KUATIR YANG LEBAY

Dino yang berusia 8 tahun mengajak papanya bermain game di komputer. Tetapi, sebelum permainan dimulai, Dino selalu bertanya kepada papanya :

"Pa..pa..nanti kalau kalah gimana ya?"

Papanya hanya diam. Dia sudah hafal kebiasaan anaknya yang sering kuatir berlebihan. Selalu takut kalah kalau bermain game. Padahal, Dino lumayan jago bermain game. Dia jarang sekali kalah. Bahkan, papanya lebih sering kalah.

"Pa, kalo kalah nggak apa-apa ya? " Tanya Dino lagi.

Papanya tidak menjawab lagi. Dia melirik ke arah Dino.

"Papa....Dino takut kalah nih..." Rengek Dino.

Mendengar rengekan anaknya, papa menjawab : "Dino, kamu kan belum main....masa sudah takut kalah? Main saja dulu, jangan pikirkan kalah atau menang. "

Dino mengangguk. Sejak saat itu, dia tak pernah lagi bertanya seperti itu. Papanya senang karena Dino tidak lagi sering merasa kuatir berlebihan dalam bermain game.

Tak bisa dipungkiri, kadang-kadang kita seperti Dino. Kita sering merasa kuatir berlebihan. Padahal, belum tentu apa yang kita cemaskan dan kuatirkan itu terjadi. Acapkali, kita terlalu lebay dalam merasa kuatir pada sesuatu hal. Tentu saja kuatir yang lebay ini membuat kita jadi menderita. Kita resah, gundah gulana dan tak bisa tidur.

Padahal kuatir yang lebay akan menimbulkan akibat yang negatif, yaitu :

1. Mengubah fokus seseorang dari tujuan
Fokus seseorang yang selalu kuatir, hanya bertumpu pada masalah yang muncul di benaknya. Padahal belum tentu terjadi. Dia menjadi lupa pada tujuan atau cita-cita yang sudah dia tetapkan sendiri.

2. Membuang waktu
Seharusnya seseorang bisa menggunakan waktu sebaik mungkin untuk hal yang berguna. Tetapi karena dia kuatir berlebihan, maka ia tidak melakukan apa-apa. Sebab, ia merasa terganggu dengan hal yang ia kuatirkan. Ia takut, jika ia melakukan sesuatu, maka masalah akan muncul.

3. Menurunnya kesehatan
Kita tak pernah tahu hari esok, tetapi satu hal sudah pasti, Tuhan akan pelihara kita. Karena itu, janganlah diri kita dihantui kekuatiran yang berlebihan karena hal itu bisa menurunkan kondisi kesehatan kita. Gak percaya? Coba saja kamu kuatir terus sampai gak bisa tidur setiap malam, lambat laun tubuhmu akan semakin lemah karena kurang tidur terus.

Komentar

ghost mengatakan…
ia seolah sudah kalah sebelum bertarung...

ato orang bilang..moral sudah jatuh.

selamat pagi mba
Violia Sagita mengatakan…
negatifnya lebih banyak ketimbang positifnya menurutku bu..
Gaphe mengatakan…
wah, jadi sindiran buat saya juga ini.. saya termasuk orang yang terkadang takut melakukan sesuatu karena ini itu..

lagi belajar buat spontan nih. hehehe.. just do it! kalo Nike bilang.
Hariyanti Sukma mengatakan…
iya ya ...mbak, kalo kita sering berpikir negatif lebih banyak merugikan, makasih ya mbak renungan paginya.
Aina mengatakan…
hihi...baca awalnya tak kirain jokes lagi...ternyata....hehe
Meutia Halida Khairani mengatakan…
saya jg kadang memiliki rasa takut utk memulai sesuatu. tp biasanya dgn adanya dukungan dari orang yg sayangi, jadi mantap dan ga takut lg
ceritatugu mengatakan…
bener juga mba yang jelas itu tu menggangu kesehatan
Tutur Rasaku mengatakan…
yup, setuju mbak...kadang memang kalau terlalu banyak mikirin kata "kalau-kalau", akhirnya kebanyakan mikir resiko dan gak bisa ngapa ngapain. akhirnya yaaa kalah sebelum berjuang....hehehe...(sok jadi orang pinter neeh).
Ellious Grinsant mengatakan…
Huhuhuhu, saya kira bakalan lucu ternyata memang dari awal renungan serius...
tapi emang bener khawatir yang berlebihan kurang baik... bikin orang lain sebel juga soalnya, hehehe...
ningsyafitri mengatakan…
Mmmm...
Kuatir berlebihan sama dengan kalah sebelum berperang yah???
Mmmm...
Yg jelas, kita hrus ttp positiv thnking...
:)
exort mengatakan…
jadi kesimpulannya sanatai aja ya
rinz mengatakan…
harus menguatkan mental!!! dan berkemauan keras.
hehehehehehehe.. mental kejuangannya harus ada.
[L]ain mengatakan…
gua sering nih kaya gini. Kuatir yang berlebihan dan menyebabkan deg-degan duluan. Bikin kalah sebelum berperang. Ya abis gimana, susah sih mengatasi yang satu ini =="
nuansa hot mengatakan…
hmm ... kita harus singkirkan rasa takut itu, selamat berkarya!
umiabie mengatakan…
wah emang bener tuh, kecemasan itu malah bikin kita ga tenang, mengganggu kesehatan juga.. terima kasih ats ceritanya..
Fanda mengatakan…
Ooh..kirain tadi si Dino takut papanya yang kalah dan akan marah2, hehehe...

Pa kabar Fan? Maaf ya udah lama gak blogwalking kesini. Ini nyuri2 waktu deh.. Aku lagi hepi, soalnya blog Baca Buku Fanda dicantumkan dalam sebuah buku ttg menulis resensi. Hehehe...
Amy mengatakan…
Like : "Tuhan akan pelihara kita" karna kita tak akan pernah tau hr esok & hanya bs serahkan kemua kepadaNya :)
TS Frima mengatakan…
segala yang berlebihan itu memang gak baik ya.
-Gek- mengatakan…
Kalau saya merasa 'takut', saya langsung sebut nama Tuhan saya, dan berkata dalam hati.. "Why you are afraid while I am here.." :)
selfishyayun mengatakan…
orangnya santai seperti saya aja... badan selalu sehat karena pikiran tidak banyak terbebani, cobaan hidup dihadapi dengan sabar, membuat hati seluas air danau bukan seluas air dalam gelas... pokoknya selalu rilek apapun yang terjadi. Ibarat ada bom meledak 10 senti di belakang kita ya ga perlu kaget...tengok aja dikit trus berguman... " Oh ada bom meledak to" abis itu pergi berlalu... hehehe
Mulyani Adini mengatakan…
Terkadang saya juga seperti itu...masih inget dulu saktu di smp...
Dan sekarang aku selalu mengajarkan dini untuk berani dan jangan malu2.
habibi daeng mengatakan…
wah jadi ingat diri sendiri beberapa tahun silam wkakakak
Nufri L Sang Nila mengatakan…
kena deh......heheeee....walau sudah banyak berubah...tapi saya masih sering merasakan hal ini... :)

:)

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR