KOMENTATOR IRIT KATA-KATA

Seorang rekan blogger mengatakan kalau saya rada angkuh karena setiap kali ngasih komentar di blognya selalu seuprit alias irit komentar. Yeah, saya akui kalau saya memang jarang berkomentar panjang-panjang di blog orang. Mengapa?

Sebenarnya ada beberapa faktor yang membuat saya memberi komentar seuprit di blog teman-teman.

1. Saya tidak jago komentar.

Saya memang bukan orang yang pinter berkomentar. Apalagi kalau artikel yang ditulis oleh rekan blogger adalah artikel-artikel kelas ikan paus alias yang berat-berat, seperti : artikel yang membahas masalah politik, agama, teknologi komputer, dll. Karena saya tidak ngerti maka lebih baik saya komentar sesimpel mungkin. Takut salah komentar. Apalagi kalau sudah menyangkut urusan agama. Wah, mendingan diam saja. Saya nggak mau memancing kerusuhan.

2. Setuju dengan isi postingan.

Karena saya setuju dengan apa yang ditulis rekan blogger maka saya no comment aja deh. Lha, wong setuju mau koment apa lagi? Kecuali komentarnya : setuju, sip, mantap, dll yang pendek dan singkat banget.

3. Tidak punya waktu banyak

Nah ini dia. Karena saya punya 8 blog yang harus diurus dan punya kerjaan utama plus kerjaan sambilan maka saya seringkali nggak punya banyak waktu buat membaca sampai habis semua postingan teman-teman. Saya berusaha membaca cepat dan menangkap inti postingannya lalu kasih komentar sehemat mungkin. Lha, kalau nulis koment panjang-panjang mana ada waktu? Ntar teman lainnya gak kebagian dikunjungi.

4. Tidak mengerti isi postingan

Kadang ada rekan blogger yang curhat panjang lebar atau nulis prosa/puisi yang
isinya membingungkan. Saya nggak bisa nangkap arti tulisannya. Lha, kan jadi
bingung mau komentar apa. Yasud, daripada nggak koment sama sekali, ya saya coba komentar sedikit aja.

5. Lagi nyambi

Karena saya sering melakukan multi tasking. Sambil bw, ngeprint kerjaan atau chatting atau nerima telpon maka saya nggak bisa komentar panjang-panjang. Seperlunya saja.

6. Bukan tipe bawel

Dari sononya saya bukan orang yang bawel. Dan, itu terbawa dalam memberi komentar. .

So, buat teman-teman yang merasa saya pelit komentar, mohon dimaafkan ya. Bagi saya, lebih baik bisa mengunjungi balik semua teman blogger yang mampir ke blog saya dengan memberi komentar sedikit daripada saya kasih komentar banyak di beberapa blog, tapi blog lain jadi nggak kebagian dikunjungi.

Bukankah lebih baik dikunjungi dengan komentar sedikit daripada tidak sama sekali dikunjungi? Tul atau benar? He he he...toss dulu akh!

Komentar

Coretan Hidup mengatakan…
Iya. Kita harus memahami bahwa orang lain memang mempunyai kesibukannya sendiri2. Jadi, kita tidak bisa juga memaksakan seseorang utk berkomentar di blog kita dgn panjang lebar
Yanuar Catur mengatakan…
aq nggak mmau tos ah..hufh.


hahahaha,
Gaphe mengatakan…
jadi itu to alasannya..
dimengerti koq! hehehe
ica puspita mengatakan…
ohhh dimaklumi mbak
saya juga sama kayak mbak.... bukan tipe yang bawel.... aslinya saya pendiem abis.... hehhee
nuansa pena mengatakan…
Pokok e setuju! Sip lah!
BeeMouNTaiN mengatakan…
pertamax,nice posting, tulisannya berguna sekali, salam kenal terus langsung kaburr... hahaha, biasanya sih gitu bunyi komentator irit kayak aku, tapi daripada tidak sama sekali ya tetap lebih baik daripada cuman nyelonong doank mbak. piss ah...
Freya mengatakan…
bwakakakakakak kakak sama aja nih kek ane heheheheh. Tos, kak *high five*
Nyayu Amibae mengatakan…
Sudah lam ga mampir ke sini, ternyata templatenya dah ganti ya sis,, wah jadi keren,,, aku suk pensil warna di atas,, :)

