KENAPA INGIN BUNUH DIRI?
Tina berdiri di sebuah jembatan. Ia memandangi air sungai yang mengalir deras, sederas air matanya yang membasahi pipinya.
“Aku harus terjun ke sungai ini. Aku ingin cepat-cepat mati. “ Tina berkata sambil terisak.
Seorang pemuda yang sedang berjalan melewati Tina seketika berhenti. Ia memperhatikan kelakuan Tina dan berkata :
“Apa yang kamu lakukan di situ, nona manis?”
“Aku ingin bunuh diri.” Jawab Tina.
“Wah, jangan..jangan...bunuh diri dulu.” Pemuda itu buru-buru memegang lengan Tina. Ketika dia melihat betapa cantiknya wajah Tina, tiba-tiba muncul ide nakal di benaknya.
“Kenapa? Kenapa aku gak boleh bunuh diri sekarang?” Tina menangis semakin kencang.
“Karena kamu begitu manis, nona. Lebih baik sebelum kamu lompat ke sungai itu, kamu cium aku dulu sebagai tanda perpisahan.” Ujar pemuda itu, genit.
“Baiklah...,” Tina mengangguk dan mencium bibir pemuda itu dengan mesra.
“Wow! Ciumanmu luar biasa, nona. Aku belum pernah mendapatkan ciuman sehebat ciumanmu. Itu adalah bakat yang luar biasa. Sayang sekali kamu ingin bunuh diri. Padahal, dengan ciuman sehebat itu, aku bersedia menjadi kekasihmu, nona. Tapi, ngomong-ngomong..kenapa kamu ingin bunuh diri?” Tanya pemuda itu, penasaran.
“Karena orang tuaku gak suka melihat aku berpakaian dan berdandan seperti wanita.”
Jawab Tina, sedih.
Komentar
Brarti dia bukan wanita dunk...
Cowok bisa juga yaaa jadi secantik Tina? Atau... Tino???
I like the twist! hehehehehehe...
gak bisa bayangin ekspresi si pria selanjutnya......
antara wanita sungguhan dan jadi2an tuing...tuing..tuing
emang ga bisa bedain apa cowo ma cewe....
Sungguh malam pemuda itu
hahaha!
Hehe :p
Ya niat jahat nya kebayar juga tuch
*ngakak sampe guling2an*