GAYA HIDUP KONSUMTIF
GUO WEI MIN adalah seorang gadis cantik berusia 26 tahun yang bekerja di sebuah perusahaan di Hongkong. Ia adalah seorang yang rajin bekerja, tetapi ia tidak bijak dalam mengelola keuangan. Pepatah “Lebih besar pasak dari taing” dilakoni Guo Wei Min dalam kehidupannya sehari-hari.
Gadis itu senang sekali shopping karena ia ingin kelihatan memiliki gaya hidup berkelas yang suka menghambur-hamburkan uang. Ia suka sekali membeli barang-barang bermerek terkenal yang sebenarnya tidak ia butuhkan. Dan, dia membelinya dengan menggunakan 13 kartu kredit yang dimilikinya. Tagihannya dari hari ke hari semakin membengkak, sehingga ia menjadi bangkrut dan hutangnya menumpuk.
Suatu hari ia sudah tak mampu lagi memikirkan bagaimana melunasi hutang-hutangnya, sehingga ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Ia terjun bebas dari lantai 15 di apartemen tempat ia tinggal. Di sakunya ditemukan 3 lembar surat. Surat pertama berisi jumlah hutangnya sebesar 7 juta dolar Hongkong. Surat kedua merupakan surat pernyataan bahwa ia mengambil tindakan bunuh diri setelah mempertimbangkannya dengan matang. Surat ketiga berisi permintaan maafnya kepada semua temannya karena tidak dapat membayar hutang-hutangnya.
Kehilangan penguasaan dirinya telah menimbulkan serangkaian masalah, bahkan keputusasaan.
Nah, agar kita tidak terlilit hutang seperti Miss Guo ini, maka kita harus memperhatikan 3 hal dibawah ini :
1. Menerima fakta keberadaan kondisi keuangan kita.
Berpikirlah secara logis agar kita bisa melihat fakta keuangan kita, sehingga pengeluaran tidak lebih besar dari pendapatan. Mari belajar menahan diir untuk tidak mengeluarkan uang yang akam membuat pengeluaran kita membengkak, seperti : tidak makan di resto mahal, membeli barang-barang yang tidak kita butuhkan, ikut trend, gonta ganti ponsel, dsbnya.
2. Tidak bergaya hidup mewah.
Banyak orang berpikir bahwa hidupnya akan lebih berarti jika ia memilik benda-benda bermerek. Orang yang memiliki gambar diri yang benar tidak menaruh ukuran keberhargaannya pada apa yang dipakai diluar, tetapi pada sikap hati.
3. Mata dan hati kita cenderung punya keinginan yang tidak pernah dapat dipuaskan.
Dalam bahasa Inggris ada kata ‘tantalize’ yang artinya menggoda. Ini berarti keinginan yang tak terpuaskan. Orang yang selalu ingin membeli barang dengan merek terkenal dan bergaya hidup boros, layak dikalungkan tulisan ‘tantalize’ di lehernya.
Komentar
Berarti mgkn anak jgn diajarin konsumtif yah...
belanja sesuai kebutuhan bukan keinginan (walaupun susah, tapi harus mendisiplinkan diri) ^^
salam :) ..
ps. ada apa dengan blogger ya...jadi kacrut gini belakangan...?
congrats! :)
duh,kartu kredit mpe 13... aku aja satu ogah... bikin boros...
ga kuat akan godaan setan belanja dan tawaran iblis dari mall2
kesian miss Guo, mau keren tp brg2 ny boleh hutang...