DOA SEBAGAI GAYA HIDUP
Suatu siang, Sherly menelpon untuk menanyakan keadaan adiknya, Shanty yang tinggal di kota yang berbeda. Kakak beradik ini pun saling bercerita tentang keadaan keluarga masing-masing.
Tiba-tiba Sherly menangis dan berkata : “Tadi pagi mama menangis. Mama mendadak ingat kamu, suamimu dan anak-anakmu.”
Mendengar ucapan kakaknya, Shanty terhenyak sejenak. Dia tak pernah menceritakan kesulitannya atau masalahnya kepada mamanya tetapi..seorang ibu memang memiliki kepekaan yang sangat besar. Setiap kali menelpon mama, hanya satu yang Shanty minta agar mama tetap mendoakan dia dan keluarganya. Permohonan untuk didoakan bagi Shanty bukan sekedar basa-basi. Ia menganggap doa yang tulus merupakan dukungan yang paling berharga. Apalagi doa seorang ibu untuk anak-anaknya pasti keluar dari hati yang tulus.
Shanty tahu mamanya selalu memanjatkan doa bagi anak-anaknya. Bukan hanya mamanya, tapi juga mama mertuanya. Mereka adalah dua orang wanita yang sangat dibanggakan oleh Shanty. Sebagai anak, Shanty sangat bersyukur memiliki orang-orang yang berdiri sebagai pendoa bagi dia dan keluarganya.
Mama dan mama mertuanya mungkin memang tak bisa membantu banyak untuk anak-anak dan menantu mereka. Apalagi mereka berdua sudah menjanda. Namun, doa-doa yang mereka panjatkan jauh melebihi pertolongan dalam bentuk apapun. Shanty percaya bahwa doa-doa mereka berperan bagi kebaikan dirinya dan keluarganya. Doa-doa mereka telah membuat hati Tuhan terketuk untuk membukakan jalan, mengubah kebiasaan buruk, membuat Shanty dan keluarganya mencapai sukses, menguatkan hati untuk menapaki kerasnya kehidupan, dan tetap berjalan sesuai visi yang Tuhan berikan.
Karenanya, jangan pernah meremehkan doa. Kekuatan dan kemampuan manusia amat terbatas. Tapi kuasa Tuhan itu tak terbatas. Raihlah kuasaNya melalui doa, karena ketika kuasa Tuhan bekerja, apa yang tidak mungkin menjadi mungkin.
Eisenhower berkata : “Doa memberi anda keberanian untuk mengambil keputusan di masa krisis, dan keyakinan untuk mempercayakan hasilnya kepada Tuhan.”
Jadikan doa sebagai gaya hidupmu, artinya hidup kita tidak pernah terlepas dari doa. Bawa keluarga kita dalam doa, karena doa menjadi pagar perlindungan yang kuat bagi keluarga dan orang-orang tercinta.
NOTE : DOA SEHARUSNYA MENJADI GAYA HIDUP. JANGAN JEMU BERDOA!
Komentar
karena itu wujud penghambaan-kepasrahan diri terhadap Yang Maha Kuasa
Dan mat pagiii...!
selalu isinya berisi seperti ini. ah jadi pengen diajarin sama mbak ini hehe
keep praying
keep smiling
Karna do'a sudah merupakan perwakilan dari banyak hal.
di dalamnya selalu ada permohonan dan permintaan yang selalu lahir dari hati paling kecil.
saya suka artikel ini. :D
doa sebagai gaya hidup bagus, tapi amit-amit klo sampe dosa jadi gaya hidup
apalagi doa dari seorang ibu... :)
bener mba,mmg doa dr orang tua terutama ibu, terasa sekali manfaatnya...