soal komen singkat, kayaknya ya ga masalah toh,,, biasa aja,,,,

keep smile.. :)
Andrew mengatakan…
Bukan masalah panjang pendeknya suatu komentar, tapi yang penting keikhlasannya si peninggal komentar. :)
wawank mengatakan…
postingn kali ini asyik mba..., ternyta gini..!!!
DewiFatma mengatakan…
Setuju! Setuju banget! Pernah ada yang komen di blog saya tapi nggak nymbung dg postingan saya. Saya bilang saya nggak ng-fans IB si pemain bola meski ganteng, eh dia malah bilang gini: waaahhhh...dewi ternyata penggemar irfan juga ya? Kan keki kalo gitu. Ketahuan banget nggak baca postingan kita.
Daripada begitu, mending bilang aja: 'Selamat siang' atau 'mampir sob mumpung lagi bw' atau 'numpang baca2 nih' meskipun kita nggak baca. Saya malah lebih seneng. Seneng banget, malah... :)

Top ah Sist, agree with u!
Anonim mengatakan…
paham dah mbaaa :)
tomtomz mengatakan…
iya bener....didunia blog gak boleh sensi..hahahayhahahayahhay :D
catatan kecilku mengatakan…
OK mbak... aku maklum banget kok... Soalnya aku terkadang begitu juga.

Cuma memang bagi sebagian blogger komentar irit spt itu dianggap sbg komentar 'kentut'... hehehe
place to study mengatakan…
Emang ada aturan kalo komentar harus panjang, Tante?
combrok mengatakan…
Wah betapa sibuknya dirimu, mbak Fanny,
Pasti capek banget tu,
Yah,kalo gitu komen dikit gak papalah,hehe..
SUKMA mengatakan…
bagi ku coment panjang atau pendek ndak masalah deh ..... udah di kunjungi balik aja udah senang banget... t q ya , mbak Fanny.
Hariyanti Sukma mengatakan…
coment mbak Fanny pendek aja udah sangat berarti banget loh buat aku
gak apa-apa koq mba fanny irit komentarnya
aku asal didatengin mba fanny aja udah seneng hehehe
Hennyyarica mengatakan…
henny rasa yang nomor 3 itu paling tepat,,mbak fanny kan sibuk..belum lagi blog yang harus dikunjungi ada banyak..hihihi
PRofijo mengatakan…
Bagaimanapun, saya salut sama tante fanny, blog banyak dan semuanya terurus, baik update post maupun BW nya....Di tengah kesibukan yang sedemikian padetnya...
Aulawi Ahmad mengatakan…
hihihi jadi ingat tulisan diatas kota komenmu ini "komentarmu adalah watakmu" so aku ikut toss aja sambil bawain kopi kalosi plus roti keju :)
agustinriosteris mengatakan…
yah...kadang ada salah pengertian antara si pengunjung dan yang dikunjungi...

tapi saya setuju banget ma alasan no.1

karena sayapun begitu]
hhehehe
Yus Yulianto mengatakan…
ya lebih baik berkomentar seuprit tapi sesuai sama isi postingannya. daripada udah komentar sedikit terus ngga sesuai sama isi postingan yang dia baca T_T
Ellious Grinsant mengatakan…
hehehhe.,.. untungnya saya hanya punya 1 blog utama serta teman-teman blogwalking yang tidak banyak, sehingga saya bisa membaca keseluruhan isi postingan mereka saat blogwalking.
tapi untuk mbak dapat dimaklumi kok, karena berbagai kesibukan, dan benar lebih baik komentar sedikit tapi rajin blogwalking. heheheheh...
Rose mengatakan…
wah 8 blog ya..hemmm saya bakal lupa password tuh..

Iya.. yang biasa saya komentari biasanya yang mudah saya ngerti,..jd klo rada berat saya no comment
Unknown mengatakan…
ngga masalah panjang atau pendek kok mbak. ketimbang yang panjang2 tapi isinya nyelaaaa mlulu yang malah bikin down yang punya blog,.. :D
andri K wahab mengatakan…
buat saya sih tdk masalah mau panjang atau pendek komentarny mbak. yg penting postingan kita di baca ajh sudah senang...setuju...^_^
Zulfadhli's Family mengatakan…
Hehehe, setuju Mba. Lebih baik komentar sedikit daripada kaga sama sekali :-)

NB: Ngomonhg2 Mba kalo baca postingan gw yang super duper panjang itu 'ngeh' ga yah isinya apa?? *jadi pensaran sendiri*
Unknown mengatakan…
ho..ho..
Ya singkat gpp, asal nyambung antara komentar dan posting
Anonim mengatakan…
betul...betul...(sambilmangutmangut)

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR