JANGAN MENAHAN KEBAIKAN

Pernahkah kamu mencoba menolong seseorang tetapi keinginanmu untuk membantu ditanggapi negatif oleh orang itu? Memang ada orang-orang yang sesungguhnya butuh pertolongan tetapi merasa gengsi dan direndahkan ketika ditolong.

Seringkali kita mendengar orang-orang yang ingin kita tolong berkata begini :

“Saya tidak butuh bantuanmu. Apa yang kamu lakukan untuk saya, tak ada artinya.”

“Kamu nggak usah bantu saya. Saya mampu kok mengatasi masalah saya sendiri.”

“Apa maksudmu menolong saya? Ada udang dibalik batu ya?”


Bagaimana reaksimu jika mendengar orang yang ingin kamu tolong berkata seperti itu? Mungkin kamu berjanji tidak akan mau lagi menawarkan pertolongan kepadanya. Tetapi, hati kecilmu tetap saja ingin menolong orang tersebut. Kamu merasa terdorong untuk terus membantunya meskipun dia bersikap ketus.

Well, ini adalah tantangan untuk berbuat baik. Memang tak semua orang bisa menerima uluran tangan kita dengan hati terbuka. Namun apapun alasan penolakan itu, kita harus tetap berbuat baik. Ingatlah selalu bahwa semua yang kita lakukan merupakan tanggung jawab kita kepada Tuhan, karena hal itu merupakan kehendak Tuhan. Meskipun ada orang yang meremehkan perbuatan baik atau pertolongan yang kita berikan, tetaplah percaya Tuhan akan selalu memperhitungkannya.

Berbuat baik memang banyak tantangannya. Selain tantangan seperti diatas, terkadang ada juga orang yang memanfaatkan kebaikan kita dengan meminta sebanyak mungkin, bahkan tak jarang menipu kita.

Tetapi, apakah karena tantangan-tantangan itu membuat kita jadi jera berbuat baik? Firman Tuhan berkata : “Janganlah jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah waktunya, kita akan menuai.” (Galatia 6 : 9)

Ini adalah perintah dan sekaligus janji Tuhan bahwa suatu waktu kita akan menuai hasil dari kebaikan yang kita lakukan.

So, tetapkanlah hatimu untuk berbuat baik. Apapun tantangannya, jangan menyerah. Mungkin perbuatan baik kita akan dilupakan orang atau bahkan dibalas dengan kejahatan. Tapi, ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah lupa dengan semua yang kita lakukan atas dasar ketaatan pada firmanNya. Jadi, selama masih ada kesempatan, berbuat baiklah. Jangan menahan kebaikan kepada sesama. Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan, itu akan dipandang Tuhan sebagai satu bentuk ketaatan kita kepadaNya.

NOTE : JANGAN KALAH TERHADAP KEJAHATAN, TETAPI KALAHKANLAH KEJAHATAN DENGAN KEBAIKAN.

Komentar

Coretan Hidup mengatakan…
Bagus banget renungan di pagi ini. Iya, aku akan berusaha agar selalu berbuat seerti pada tulisan diatas. Memang nggak mudah. Apalagi kebaikan yang kita lakukan sering menjadi sesuatu yang dimanfaatkan orang lain shg kesannya kita menjadi suruhannya semata. Tapi, aku percaya kebaikan yang dibuat pasti hasilnya akan kta tuai. Dan aku setuju itu.

Wow, template barunya oke banget nih. Benar-benar mencermikan Sang Cerpenis Bercerita sedang menulis menggunakan pensil, Hehehe...
Gaphe mengatakan…
kebaikan itu seperti benih yang kita tanam, walaupun dalam padang yang kering..yakinlah suatu saat benih itu akan tetap tumbuh. Karena memang kebaikan itu tidak pernah mati.

Lagi nyadar mbak Fannny ganti template setelah baca komen diatas. hehehe
Hariyanti Sukma mengatakan…
mbak.... rumah ( template )baru nih, keren deh , mbak.

makasih ya mbak renungan pagi ini, dan aku setuju dgn gaphe, sehingga kita tidak boleh merasa lelah melakukan utk melakukan kebaikan..
Winny Widyawati mengatakan…
Berbuat baik hakikatnya bukan buat orang lain koq, sebetulnya buat diri kita sendiri :)
Three mengatakan…
Berbuat kebaikan buat tabungan di akhirat, karena kita ngga selamanya hidup di dunia ini
Yus Yulianto mengatakan…
wah, kalo yang ditolong ngomong gitu, sakit hati kali ya...
ghost mengatakan…
tetaplah berbuat kebaikan selama mana kita masih mampu untuk perbuat.Biar saja Tuhan yang membalasnya.
ghost mengatakan…
template baru nih Mba..hihi
TS Frima mengatakan…
terimakasih sudah membaca Kala Hujan (1) di SOBEKAN. bila berkenan silakan mampir untuk membaca lanjutannya :)
Muhammad A Vip mengatakan…
apakah dengan berkomentar di sini saya telah berbuat baik?
fan mengatakan…
@muhamada : tentu saja. hehee
Admin mengatakan…
hmmm,,, menggugah hatii....,

nice....^^
Attayaya_usg mengatakan…
siiip
mari menabur kebaikan
bintangair mengatakan…
*pentung kejahatan*
hehehhe
pa kabar mbak fanny....

sekalian numpang ketawa di postingan BB nya hehhehehehhe
exort mengatakan…
menyegerakan perbuatan baik itu hukumannya wajib, jgn ditunda-tunda
saka hero mengatakan…
Paling susah nahan kebaikan, makin ditahan makin pengen dibuang wkekeke
nita mengatakan…
Sip mba betuul memang kita harus bersikap baik dan ringan tangan yo. dalam membantu sesama walo kadang orang yg mo ditolong unik-unik he..e maksudku ada yang menerima dgn tulus tapi ada juga yang malah nyombong gak bth bantuan kt.
hilal alifi mengatakan…
saya suka dengan note bertulis tebal di beberapa tulisan sampean. membacanya seperti membenamkan diri di balik selimut tebal di musim dingin yang ekstrem: maknyus hangatnya... :D

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR