubuhnya dan ketika ia menyuruh mereka melepaskan belitannya, mereka mematuhi perintahnya. Setelah melatih berkali-kali, Tukijo merasa sudah waktunya membawa ular-ular itu dalam pertunjukan sirkusnya.

Pertunjukan pertama berhasil. Atraksi ular-ularnya membuat para penonton kagum. Tukijo pun mendapatkan banyak uang. Tetapi, suatu hari ketika pertunjukannya sudah selesai dan Tukijo keluar bersama salah satu ularnya, ia memerintahkan si ular untuk membelit tubuhnya. Si ular mentaati perintahnya tetapi anehnya...belitan itu semakin kuat. Ketika Tukijo memerintahkan agar untuk melepaskan belitannya, ular itu tidak menurut. Sebaliknya, ia membelit kian kuat sehingga Tukijo terjatuh dan mati lemas.

Kisah di atas adalah gambaran dari cara kerja dosa. Pada awalnya, dosa itu tampak tidak membahayakan. Tidak heran, banyak orang yang suka bermain-main dengan dosa karena dosa itu memang mengasikkan dan penuh kenikmatan. Ada orang yang begitu menikmati melihat gambar dan film-film BF tanpa merasa bersalah. Ada yang gemar sekali berbohong tanpa merasa takut. Ada pula yang hobi menipu sana sini demi mendapatkan sejumlah uang. Mereka beranggapan hal itu biasa. Toh, banyak juga yang melakukannya.

Perlahan tapi pasti, dosa pun mulai menggerogotinya. Jeratnya semakin kuat mengikat hidup orang tersebut, hingga akhirnya melahirkan maut.

Sebagai manusia lemah, saya pun tak luput dari dosa. Dan, saya sedang berjuang untuk melepaskan diri dari jeratnya. Bagaimana dengan teman-teman?

SEMAKIN KAMU MENTOLERIR DOSA, SEMAKIN ERAT DOSA ITU MENCENGKERAM DIRIMU

Komentar

Anonim mengatakan…
betul itu mbak saya juga kadang, takut sendiri, dan ingat dosa :)
selamat pagi mbak
Coretan Hidup mengatakan…
Terima kasih atas renungan di pagi ini yang membuat saya mendapatkan pencerahan agar mampu juga meninggalkan hal2 yang menjebak pada yang namaya dosa :)
Mas Jier mengatakan…
Ya benar sekli itu. Sering kali kita terus menerus bermain-main dengan dosa sehingga kita tidak sadar dan malah merasa nikmat dengannya
Unknown mengatakan…
terima kasih pencerahannya sob, semoga saya juga bisa seperti apa yang anda tuliskan di atas. amin
Tarry Kitty mengatakan…
Bs buat renungan ini mbak hehe

Saya udah daftar review nya mbak. Makasih :)
Rezky Pratama mengatakan…
berkunjung lg saja mbake.....
Kutus Kutus Herbal, Bali mengatakan…
Benar yang kau sampaikan, semoga disisa umur yang terjalani ini, kita semua diberi kukuatan untuk berhenti dan tahu bahwa itu tidak baik.

Salam - nice posting De.
krismariana mengatakan…
ya, kadang kita tidak menyadari keberadaan dosa yg kecil. kita dg mudah menganggapnya sepele, berharap dosa itu akan hilang sendiri. tetapi jika tidak disadari, dosa itu akan membinasakan kita sendiri. salam kenal mbak :)
Uli Kerenzia mengatakan…
benar bangat jangan main2 dengan dosa. upahnya maut
arta mengatakan…
:)
iya benar , apalagi jika sudah menjadi kebiasaan :) butuh usaha keras untuk benar-benar bisa lepas dari dosa
Lidya Fitrian mengatakan…
baca renungannya oke mbak
Anonim mengatakan…
Bener banget mbak, dosa kecil yang ditumpuk, sedikit demi sedikit akan mematikan hati kita.

