JANGAN TERBURU NAFSU

Setelah 6 tahun menikah, Endah mulai merasakan bahwa kasih suaminya terhadap dirinya mulai berkurang. Dia merindukan saat-saat romantis seperti ketika mereka masih berpacaran, tetapi hal itu tak pernah ia dapatkan lagi dari Didit, sang suami. Endah merasa Didit mulai berubah. Didit tidak seperti yang ia kenal dulu. Didit tak lagi mencintainya. Endah pun berniat untuk bercerai.

Suatu hari ketika mereka bertengkar, Didit berkata kepada isterinya :
“Aku akan berikan jari-jariku untuk membantumu. Setelah kamu membereskan rumah dan tubuhmu merasa lelah, aku akan memberikan tanganku untuk memijitmu. Waktu kamu hendak ke pasar, aku berikan kakiku untuk mengendarai sepeda motor dan mengantarmu ke pasar. Waktu kamu sedih, aku akan menghiburmu dengan kisah-kisah lucu yang pernah kutonton. Oleh karena itu jika semua yang telah kuberikan kepadamu, tanganku, kakiku dan mataku tidak cukup, aku tidak akan menahanmu untuk mencari tangan, kaki dan mata yang lain yang bisa membahagiakanmu. Kamu boleh menceraikan aku…”

Mendengar hal itu, Endah menangis. Kemudian dia minta maaf dan menyadari bahwa Didit masih mencintainya.

Kisah di atas mengingatkan kita untuk tidak mengambil keputusan dengan terburu-buru. Mungkin saja saat itu situasi tidak menyenangkan hati kita, tetapi tetap saja kita tidak boleh mengambil keputusan dengan tergesa-gesa.

Selain itu, kita harus berusaha melihat hal-hal baik yang sudah dilakukan pasangan kita. Manusia memang cenderung melihat hal-hal yang jelek dari sesamanya, tidak terkecuali kepada pasangannya. Secara khusus bagi pasutri, biasanya setelah beberapa tahun berumah tangga, mulai menemukan hal-hal jelek dalam diri pasangannya. Di awal pernikahan, biasanya mereka segera menutupi hal-hal jelek dalam diri pasangan mereka. Mereka coba menutup mata. Tetapi, setelah sekian tahun hidup bersama, mereka mulai tak bisa menolerir kejelekan pasangan. Akhirnya, bahtera rumah tangga mulai terkoyak.

Tentu saja, kita ingin kalau hubungan dengan pasangan kita langgeng. Karenanya, jika ada persoalan jangan terburu nafsu. Lebih baik bersikap tenang dan berusaha merasakan kasihnya yang mungkin tersembunyi di balik apa yang ia lakukan.

NOTE : MELUPAKAN HAL BAIK DARI PASANGAN SAMA SAJA DENGAN MEMBUKA DIRI UNTUK MELIHAT HAL YANG JELEK DARINYA.

Komentar

Unknown mengatakan…
wuih, keren bgt kata2 om didit...

met pagi mbak..
Unknown mengatakan…
ahhaaaa..
pertamaxxx..
Hariyanti Sukma mengatakan…
wow.... Didit nya romantis banget...
Ya ... smg kita bisa mengambil hikmahnya dr tulisan mbak fanny ini, tq ya mbak renungan nya
Gaphe mengatakan…
pesan yang bagus... masalahnya belo pernah punya istri jadi belom pernah ngerasain apa yang dialami didit..
aah, didit emang baik banget yah? :)
attayaya_komodo mengatakan…
bukan hanya terhadap pasangan, terhadap org lain juga
Slamet Riyadi mengatakan…
wah pagi pagi dapet bacaan bagus
didit itu siapa mba?
nita mengatakan…
Pagi mba :) lho ini sing nulis mba fanny ato siapa to? didit ki siapa mba? ;)
Tulisanne apik, iya buat pencerahaan aku di pagi ini *halahh.. makasih ya mba bwt masukan aku dalam mjalani hdp pasutri u/ lbh baik lagi.
aura keyboard mengatakan…
Bagus sekali ajakannya!
Anabele Octora mengatakan…
Slmt pagi :)
Terharu dengan cerita diatas,perasaan2 sdh tdk dicintai sering dirasakan olep kaum perempuan (yg mmg berhati sensitif) pdhl bentuk ksh sayang tdk hrs diumbar dgn kata2 atau bingkisan2 manis,ada bentuk2 pnyampaian kasih sayang dgn cara lain yg kadang2 tdk terlihat atau terlupakan oleh para perempuan (aduh panjang bgt comment saya ehheh)
cerita yg sgt cantik :)
Elsa mengatakan…
setuju banget sama annabelle
perempuan sukanya gitu sih ya
suka merasa tidak dicintai. padahal...gak seperti itu
Dream Competition mengatakan…
Pagi sist.perempuan memang sangat sensitif..cepet marah apalagi kalau capek.hehehe.nice post.
iyah iyah.... betul banget.....
^____^

seringkali kita melihat hal jauh di ujung, daripada mensyukuri hal besar di depan mata sini... ^_^
Rahman Raden mengatakan…
renungan n pengetahuan bagi q yg blum nikah
latifatul ali mengatakan…
romanties tenan kata2nya
NOOR'S mengatakan…
wah...kata2 dari Didit kayaknya langsung tepat sasaran. Klo soal ngomongin nafsu memang susah Mba...hehe
Jadi kapan nih ?
Mulyani Adini mengatakan…
Kata-kata dari suaminya aku suka banget....dengan tangannya, kakinya dia menolong.
Hidup berumah tangga emang banyak suka dukanya...musti cepat tanggap apa yang menjadi perubahan, biar cepat terselesaikan dan gak terburu2.
Aulawi Ahmad mengatakan…
penasaran sama komennya Elsa, spt itu ya ternyata perempuan hmmm sama dong dgn co yg kdg juga suka merasa spt itu hehehehe
Ninda Rahadi mengatakan…
semar oye siapa ya mbak? habis lihat yg bisa ngisi ini hehe
exort mengatakan…
org kl kesel emang suka ngeliat hal2 yg jelek dari org itu ya

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR