APAKAH KAMU TIPE SETIA?
Dalam salah satu postingan Exort, dia mengaku sebagai orang yang bertipe setia karena jarang ganti apa saja yang ia punya. Hmm....saya jadi bertanya-tanya. Apakah itu berarti orang yang jarang ganti barang-barang miliknya adalah orang yang bertipe setia terhadap pacarnya atau pasangan hidupnya (bagi yang sudah menikah)? Apakah kesetiaan seseorang terhadap sang kekasih/teman hidupnya bisa diukur dari kesetiaannya menggunakan barang-barang miliknya? Entahlah..
Tapi, yang pasti saya bukan tergolong orang yang bertipe setia terhadap barang-barang yang saya miliki. Betapapun sayangnya sama sesuatu barang, pasti...suatu hari kelak timbul kebosanan dan keinginan untuk menghibahkan barang tersebut. Misalnya saja, novel. Saya sering beli novel dan kalau novel itu bagus, saya sering menyimpannya cukup lama. Tetapi...tak cukup lama untuk disebut SETIA. Karena, biasanya saya hanya baca sebuah novel satu kali saja. Saya malas membaca berulang kali. Kan sudah tahu ceritanya. Kalau toh lupa, tapi endingnya pasti masih inget, jadi kenapa harus dibaca berkali-kali? Menurut saya nggak praktis banget membaca novel berkali-kali. Mendingan, waktu yang ada digunakan untuk membaca novel lainnya yang belum pernah dibaca.
Hmm..hm....apakah itu berarti saya tipe pembosan? Barangkali iya. Tidak heran, saya hobi menghibahkan novel koleksi saya kepada teman-teman di dunia nyata dan di dunia maya. Staff saya juga sering kelimpahan sepatu dan tas saya. Tentu saja, yang masih bagus kondisinya. Tapi kalo urusan pacar, saya tetap setia tuh. Setahun lebih pacaran, tak pernah terlintas di benak saya untuk mengganti pacar saya. Padahal, sering juga sih ketemu cowok-cowok ganteng nan baik hati. Hi hi hi....Tapi, tetap saja pacar saya yang terganteng dan terbaik. Gubrak!! Sang pangeran pasti langsung mesem bahagia nih kalo membaca postingan ini. Ehem...ehem...suit pritikew...
So, apakah kesetiaan seseorang terhadap pasangannya bisa diukur dari kesetiaannya terhadap barang-barang miliknya? Saya rasa tidak juga. Karena barang bukan manusia. Barang dan manusia berbeda (ya iyalah...anak kecil juga tahu, Fan...). barang tidak punya perasaan. Manusia punya. Barang tidak bisa menangis apalagi sampai patah hati bila ditinggalkan atau dihibahkan ke orang lain. Tetapi, manusia bisa. Dan, karena saya tidak suka kalau pacar saya selingkuh atau mendua hatinya, maka saya pun akan berusaha untuk tetap setia dan tidak selingkuh. Bukankah ada kata bijak yang kira-kira bunyinya seperti ini : Apapun yang kamu ingin orang lain lakukan terhadap dirimu, lakukanlah lebih dulu terhadap orang itu.
Jadi, kalau ingin pacar kita setia, maka kita sendiri harus setia. Kalau kita sudah setia, tapi sang pacar tidak bisa setia...lupakan saja dia. Buang ke laut aje....He he he..
Note : Tulisan iseng yang mendadak muncul di benak saya.
Komentar
saya g cepat bosan sih..(loh mlh ngomongin saya) hohoho, pokokna barang sm orang g bisa deh d samain;)
tapi kalo mau dijadiin guyonan ya ketawa aja hahaha *nyante* XD
Saya buktinya. Saya pembosan dalam hal menjaga barang, tapi setia dalam hal pacaran. Hyahahaha~ ^^
mmmmmmm...... pa ya?????
q pengen buat taman baca n perpus keliling.
(tilalit)
tapi pacar saya tetep satu hehe.
biasannya barang yg saya sayang dan susah utk melepasnya itu jika mendapatkan barang tsb dgn hasil sendiri, spt HP lama yg telah hilang, hiikkss sedih banget wktu hilangnya sekarang pun klo ingat sering sedih sendiri secara 2thn menemani kmana2 :(
klo buku/novel saya juga paling malas baca sampe berulang, klo udah baca ya udah, tapi kadang sih klo pengen dibaca lagi tapi itu jaraaaaaang banget :D