MANA CERPENNYA?
Seorang teman blogger pernah bertanya kepada saya seperti ini : "Mana cerpennya? Kok, saya tidak menemukan cerpenmu di blog ini?"
Saya sempat merasa heran dengan pertanyaannya. Lha, maksudnya opo toh? Apakah karena dia melihat judul blog ini adalah SANG CERPENIS BERCERITA, tetapi...kok, gak keliatan ada cerpennya. Mungkin dia berpikir, saya ngaku-ngaku sebagai Cerpenis tetapi tak ada hasil karyanya berupa cerpen. Hi hi hi...
Yah, wajar saja. Karena dia termasuk blogger yang baru berkunjung ke blog saya. Bukan teman blogger yang lama. Kalau teman-teman lama pasti pernah baca postingan saya yang diberi label CERPEN YANG PERNAH DIMUAT. Apalagi, sekarang saya memang jarang posting cerpen (terutama yang sudah dimuat di media cetak) di blog ini.
Saya lebih suka posting cerpen (yang sudah dimuat) di blog yang lain yaitu blog GRAHA SASTRA. Jadi, bagi teman-teman yang penasaran dan pengen membaca karya-karya saya yang sudah dipublish di media cetak, bisa mampir ke blog itu.
Tetapi jangan mengharapkan saya akan memosting cerpen yang belum dimuat di media cetak. Mengapa? Karena saya tidak mau karya saya dicontek lalu dengan seenaknya si tukang nyontek itu mengirimkannya ke media cetak. Enak amat dong. Saya yang cape-cape nulis, lha dia....yang dapat duit. Hi hi hi....
Kalau karya saya sudah dipublish di media cetak, baru saya berani posting di blog. Jadi, kalau toh dicontek juga ya...si tukang contek pasti bakal kena malu sendiri. Wong, kalau ketahuan pembaca dia bisa diprotes. Masa nyontek karya orang lain. Soalnya, banyak kejadian, suatu cerpen dicopas lalu dikirim ke media cetak. Ketika akhirnya ketahuan oleh salah satu pembaca dan dilaporkan kepada redaksi media cetak ybs, pasti nama si tukang contek akan di black list oleh pihak redaksi. Karyanya pasti tidak akan pernah dipublish lagi. Karena kepercayaan redaksi terhadapnya sudah luntur.
Dan, saya berharap dengan adanya tulisan ini, tak ada lagi yang bertanya MANA CERPENNYA?
Saya berani menyebut diri Sang Cerpenis karena memang sudah menulis cerpen cukup banyak dan dipublish di beberapa media cetak. Sampai saat ini sudah ada (kurang lebih) 300 cerpen yang dipublish baik di media cetak maupun di media kampus (waktu masih kuliah) dan gereja. Dan, karena saya hobi memakai banyak nama samaran, tentu saja..banyak yang gak tahu kalau itu karya saya. Tuing..tuing...seru juga sih pake nama samaran. Apalagi kalau mau nulis kisah nyata orang-orang di sekitar saya. Hiks...
Note : Saya belum berani mengaku sebagai Novelis, sebab saya belum menghasilkan satu novel pun. Semua masih dalam bentuk draft yang entah kapan selesainya. Dasar pemalas ya? Ha ha ha...
Saya sempat merasa heran dengan pertanyaannya. Lha, maksudnya opo toh? Apakah karena dia melihat judul blog ini adalah SANG CERPENIS BERCERITA, tetapi...kok, gak keliatan ada cerpennya. Mungkin dia berpikir, saya ngaku-ngaku sebagai Cerpenis tetapi tak ada hasil karyanya berupa cerpen. Hi hi hi...
Yah, wajar saja. Karena dia termasuk blogger yang baru berkunjung ke blog saya. Bukan teman blogger yang lama. Kalau teman-teman lama pasti pernah baca postingan saya yang diberi label CERPEN YANG PERNAH DIMUAT. Apalagi, sekarang saya memang jarang posting cerpen (terutama yang sudah dimuat di media cetak) di blog ini.
Saya lebih suka posting cerpen (yang sudah dimuat) di blog yang lain yaitu blog GRAHA SASTRA. Jadi, bagi teman-teman yang penasaran dan pengen membaca karya-karya saya yang sudah dipublish di media cetak, bisa mampir ke blog itu.
Tetapi jangan mengharapkan saya akan memosting cerpen yang belum dimuat di media cetak. Mengapa? Karena saya tidak mau karya saya dicontek lalu dengan seenaknya si tukang nyontek itu mengirimkannya ke media cetak. Enak amat dong. Saya yang cape-cape nulis, lha dia....yang dapat duit. Hi hi hi....
Kalau karya saya sudah dipublish di media cetak, baru saya berani posting di blog. Jadi, kalau toh dicontek juga ya...si tukang contek pasti bakal kena malu sendiri. Wong, kalau ketahuan pembaca dia bisa diprotes. Masa nyontek karya orang lain. Soalnya, banyak kejadian, suatu cerpen dicopas lalu dikirim ke media cetak. Ketika akhirnya ketahuan oleh salah satu pembaca dan dilaporkan kepada redaksi media cetak ybs, pasti nama si tukang contek akan di black list oleh pihak redaksi. Karyanya pasti tidak akan pernah dipublish lagi. Karena kepercayaan redaksi terhadapnya sudah luntur.
Dan, saya berharap dengan adanya tulisan ini, tak ada lagi yang bertanya MANA CERPENNYA?
Saya berani menyebut diri Sang Cerpenis karena memang sudah menulis cerpen cukup banyak dan dipublish di beberapa media cetak. Sampai saat ini sudah ada (kurang lebih) 300 cerpen yang dipublish baik di media cetak maupun di media kampus (waktu masih kuliah) dan gereja. Dan, karena saya hobi memakai banyak nama samaran, tentu saja..banyak yang gak tahu kalau itu karya saya. Tuing..tuing...seru juga sih pake nama samaran. Apalagi kalau mau nulis kisah nyata orang-orang di sekitar saya. Hiks...
Note : Saya belum berani mengaku sebagai Novelis, sebab saya belum menghasilkan satu novel pun. Semua masih dalam bentuk draft yang entah kapan selesainya. Dasar pemalas ya? Ha ha ha...
Komentar
Salam Takzim.
aku tau blog mba fanny yg isinya ada cerpen kan aku jg suka ngintip diem2 :P
tulisannya mbak SCB santai enak dibaca lho...
pasti asiik.''
Ternyata Kak Fanny suka menyamarkan diri ya hehe..aq minta cerpennya satu Kak hihi
aku dulu suka nulis cerpen tp skrg entah arsipnya pd kemana... hiks...
eniwei, semangat trus buat mbak fanny... ditunggu novelnya ya :-D
saya baru belajar nulis, mohon bimbingannya.
Salam hangat & sukses selalu...
Fan...moga aja Novelnya cepet selesai ya, apalagi sampai di filmkan tapi saya gak suka yang perang-perang..apalagi penyiksaan hehehhe.
Ditunggu lho novelnya mba ;)
@nurlaila :gak juga sih. kan kirimnya via imel. kalo yg dulu pernah ambil honor di kantor redaksinya, ya..jadi kenal sama Bendaharanya.
@bundit : ayo buat cerpen lagi, Bun.
@Obrolanblogger : cerpen remaja sih biasanya.
@Lidya : boleh kok pake nama samaran.
tp itulah yg disebut komentar, tp qt slalu mengharapkan si tukang komen ga asal komen sblum tau apa2.. hehehe
ditunggu novelnya!!!
btw,sukses buat novelnya y mba semoga cpt selesai :)