MARI BERKARYA
Seorang pria muda yang telah berhasil menjadi seorang pengusaha yang sukses berkata :
“Saya bisa seperti ini adalah karena jasa orang tua saya. Tetapi, ketika saya masih duduk di bangku SD, saya pernah diajar oleh seorang guru yang sangat baik dan mengerti bagaimana memotivasi murid-muridnya untuk menjadi orang yang berhasil dan berguna bagi bangsa dan negara. Saya tidak ingat nama guru itu. Tetapi, saya masih ingat rambutnya yang panjang sebahu dan tingginya kira-kira 160 cm. Hanya itu yang saya tahu.”
Sampai sekarang, tak seorang pun tahu siapa guru yang telah berjasa itu? Namun, apa yang ia lakukan terhadap murid-muridnya bertahun yang lampau telah membuahkan hasil nyata.
Entah berapa banyak guru yang seperti itu di dunia ini. Entah berapa banyak guru tak dikenal yang telah membangkitkan semangat dalam diri anak-anak didiknya. Mereka mungkin memang tak diingat lagi siapa namanya, tetapi karya mereka nyata. Buah yang mereka hasilkan ada.
Sementara itu, banyak orang yang sangat ingin menjadi terkenal tetapi tidak pernah melakukan apa-apa. Tidak mau berusaha untuk menghasilkan suatu karya. Hanya bermimpi dan bermimpi tetapi tak pernah ada tindakan apapun juga.
Well, ingin dikenal dan menjadi terkenal itu wajar tetapi..lebih penting dari itu adalah menjadi berkat melalui tindakan nyata. Mari kita berlomba-lomba menghasilkan karya yang bisa dirasakan orang banyak.
Note : BERKARYA SELAGI KAMU BISA. MENULIS ARTIKEL YANG BERMANFAAT DAN MENGHIBUR DI BLOG ITU TERMASUK BERKARYA LHO.
Komentar
jadi itulah sebenernya wujud "tanpa pamrih". Berkarya tanpa mengharap untuk dikenal.
ah, jadi makin semangat untuk berkarya nih. hihihi.. nulis lagi ah..
BTW, maaf ya baru bisa mampir lagi sekarang karena sedang sibuk diklat nih mbak.
belajar sama Mbak Fanny
Makasih ya .... mbak Fanny telah memotivasi diriku.
SEMANGAT