awalnya bikin kita ga ngerasa bersalah untuk ngelakuin dosa kecil, ntar lama2 ngelakuin dosa besar pun ga ngerasa bersalah lagi deh..
Unknown mengatakan…
trimakasih mas perumpamaan itu sangat bagus dan mengena .jd takut ama dosa tp sulit menghindarinya
Muhammad A Vip mengatakan…
banyak yang bilang dosa nggak kelihatan, padahal jelas sekali dosa bisa dirasakan. tapi jalan berdosa menurun dan licin, itulah kenapa kita gampang terjerembab ke sana
Mulyani Adini mengatakan…
Yang gampang dan menimbulkan dosa itulah yang suka dilakukan dan mungkin sulit sekali menguranginya lantaran sudah terbiasa.

Tapi bener apa yang di katakan Fanny....renungan yang bagus pastinya.

Dosa berawal dari kecil makan akan membesar karna itu jangan pernah mencoba melakukan dosa kecil karna sekali saja melakukannya makan pasti akan lagi dan lagi.
saryadi nilan mengatakan…
makasih atas pencerahannya,love,peace and gaul.
Dhenok Habibie mengatakan…
orang2 kadang hanya takut dengan dosa besar, dan masih saja melakukan dosa kecil.. pdahal dari dosa kecil itulah semuanya akan bertambah melebihi dosa besar.. semoga kita selalu menguatkan hati untuk tidak melakukan dosa Fan.. :)
Nia mengatakan…
makasih renungannya mbak fanny.....kita memang hrs selalu ingat dosa, supaya berhati2 setiap akan melangkah/melakukan sesuatu...
Bekti mengatakan…
Dosa tu kayak kartu kredit ya? Enak didepan, tak enak dibelakang :D
Ikrimmah mengatakan…
bener banget mbak,,, makasih ppetuah dan wejangannya. setiap orang emang tak luput dari dosa. tapi sebisa mungkin jangan sampe berbuat dosa apalagi menganggap hal itu biasa
Kang Sofyan mengatakan…
gambaran yang bagus untuk merenungkan sebuah pebuatan...terima kasih Kak...
attayaya-cerita mengatakan…
mari kita semua melepaskan jerat dosa yg semakin mengetat
#lirikdedicorbuzer
lll123 mengatakan…
Analogi yang bagus. sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit. :D
Husnul Khotimah mengatakan…
Dosa memang begitu "manis" sebelum kita tahu bagaimana balasannya, sebuah introspeksi diri mba, saya akan belajar lebih baik, Mba Fanny apa kabar ? sehat, baik, dan semoga masih dalam keadaan yang selalu tersenyum :), lama tak BW hehe
Dihas Enrico mengatakan…
nasihat yang bagus...
ijin copas ya mbak....
:)
Asop mengatakan…
Lho lho? Bokep disebut-sebut?? Hahaha... :))
menone mengatakan…
hmmmmm.... mbenar juga terkadang kita ga nyadar telah berbuat dosa........




salam persahabatan selalu dr MENONE
ketty husnia mengatakan…
dosa memang melalaikan..
akan selalu kuingat ilustrasi hari ini..makasih mbak Fanny :)
Artineke A. Muhir mengatakan…
Menarik nich Mbak perumpamaannya...

Semoga kita makin berhati2 dengan yang namanya dosa. Jangan pernah diajak main2, apalagi sampai jadi sahabat....
al kahfi mengatakan…
apa lagi yg di permainkan ular ya,,ular sendiri kan adalah simbol iblis yg menyaru ,, licik,,klop bgt kl gt perumpamaanya
kiki mengatakan…
woh ngeri mba walaupun kita setiap kali berusaha untuk tidak mendekati dosa tapi ga tau kenapa rasanya tu dosa ngejer - ngejar kita mulu. polow me n komen me ya mba trims. selamat pagi
Lyliana Thia mengatakan…
Dosa sedikit2 mjd bukit...
Iya aku jg sedang berusaha nih mbak.. Manusia tak luput dari dosa.. Asal kita menyadari dan sering2 memohon ampun pada Tuhan.. Mudah2an qta selamat dunia akhirat... Amin..

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR